Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » JAGA BUMI » Warga Sagea-Kiya Melawan Kriminalisasi: “Tanah Kami Bukan Barang Dagangan, Cabut Laporan 14 Warga!

Warga Sagea-Kiya Melawan Kriminalisasi: “Tanah Kami Bukan Barang Dagangan, Cabut Laporan 14 Warga!

  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 397
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Menolak Kesepakatan Sepihak

Koalisi juga mengklarifikasi terkait pertemuan di Kantor Camat Weda Utara pada 11 Februari 2026. Meskipun sempat beredar kabar adanya kesepakatan antara perusahaan dan pemerintah setempat, Koalisi Save Sagea menyatakan secara tegas keluar dari ruangan (walk out) dan menolak menandatangani dokumen tersebut.

“Salah satu poin kesepakatan mengeklaim masyarakat mendukung tambang dan menjamin tidak ada gangguan terhadap perusahaan. Kami tegaskan: itu bukan suara kami. Tanah ini adalah sejarah dan masa depan kami, tidak bisa ditukar dengan tanda tangan di atas kertas,” tambah koalisi.

Dampak Lingkungan yang Nyata

Kehadiran PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia dan PT First Pacific Mining dikhawatirkan akan meninggalkan beban ekologis yang permanen, seperti:

  1. Rusaknya Ekosistem Karst: Mengancam ketersediaan air bersih bagi warga.
  2. Pencemaran Lingkungan: Potensi kerusakan permanen pada Telaga Yonelo.
  3. Konflik Sosial: Menciptakan ketegangan di tengah masyarakat desa.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan

Atas dasar situasi tersebut, Koalisi Save Sagea menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Mendesak PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia untuk segera mencabut laporan polisi terhadap 14 warga Sagea dan Kiya tanpa syarat.
  2. Menuntut Pemerintah Daerah Halmahera Tengah dan Provinsi Maluku Utara mengeluarkan rekomendasi pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Zhong Hai Rare Metal Metal Indonesia dan PT First Pacific Mining.
  3. Mendesak Kementerian ESDM untuk membatalkan izin operasi kedua perusahaan tersebut di wilayah Sagea–Kiya.
  4. Menghentikan segala bentuk intimidasi fisik maupun hukum terhadap anggota koalisi dan warga yang berjuang.

Perjuangan ini bukan hanya untuk hari ini, melainkan demi memastikan generasi mendatang masih bisa menghirup udara bersih dan meminum air dari tanah mereka sendiri. Kami tetap berdiri tegak melawan “monster” tambang yang merusak.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah massa saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kota Tangerang, Rabu (28/1/2026). Mereka mendesak Satpol PP segera menutup aktivitas produksi Himalaya Es Kristal yang diduga melanggar izin alih fungsi bangunan dan dokumen lingkungan. (Foto: Dok. Istimewa/Pusat-Berita)

    Diduga Langgar Izin dan Alih Fungsi Bangunan, Produksi Es Kristal di Tangerang Didemo Warga

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 209
    • 0Komentar

    TANGERANG (BALENGKO) – Sejumlah elemen masyarakat menggeruduk kantor Pemerintah Kota Tangerang, menuntut penutupan aktivitas produksi Himalaya Es Kristal yang diduga kuat melanggar perizinan dan aturan tata ruang. Massa mendesak Satpol PP segera menyegel lokasi tersebut karena dinilai telah menyalahgunakan fungsi bangunan. Koordinator aksi, Agung, menegaskan bahwa operasional perusahaan tersebut terindikasi melakukan alih fungsi bangunan dari […]

  • Arti jahil murakkab

    Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Tahta mu, tidak harus membawa mu ke jurang penghancuran, duhai kau saudara pemimpin ku. Mohon maaf dengan segala hormat, aku mencintai mu, satu yang harus kau tahu, engkau, aku dan kita semua, harus sadar diri, siapa diri kita yang sebenarnya. Kita harus tahu itu. Kalau tidak, maka “jahil” akan tetap menjadi kita, untuk selamanya, Kawan. […]

  • Ketua GP Ansor Maluku Utara memberikan pernyataan sikap terkait DOB Sofifi

    GP Ansor Maluku Utara Sayangkan Pernyataan Senator Hasbi Yusuf: “Sikap Emosional Tidak Menjawab Substansi Masalah DOB Sofifi”

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.803
    • 0Komentar

    “Gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Jika ada aspirasi masyarakat terkait penataan wilayah, sangat wajar bila gubernur merespons dan memfasilitasi dengan mekanisme formal. Itu bukan provokasi, itu menjalankan tanggung jawab,” jelasnya. Syarif menilai bahwa pernyataan Hasbi Yusuf justru terjebak dalam kontradiksi logika. Syarif menyayangkan adanya pernyataan yang dinilainya tidak konsisten, ketika gubernur diminta […]

  • Menag Lantik Dr. Adnan Mahmud sebagai Rektor IAIN Ternate

    Menag Lantik Dr. Adnan Mahmud sebagai Rektor IAIN Ternate

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi melantik Dr. Adnan Mahmud, MA sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri Ternate pada Selasa pagi, 10 Maret 2026, di Jakarta. Pelantikan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengangkatan empat pimpinan perguruan tinggi keagamaan negeri lainnya, yaitu Prof. Dr. Musahadi, M.Ag sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Prof. Dr. Sumper Mulia Harahap, […]

  • Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta Gelar Aksi Damai: Desak Cabut IUP Bermasalah dan Stop Perampasan Tanah Adat Play Button

    Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta Gelar Aksi Damai: Desak Cabut IUP Bermasalah dan Stop Perampasan Tanah Adat

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 1.835
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 28 April 2025 – Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur Yogyakarta menggelar aksi damai di halaman Kantor Polda DIY, Senin (28/4/25). Mereka menyuarakan sepuluh tuntutan, di antaranya mencabut seluruh Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah di Halmahera Timur, menghentikan perampasan ruang hidup, serta mendorong penghentian pencemaran lingkungan di daerah tersebut. Dalam […]

  • Sarbin Sehe Ikuti Retret di Akmil Magelang untuk Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

    Sarbin Sehe Ikuti Retret di Akmil Magelang untuk Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 641
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Magelang, (27/2/25) – Setelah menjalani serangkaian kegiatan pasca-pelantikan sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe bertolak ke Magelang untuk mengikuti kegiatan retret selama dua hari, mulai hari ini, Kamis (27/2/25), hingga besok, Jumat (28/2/25). Kegiatan ini digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah. […]

expand_less