Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • visibility 932
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, 23 Februari 2025 – Program pengabdian masyarakat PK-252 Kitorang Sangga telah sukses dilaksanakan di Taman Anak Pesisir, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini diinisiasi oleh para awardee LPDP untuk memberikan pendidikan dan kesadaran lingkungan kepada anak-anak pesisir. Dengan tema besar “Samudra Lestari, Nusantara Berdaya”, program ini bertujuan untuk menginspirasi anak-anak pesisir Indonesia agar mereka bisa meraih mimpi dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik.

Apa Itu Kitorang Sangga?

Kitorang Sangga adalah nama angkatan awardee LPDP Program Pengembangan Kepemimpinan (PK) 252. Kitorang dalam bahasa Papua berarti “Kita Semua”, dan Sangga berarti “saling menopang”. Program ini mendorong semangat kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan besar Kitorang Sangga adalah berkontribusi pada Indonesia Emas di tahun 2045 dengan melibatkan semua peserta untuk memberikan dampak positif di berbagai bidang.

Makna Filosofis Slogan “Samudra Lestari, Nusantara Berdaya”

Sumber Foto : Dok. Arief Rahman

Slogan ini mencerminkan misi untuk memberikan harapan dan kesempatan bagi anak-anak pesisir Indonesia. Melalui kegiatan ini, mereka diberikan pandangan lebih luas tentang dunia dan dipupuk rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Anak-anak juga dikenalkan dengan cara pengelolaan sampah dan pentingnya pendidikan untuk meraih cita-cita.

Mengapa Cilincing?

Sumber Foto : Dok. Arief Rahman

Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Anak Pesisir, Cilincing, Jakarta Utara. Daerah ini dipilih karena memiliki tingkat putus sekolah yang tinggi dan rendahnya kualitas pendidikan. Cilincing juga memiliki tantangan besar dalam mengakses sumber daya pendidikan yang baik. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak seperti Walikota Jakarta Utara, DPRD Jakarta Utara, serta pihak kecamatan dan kelurahan setempat.

Proses Pelaksanaan Kegiatan

Proses pelaksanaan dimulai dengan survei daring untuk menentukan lokasi. Setelahnya, tim Kitorang Sangga melakukan survei langsung ke Yayasan Taman Anak Pesisir. Koordinasi dengan media partner dan sponsor dilakukan untuk mendukung kegiatan. Meskipun sempat terjadi gerimis pada hari acara, kegiatan tetap berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana.

Isu yang Diangkat: Pendidikan dan Lingkungan

Program ini menekankan dua isu utama: pendidikan dan lingkungan. Anak-anak dikenalkan dengan pentingnya pendidikan dalam meraih impian besar. Mereka juga diajarkan cara memilah sampah dan mengelola lingkungan pesisir. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai keberlanjutan kepada anak-anak.

Kesan dan Dampak Positif Bagi Anak-Anak

Sumber Foto : Dok. Arief Rahman

Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini merasa senang dan antusias. Mereka tidak hanya belajar tentang pengelolaan sampah, tetapi juga pentingnya menabung dan merencanakan masa depan. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi panitia, yang berinteraksi langsung dengan anak-anak pesisir.

Harapan Ketua Penyelenggara

Kak Tia, ketua penyelenggara, berharap kegiatan ini dapat terus menginspirasi anak-anak pesisir untuk bermimpi dan berusaha keras meraih cita-cita. Ia juga mengungkapkan pentingnya kegiatan semacam ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tantangan yang dihadapi oleh anak-anak di daerah pesisir.

Kesuksesan Kegiatan dan Pengalaman Panitia

Tentang Kitorang Sangga

Kitorang Sangga adalah program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh para awardee LPDP angkatan PK-252. Program ini bertujuan untuk memberikan dampak positif kepada anak-anak pesisir dan masyarakat Indonesia melalui kegiatan yang menekankan pendidikan dan kepedulian lingkungan.

  • Penulis: Muzsta
  • Editor: Balengko Space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adrienne Ellen Matthew: Rapper dan Dancer Muda Berbakat

    Adrienne Ellen Matthew: Rapper dan Dancer Muda Berbakat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram adrienne.matthew Awal Perjalanan di Dunia Rap dan Dance Lahir dan besar di Padang, Adrienne Ellen Matthew membawa semangat besar dalam dunia rap dan dance. Dengan darah seni mengalir dari sang ibu yang dulu adalah seorang rapper dan dancer aktif di Jakarta, Adrienne tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan musik. Sejak kecil, […]

  • Ancaman Era Globalisasi Terhadap Eksistensi Bahasa Loloda

    Ancaman Era Globalisasi Terhadap Eksistensi Bahasa Loloda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ibnu Haikal Basir (Kader Ulil AlBab IAIN Ternate )
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, bahasa juga menjadi  identitas suatu bangsa. Berkaitan dengan itu, pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa adalah sistem lambang bunyi arbitrer yang digunakan masyarakat untuk berinteraksi, bekerja sama, dan mengidentifikasi diri. Lebih jauh, Thomas M. Scheidel salah satu pemikir besar di bidang komunikasi, menekankan bahwa melalui komunikasi, kita mampu memperkenalkan […]

  • Karmila, Ketua Umum perempuan pertama PMII Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra Yogyakarta periode 2025–2026

    Karmila Terpilih sebagai Ketua Umum Perempuan Pertama PMII Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 7 Oktober 2025 – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra Yogyakarta resmi menetapkan Karmila, kader asal Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur, sebagai Ketua Umum periode 2025–2026 dalam Rapat Tahunan Komisariat (RTK) yang digelar pada 4 September 2025 di Omah PMII Yogyakarta. Karmila tercatat sebagai perempuan pertama yang terpilih […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Gelar Sarjana Saja Tidak Cukup: Mengapa Kamu Harus “Ribet” Berorganisasi?

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Banyak mahasiswa baru melangkah ke gerbang kampus dengan ekspektasi yang indah: kuliah itu santai, bisa memakai baju bebas, dan jadwal belajar yang fleksibel-mungkin hanya satu atau dua mata kuliah sehari. Namun, realita seringkali datang seperti tamparan keras. Dunia perkuliahan ternyata bukan sekadar soal gaya hidup, melainkan medan perjuangan yang menuntut ketangguhan mental. Menjadi mahasiswa berarti […]

  • Suasana penyuluhan bahaya narkoba di Balai Desa Karangmanggis bersama mahasiswa KKN dan BNN Kendal

    Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata dan BNN Kendal Edukasi Generasi Muda di Desa Karangmanggis

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 566
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Karangmanggis, Kendal Kamis (14/8/25)– Pemerintah Desa Karangmanggis bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 4 Universitas Alma Ata Yogyakarta dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal menggelar penyuluhan bahaya narkoba. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Karangmanggis dan menghadirkan Kepala Desa, perangkat desa, Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (BabinKamtibmas), […]

  • Oleh : Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia) Foto : Istimewa

    Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut Marut

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia)
    • visibility 295
    • 0Komentar

    “Di tengah gemerlap kota yang bising, disudut ruang yang hampa. Terdengar suara tangisan rakyat jelata yang menunggu dan menagih janji pemerinta terhadap kesejatraan rakyatnya.” Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut-Marut memanifestasikan sebuah resistensi epistemologis terhadap dekadensi moral yang terbungkus dalam retorika banal. Dalam menggunakan kacamata fenomenologi Edmund Husserl, janji semestinya merupakan sebuah bentuk intensionalitas […]

expand_less