Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » JAGA BUMI » Warga Sagea-Kiya Melawan Kriminalisasi: “Tanah Kami Bukan Barang Dagangan, Cabut Laporan 14 Warga!

Warga Sagea-Kiya Melawan Kriminalisasi: “Tanah Kami Bukan Barang Dagangan, Cabut Laporan 14 Warga!

  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 189
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Menolak Kesepakatan Sepihak

Koalisi juga mengklarifikasi terkait pertemuan di Kantor Camat Weda Utara pada 11 Februari 2026. Meskipun sempat beredar kabar adanya kesepakatan antara perusahaan dan pemerintah setempat, Koalisi Save Sagea menyatakan secara tegas keluar dari ruangan (walk out) dan menolak menandatangani dokumen tersebut.

“Salah satu poin kesepakatan mengeklaim masyarakat mendukung tambang dan menjamin tidak ada gangguan terhadap perusahaan. Kami tegaskan: itu bukan suara kami. Tanah ini adalah sejarah dan masa depan kami, tidak bisa ditukar dengan tanda tangan di atas kertas,” tambah koalisi.

Dampak Lingkungan yang Nyata

Kehadiran PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia dan PT First Pacific Mining dikhawatirkan akan meninggalkan beban ekologis yang permanen, seperti:

  1. Rusaknya Ekosistem Karst: Mengancam ketersediaan air bersih bagi warga.
  2. Pencemaran Lingkungan: Potensi kerusakan permanen pada Telaga Yonelo.
  3. Konflik Sosial: Menciptakan ketegangan di tengah masyarakat desa.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan

Atas dasar situasi tersebut, Koalisi Save Sagea menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Mendesak PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia untuk segera mencabut laporan polisi terhadap 14 warga Sagea dan Kiya tanpa syarat.
  2. Menuntut Pemerintah Daerah Halmahera Tengah dan Provinsi Maluku Utara mengeluarkan rekomendasi pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Zhong Hai Rare Metal Metal Indonesia dan PT First Pacific Mining.
  3. Mendesak Kementerian ESDM untuk membatalkan izin operasi kedua perusahaan tersebut di wilayah Sagea–Kiya.
  4. Menghentikan segala bentuk intimidasi fisik maupun hukum terhadap anggota koalisi dan warga yang berjuang.

Perjuangan ini bukan hanya untuk hari ini, melainkan demi memastikan generasi mendatang masih bisa menghirup udara bersih dan meminum air dari tanah mereka sendiri. Kami tetap berdiri tegak melawan “monster” tambang yang merusak.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Kampung Makassar Timur Bersihkan Pesisir Laut Ternate

    Pemuda Kampung Makassar Timur Bersihkan Pesisir Laut Ternate

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Agung R Selang
    • visibility 2.151
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Ternate, 30 Mei 2025 – Sejumlah pemuda dari Satgas Kebersihan Kampung Makassar Timur menggelar aksi bersih-bersih di pesisir laut, Jumat (30/5), untuk mengurangi sampah yang mencemari kawasan tepi laut Kota Ternate. Rifki Usman, tokoh muda setempat, memimpin langsung kegiatan ini. Ia bersama anggota Satgas menyusuri pesisir menggunakan perahu dan alat sederhana. Mereka mengangkat sampah […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku Utara

    LBH Ansor Maluku Utara Mendesak Aparat Mengusut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Balengko Space, Ternate – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Tindakan brutal tersebut merupakan bentuk kekerasan serius yang tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga merupakan ancaman terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi […]

  • KESHALEHAN SOSIAL-NYA

    KESHALEHAN SOSIAL-NYA

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Oleh: Fahrul Abd. MuidPenulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Peneliti Media Gerbong Nusantara Keshalehan sosial seorang Kepala Daerah Sherly Tjoanda Laos, bahwa dimana secara nyata dia adalah seorang Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara, dan pada saat yang sama, dia juga sebagai pemeluk agama miniroritas, tidak hanya dilihat pada kedispilinannya melaksanakan […]

  • Satgas Armada Sampah Laut Kota Ternate dan Komunitas Batu Meja mengangkat sampah plastik di perairan pesisir Kelurahan Makassar Timur.

    Kolaborasi Satgas Armada Sampah Laut dan Komunitas Batu Meja Bersihkan Pesisir Makassar Timur Ternate

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kontributor Wilayah Kota Ternate (Agung Selang)
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO SPACE) 21 September 2025 – Satgas Armada Sampah Laut Kota Ternate bersama Komunitas Batu Meja Kelurahan Makassar Timur membersihkan perairan pesisir Makassar Timur, Kecamatan Kota Ternate Tengah. Mereka mengerahkan armada sampah laut dan perlengkapan jaring pengait untuk mengangkat sampah plastik, botol, serta limbah rumah tangga yang mencemari laut. Tim mengumpulkan sampah dari permukaan […]

  • Himpunan Mahasiswa Islam Yogyakarta menuntut keadilan bagi aktivis Madarudin Lapandewa korban kekerasan"

    Kekerasan Madarudin Lapandewa: HMI Yogyakarta Desak Pihak berwajib Tindak Tegas Pelaku di Desa Ilath

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.458
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA (22/8/25) Kekerasan terhadap Madarudin Lapandewa di Desa Ilath, Pulau Buru, Maluku, memicu respon keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta. Pada 17 Agustus lalu, sekelompok orang memukul Madarudin hingga ia mengalami luka serius. korban menjalani perawatan di rumah sakit akibat insiden tersebut. Formatur Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, mengecam […]

  • Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Gantikan Ali Khamenei Play Button

    Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Gantikan Ali Khamenei

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran pada Senin, 9 Maret 2026. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, setelah dipilih melalui pemungutan suara oleh Assembly of Experts. nonton video lengkapnya jangan lupa subscribe

expand_less