Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 576
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PULAU MOROTAI (BALENGKO) , 22 Januari 2026 – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Persiapan Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (22/1). Massa menuntut keadilan terkait penyaluran bantuan sosial serta transparansi proyek pembangunan di daerah tersebut.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 09:30 hingga 12:00 WIT ini menyoroti dua isu krusial: ketidakmerataan bantuan bagi janda dan lansia, serta mangkraknya proyek Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Soroti Proyek Labkesmas dan Bantuan Sosial Koordinator Lapangan, Sutikno Sukamto, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera mengevaluasi pengerjaan proyek Labkesmas yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp15,3 Miliar. Proyek yang dikerjakan oleh PT Wahana Dimensi Indonesia tersebut dinilai molor dari kontrak 150 hari kerja.

“Kami mendesak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) segera memeriksa proyek Labkesmas. Sangat disayangkan, anggaran miliaran rupiah sudah dikucurkan, namun hingga tahun 2026 masyarakat belum bisa merasakan manfaatnya,” tegas Sutikno.

Senada dengan itu, Ketua Cabang PMII Persiapan Morotai, Rahmat Talib, mengkritik ketimpangan bantuan janda dan lansia. Menurutnya, dari total 2.280 sasaran penerima, realisasi di lapangan masih jauh dari harapan. Meski program ini sudah diluncurkan sejak 17 Agustus lalu, pencairan baru dilakukan untuk satu bulan (November), sementara Desember belum tersalurkan.

Enam Tuntutan Mahasiswa Selain dua isu utama di atas, massa aksi menyampaikan enam poin tuntutan tambahan kepada Pemda Morotai:

  1. Menagih janji Bupati terkait anggaran pemuda sebesar Rp200 juta.
  2. Meminta Kadis PUPR bertanggung jawab atas proyek pipa air bersih di Desa Juanga dan Desa Muhajirin.
  3. Mendesak kenaikan jumlah bantuan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
  4. Meminta Pemda dan TNI serius menyikapi isu keamanan global (Perang Dunia III).
  5. Segera memperbaiki fasilitas Pelabuhan Taman Kota.
  6. Menyelesaikan pembangunan talud dan jalan tani di seluruh wilayah Pulau Morotai.

Respon Pemerintah Daerah Massa aksi diterima langsung oleh Kepala Bappeda, Ahdad Hasan, dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Diana Pinangkaan, untuk melakukan audiensi (hearing).

Terkait bantuan sosial, Ahdad Hasan menjelaskan bahwa terdapat syarat ketat dalam penerimaan bantuan, yakni usia di atas 60 tahun dan aturan satu bantuan per Kartu Keluarga (KK). “Jika dalam satu KK terdapat dua calon penerima, maka salah satu harus diputus. Terkait temuan masalah di Desa Juanga, kami akan segera menindaklanjutinya,” jelas Ahdad.

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr. Diana Pinangkaan berjanji akan mengevaluasi pihak kontraktor PT Wahana Dimensi Indonesia. Ia menyatakan bahwa selaku Pengguna Anggaran (PA), dirinya telah melakukan pengawasan ketat terhadap PPK maupun penyedia.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh agar pihak penyedia segera menyelesaikan sisa pekerjaan dengan baik,” pungkas dr. Diana.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • source : Istimewa

    POST POWER SYNDROME ‘RACUN GALAFEA’

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Seseorang yang memiliki mental lemah-dha’if dan belum siap menghadapi hilangnya jabatan-kekuasaan karena orang itu tidak terpilih lagi untuk periode selanjutnya dalam sebuah jabatan akan mengalami shock-pukulan batin yang menyiksa dirinya. Dari kondisi shock ini, muncul perasaan-perasaan sedih, takut, cemas, rasa inferior-rendah diri, tidak berguna, putus asa, bingung, dan rasanya mau gila saja. Semua gejala-gejala rohaniah […]

  • Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Sula, (16/3/25) – Komunitas Literasi PATCOIFA Sula bersama Komunitas Anak Falabisahaya (KAF) telah resmi membuka kegiatan Kontes Literasi Ramadhan dengan tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Keislaman di Bulan Suci Ramadhan”. Acara yang dilaksanakan di Desa Falabisahaya ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam selama bulan Ramadhan. Kontes Literasi Ramadhan ini akan […]

  • PSPK UGM bersama Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi publik “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara” di Ruang Sartono PSPK UGM, Selasa (13/01/2026).

    Diskusi PSPK UGM & IKPM-HT Mengurai Ketimpangan di Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 13 Januari 2026 — Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada (PSPK UGM) bekerja sama dengan Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi publik bertajuk “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara”, Selasa sore (13/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Rural Development Outlook 2026 PSPK UGM. Diskusi berlangsung […]

  • Source : Istimewa

    PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Madarudin Lapandewa
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Himpunan Mahasiswa Islam yang prakarsai oleh Ayah Handa Lafran Pane pada tanggal 5 Februari Tahun 1947 bertepatan di Sekolah Tinggi Islam (STI) di ruang mata kuliah ilmu Tafsir dengan tujuan pertama mempertahankan NKRI dan Mempertinggi derajat rakyat Indonesia, kedua Menegakkan serta mengembangkan ajaran Islam. Kedua tujuan ini sebagai dasar moral pijakan perkaderan yang harus di […]

  • Sosialisasi Pengembangan Karier oleh CDC Universitas Alma Ata Yogyakarta: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    Sosialisasi Pengembangan Karier oleh CDC Universitas Alma Ata Yogyakarta: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 22 April 2025 – Career Development Center (CDC) Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar sosialisasi pengembangan karier yang dirancang untuk membekali mahasiswa dan alumni dengan informasi serta layanan penting guna menghadapi dunia kerja secara profesional, sosialisasi ini dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025 yang berlokasi di Auditorium KH. Hasyim Asy’ari/ MAM lt. 9 Universitas Alma […]

  • Anggota Komisi II DPRD Kota Ternate Sartini Hanafi saat menghadiri kegiatan Satpol PP Ternate di Kantor Wali Kota.

    Sartini Hanafi Apresiasi Inovasi Satpol PP Ternate dalam Cegah Dini Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 16 Oktober 2025 – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Sartini Hanafi, mengapresiasi langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ternate dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap gangguan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kota Ternate yang berlangsung di lantai III Kantor Walikota Ternate, Rabu (15/10). Pernyataan tersebut […]

expand_less