Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Faisal Umanailo Kritik Respons Arogan Bupati James Uang soal Demo Geothermal dan Pemindahan RSP

Faisal Umanailo Kritik Respons Arogan Bupati James Uang soal Demo Geothermal dan Pemindahan RSP

  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 1.131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, Yogyakarta (6/9/25) – Faisal Umanailo SH, kritik James Uang usai video aksi Semahabar Ternate tentang aksi yang membawa isu geothermal dan pemindahan Rumah Sakit Pratama (RSP) Loloda viral di dunia maya. Dalam video yang beredar, Bupati Halmahera Barat James Uang menyatakan bahwa ia berhak menolak tidak hadir dalam pertemuan dengan mahasiswa. Respons tersebut menuai kritik karena dinilai arogan dan tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin daerah.

Video yang beredar memperlihatkan respons Bupati Halmahera Barat, James Uang, ketika bertemu dengan mahasiswa. Dalam rekaman, Bupati James menegaskan bahwa ia berhak tidak menghadiri pertemuan dengan mahasiswa.

Balengko Space mewawancarai Faisal Umanailo SH, mahasiswa asal Halmahera Barat yang kini menempuh pendidikan di Yogyakarta. Selain aktif di Semahabar D.I. Yogyakarta, Faisal juga tercatat sebagai demisioner Ketua bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta periode 2023-2024. Ia menilai respons Bupati James tidak pantas disampaikan di ruang publik.

“Seorang bupati seharusnya tidak mengeluarkan pernyataan seperti itu. Bahasanya terkesan arogan dan tidak mencerminkan sifat melayani,” kata Faisal.

Faisal juga menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab. “Sebagai pemimpin, beliau harus siap berdialog dalam kondisi apa pun, bukan justru lari dari masalah,” tegasnya.

Aksi Semahabar Ternate ini menuai perhatian luas dan memicu diskusi publik mengenai cara pemimpin daerah menanggapi aspirasi masyarakat.**(Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal klaim lahan 700 hektar di Mamboro, Sumba Barat, dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang menabrak aturan batasan lahan UUPA. Source : Istimewa

    Sengketa Lahan 700 Ha di Sumba Tengah: Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Lima Orang Dilaporkan ke Polda NTT

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.381
    • 1Komentar

    SUMBA TENGAH, BALENGKO SPACE – Dugaan praktik mafia tanah dalam skala besar mencuat di wilayah Sumba Tengah. Skandal klaim lahan seluas 700 hektar yang berlokasi di Sawirara Undu Watu, Desa Wendewa Barat, Kecamatan Mamboro, kini resmi dilaporkan ke Mapolda NTT terkait dugaan penggunaan dokumen palsu. Daniel Ndala Wunu, warga Desa Wendewa Barat, melaporkan lima orang […]

  • Warga Tanah Tinggi Ternate Tanam Pohon Pisang di Depan RSUD Chasan Boesoirie

    Protes Jalan Rusak, Warga Tanah Tinggi Ternate Tanam Pohon Pisang di Depan RSUD Chasan Boesoirie

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Balengko Space, Ternate – Warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate Selatan, melakukan aksi unik dengan menanam pohon pisang di badan jalan rusak tepat di depan RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus penanda bahaya bagi para pengendara yang melintas di lokasi tersebut. Penanaman pohon pisang itu dilakukan di lubang jalan yang […]

  • Soroti Alokasi Rp2 Miliar untuk Parkir: HMI Morotai Desak Pemerintah Jelaskan Prioritas APBD

    Soroti Alokasi Rp2 Miliar untuk Parkir: HMI Morotai Desak Pemerintah Jelaskan Prioritas APBD

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Jainudin Naba
    • visibility 124
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Morotai menyoroti pembangunan fasilitas parkir kendaraan dan penataan halaman Kantor Bupati Pulau Morotai yang dianggarkan sebesar Rp2 miliar. Organisasi kemahasiswaan ini mempertanyakan skala prioritas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 di tengah banyaknya kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi. Berdasarkan data pengadaan […]

  • engurus DPD JMSI Maluku Utara melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor manajemen PT IWIP di Weda. PT IWIP menyatakan komitmennya mendukung ekosistem informasi yang sehat dan transparan di wilayah lingkar industri. (Foto: Dok. JMSI Malut)

    Pasca Musda, JMSI Maluku Utara ‘Gaspol’ Konsolidasi: Gandeng Wabup Halteng dan PT IWIP Perkuat Ekosistem Pers

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 282
    • 0Komentar

    WEDA, HALMAHERA TENGAH (BALENGKO) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Maluku Utara bergerak cepat memperkuat barisan usai gelaran Musyawarah Daerah (Musda). Memasuki fase baru kepengurusan, JMSI Maluku Utara langsung melakukan akselerasi konsolidasi dengan menyambangi para pemangku kepentingan strategis di Kabupaten Halmahera Tengah pada Rabu (21/01/2026). Langkah taktis ini diawali dengan pertemuan hangat bersama Wakil […]

  • Kasi Pendis Kemenag Morotai Apresiasi Semangat Literasi Madrasah dalam Ajang Galatama Tingkat Provinsi

    Kasi Pendis Kemenag Morotai Apresiasi Semangat Literasi Madrasah dalam Ajang Galatama Tingkat Provinsi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 204
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan Lomba Galatama (Gerakan Literasi Madrasah) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara. Ajang kompetisi ini dinilai sebagai sarana strategis untuk mengukur dan mengembangkan budaya literasi di lingkungan madrasah. Dalam […]

  • Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

    Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 725
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Halsel, 24 Juli 2025 – Praktisi hukum Halmahera Selatan, Muh. Ramadhan Kelderak, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan pencemaran lingkungan di Desa Kawasi, Pulau Obi, sebagai tindak pidana korporasi, bukan sekadar pelanggaran administratif. Dugaan tersebut mengarah pada perusahaan tambang nikel raksasa PT Harita Group, yang disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas […]

expand_less