Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » JAGA BUMI » Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 726
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, Halsel, 24 Juli 2025 – Praktisi hukum Halmahera Selatan, Muh. Ramadhan Kelderak, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan pencemaran lingkungan di Desa Kawasi, Pulau Obi, sebagai tindak pidana korporasi, bukan sekadar pelanggaran administratif. Dugaan tersebut mengarah pada perusahaan tambang nikel raksasa PT Harita Group, yang disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pencemaran air bersih warga dengan kandungan zat berbahaya Chromium-6.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima BalengkoSpace, Rabu (23/7), Ramadhan menegaskan bahwa perusahaan tidak bisa berlindung di balik izin teknis atau klaim ketidaktahuan jika hasil uji laboratorium internal perusahaan sendiri membuktikan pencemaran telah berlangsung lama.

“Kalau suatu perusahaan secara sadar membiarkan limbah beracun mencemari sumber air masyarakat selama bertahun-tahun, itu bukan kelalaian, tapi kejahatan lingkungan. Harus ditindak sebagai pidana korporasi,” ujar Ramadhan yang akrab disapa Rama.

Dokumen Internal Jadi Bukti Kunci

Rama merujuk pada bocornya dokumen pengujian air milik perusahaan yang mencatat kadar Chromium-6 mencapai 128 hingga 140 ppb angka yang jauh melampaui ambang batas aman yang ditetapkan standar nasional. Menurutnya, temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa manajemen perusahaan telah mengetahui dampak pencemaran, namun memilih untuk tidak mengambil langkah mitigasi yang memadai.

“Itu sudah masuk kategori pembiaran aktif. Dalam hukum lingkungan, ini bisa dijerat sebagai bentuk tanggung jawab pidana korporasi,” jelasnya.

Sebagai advokat yang aktif dalam isu-isu pesisir dan lingkungan, Rama menilai penanganan kasus semacam ini sering kali hanya menyasar pelaku di lapangan tanpa membongkar struktur pengambil keputusan di baliknya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Ilustrasi Source : FARS/HAMED JAFARNEJAD via AFP

    Selat Hormuz Membara: Tiga Kapal Menjadi Sasaran Serangan di Tengah Ketegangan Iran-AS

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 230
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Jalur perdagangan minyak global di Selat Hormuz mencekam setelah sedikitnya tiga kapal dilaporkan menjadi sasaran serangan proyektil pada Minggu (1/3/2026). Insiden ini terjadi di tengah eskalasi militer yang meningkat setelah Iran melancarkan aksi balasan terhadap serangan udara Amerika Serikat dan Israel. Dilansir dari CNBC Indonesia Badan Keamanan Maritim Inggris, United Kingdom Maritime […]

  • Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe menyerahkan secara simbolis hibah satu unit bus dari Kementerian Perhubungan RI kepada Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Dr. M. Nasir Tamalene, di Sofifi, Rabu (24/12/2025). foto : Istimewa

    Gubernur Maluku Utara Serahkan Hibah Bus Kemenhub ke UNUTARA Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.361
    • 0Komentar

    Sofifi (BALENGKO) – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi menerima bantuan hibah satu unit bus dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu (24/12/2025) pukul 16.00 Waktu Galala–Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara. Hibah bus tersebut diserahkan secara langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin […]

  • Sekretaris Departemen Advokasi Hukum dan Kebijakan HMP UGM, Moh. Resa, S.H. Source : Istimewa

    HMP UGM Mengecam Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Tual yang Menyebabkan Anak Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 22 Februari 2026 — Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (HMP UGM) mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brigade Mobil Polda Maluku di Kota Tual yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak di bawah umur. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Korban, pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal, […]

  • https://www.tangerangkota.go.id/berita/detail/43207/gor-nambo-jaya-sport-center-gelanggang-terbesar-di-kota-tangerang

    Sambut HUT Kota Tangerang ke-33, PEKATAN Gelar Turnamen Futsal SMA se-Tangerang Raya untuk Jaring Bibit Muda

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 231
    • 0Komentar

    TANGERANG, 16 Februari 2026 (BALENGKO) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, organisasi Pemuda Kota Tangerang (PEKATAN) resmi menggelar turnamen futsal tingkat SMA/SMK sederajat bertajuk “PEKATAN Futsal Cup”. Perhelatan ini berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (16-17 Februari 2026), bertempat di GOR Nambo, Kota Tangerang. Turnamen skala regional ini diikuti oleh 32 […]

  • Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta

    Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Republik ini didirikan di atas darah, air mata, dan janji emansipasi yang radikal. Namun, di antara deretan bapak bangsa, ada satu narasi yang kerap dipinggirkan dalam kurikulum pendidikan formal kita yaitu gagasan Tan Malaka. Sebagai arsitek Republik yang bergerak di bawah tanah, Tan Malaka menolak kompromi. Ia mendambakan “Merdeka 100 Persen”, sebuah kemerdekaan yang tidak […]

  • Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

    Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Jainudin Naba
    • visibility 474
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Desa Koloray di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, menghadapi ancaman serius akibat abrasi pantai yang terus menggerus daratan. Kondisi ini tidak hanya mengancam infrastruktur pemukiman, tetapi juga berpotensi menghilangkan sumber air bersih bagi sekitar 600 jiwa penduduk setempat. Berdasarkan pantauan, bangunan penahan ombak (breakwater) yang sebelumnya dibangun melalui Program Nasional […]

expand_less