Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 688
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PULAU MOROTAI (BALENGKO) , 22 Januari 2026 – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Persiapan Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (22/1). Massa menuntut keadilan terkait penyaluran bantuan sosial serta transparansi proyek pembangunan di daerah tersebut.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 09:30 hingga 12:00 WIT ini menyoroti dua isu krusial: ketidakmerataan bantuan bagi janda dan lansia, serta mangkraknya proyek Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Soroti Proyek Labkesmas dan Bantuan Sosial Koordinator Lapangan, Sutikno Sukamto, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera mengevaluasi pengerjaan proyek Labkesmas yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp15,3 Miliar. Proyek yang dikerjakan oleh PT Wahana Dimensi Indonesia tersebut dinilai molor dari kontrak 150 hari kerja.

“Kami mendesak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) segera memeriksa proyek Labkesmas. Sangat disayangkan, anggaran miliaran rupiah sudah dikucurkan, namun hingga tahun 2026 masyarakat belum bisa merasakan manfaatnya,” tegas Sutikno.

Senada dengan itu, Ketua Cabang PMII Persiapan Morotai, Rahmat Talib, mengkritik ketimpangan bantuan janda dan lansia. Menurutnya, dari total 2.280 sasaran penerima, realisasi di lapangan masih jauh dari harapan. Meski program ini sudah diluncurkan sejak 17 Agustus lalu, pencairan baru dilakukan untuk satu bulan (November), sementara Desember belum tersalurkan.

Enam Tuntutan Mahasiswa Selain dua isu utama di atas, massa aksi menyampaikan enam poin tuntutan tambahan kepada Pemda Morotai:

  1. Menagih janji Bupati terkait anggaran pemuda sebesar Rp200 juta.
  2. Meminta Kadis PUPR bertanggung jawab atas proyek pipa air bersih di Desa Juanga dan Desa Muhajirin.
  3. Mendesak kenaikan jumlah bantuan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
  4. Meminta Pemda dan TNI serius menyikapi isu keamanan global (Perang Dunia III).
  5. Segera memperbaiki fasilitas Pelabuhan Taman Kota.
  6. Menyelesaikan pembangunan talud dan jalan tani di seluruh wilayah Pulau Morotai.

Respon Pemerintah Daerah Massa aksi diterima langsung oleh Kepala Bappeda, Ahdad Hasan, dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Diana Pinangkaan, untuk melakukan audiensi (hearing).

Terkait bantuan sosial, Ahdad Hasan menjelaskan bahwa terdapat syarat ketat dalam penerimaan bantuan, yakni usia di atas 60 tahun dan aturan satu bantuan per Kartu Keluarga (KK). “Jika dalam satu KK terdapat dua calon penerima, maka salah satu harus diputus. Terkait temuan masalah di Desa Juanga, kami akan segera menindaklanjutinya,” jelas Ahdad.

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr. Diana Pinangkaan berjanji akan mengevaluasi pihak kontraktor PT Wahana Dimensi Indonesia. Ia menyatakan bahwa selaku Pengguna Anggaran (PA), dirinya telah melakukan pengawasan ketat terhadap PPK maupun penyedia.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh agar pihak penyedia segera menyelesaikan sisa pekerjaan dengan baik,” pungkas dr. Diana.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri Dafater Sabet Banyak Juara di STQH Kota Ternate 2025, Bukti Konsistensi dan Ketekunan

    Santri Dafater Sabet Banyak Juara di STQH Kota Ternate 2025, Bukti Konsistensi dan Ketekunan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Ternate – Santri Pondok Pesantren Darul Falah Ternate (Dafater) kembali membuktikan kualitas mereka dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XVIII tingkat Kota Ternate yang berlangsung pada 17–21 April 2025. Mereka tampil gemilang di cabang Hifdzul Hadits, baik kategori 500 hadits maupun 100 hadits dengan sanad. Di cabang 500 hadits, M. Nasrullah Kadir berhasil […]

  • Foto: Jamaah IKA-PMII Kota Tidore Kepulauan bersama warga Nahdliyin mengikuti Istighosah Ukhuwah Islamiyah di Masjid Al Istiqamah, Kelurahan Cobodoe, Jumat (26/12/2025).

    Sambut Tahun Baru 2026, IKA-PMII Tikep Gelar Istighosah Ukhuwah Islamiyah

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menggelar Istighosah Ukhuwah Islamiyah di Masjid Al Istiqamah, Kelurahan Cobodoe, Jumat (26/12/2025). Istighosah dipimpin oleh Kiai Anim Fatahna dan berlangsung khidmat. Kehadiran sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) turut menambah semangat jamaah yang memadati masjid. Dalam […]

  • Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis ke-76 Universitas Indonesia di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Sumber: YouTube Universitas Indonesia)

    Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Mendiktisaintek Pastikan Perlindungan Korban

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memastikan bahwa korban dalam kasus pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) akan mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang layak. Pernyataan tersebut disampaikan Brian pada Rabu (15/4/2026). Ia menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah berkoordinasi dengan pihak […]

  • source : Istimewa

    POST POWER SYNDROME ‘RACUN GALAFEA’

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Seseorang yang memiliki mental lemah-dha’if dan belum siap menghadapi hilangnya jabatan-kekuasaan karena orang itu tidak terpilih lagi untuk periode selanjutnya dalam sebuah jabatan akan mengalami shock-pukulan batin yang menyiksa dirinya. Dari kondisi shock ini, muncul perasaan-perasaan sedih, takut, cemas, rasa inferior-rendah diri, tidak berguna, putus asa, bingung, dan rasanya mau gila saja. Semua gejala-gejala rohaniah […]

  • Diskusi publik GP Ansor Tidore bahas APBD 2026 untuk kesejahteraan petani Kota Tidore

    GP Ansor Tidore Gelar Diskusi Publik Bahas APBD 2026 dan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Tidore Kepulauan, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan menggelar diskusi publik ke-2 dengan tema “APBD 2026: Mengukur Visi Misi Wali Kota Tidore Wujudkan Kesejahteraan Petani” pada Jumat (22/8/2025) di Sabua Sahabat, kawasan Pantai Tugulufa. GP Ansor Kota Tidore Kepulauan menghadirkan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian, Abdul […]

  • Source : Wikipedia

    Publik Soroti Penurunan Indeks Kerukunan, FKUB Maluku Utara Didesak Evaluasi Kinerja dan Audit Anggaran

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 291
    • 0Komentar

    MALUT (BALENGKO) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara tengah menjadi sorotan publik menyusul rilis data Indeks Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Laporan tersebut menempatkan skor variabel kehidupan umat beragama di Maluku Utara pada level rendah, yang mengindikasikan penurunan signifikan dibanding periode sebelumnya. Penurunan indeks ini dinilai kontradiktif dengan mandat […]

expand_less