Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 421
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Di banyak rumah, pemandangan itu semakin biasa. Anak duduk bersama keluarganya, tetapi pandangannya tertambat pada layar. Tubuhnya berada di ruang makan, sementara perhatian dan emosinya berkeliaran di dunia lain. Ia tertawa sendiri, menggeser layar tanpa henti, lalu marah ketika gawai diminta untuk diletakkan.

Kita kerap menganggapnya sebagai kenakalan kecil atau gejala zaman. Padahal, di balik kebiasaan tersebut, sedang tumbuh persoalan yang jauh lebih serius: hubungan anak dengan teknologi mulai kehilangan keseimbangan.


Momentum Hari Anak Nasional 2026 semestinya menjadi alarm bersama. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak anak kembali bermain, berinteraksi secara langsung, dan mengurangi penggunaan gawai. Kampanye itu juga berkaitan dengan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 18 Tahun 2026 tentang pembatasan penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan. Ini bukan sekadar ajakan nostalgia agar anak kembali bermain congklak, gasing, atau layang-layang. Di baliknya terdapat kekhawatiran serius terhadap kesehatan fisik, perkembangan emosi, kemampuan bersosialisasi, dan masa depan pembelajaran anak.

Anak Indonesia di Tengah Banjir Digital Teknologi digital tentu bukan musuh. Internet menyediakan sumber belajar, membuka ruang kreativitas, dan memungkinkan anak berkomunikasi melampaui batas geografis. Namun, sesuatu yang bermanfaat dapat berubah menjadi ancaman ketika digunakan tanpa batas, tanpa pendampingan, dan tanpa kesiapan psikologis.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa 72,78 persen penduduk Indonesia telah mengakses internet pada 2024. Pada tahun yang sama, 68,65 persen penduduk telah memiliki telepon seluler. Angka tersebut menggambarkan betapa dalamnya teknologi digital memasuki kehidupan masyarakat, termasuk kehidupan anak-anak.

  • Penulis: Nasir M. Ali (Pegawai Kementerian Haji Kota Ternate)
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FEDERALISME FISKAL MALUT: Menyelamatkan Malut dari Kubangan Kemiskinan.

    FEDERALISME FISKAL MALUT: Menyelamatkan Malut dari Kubangan Kemiskinan.

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Hasrul Hi Kahar Mahasiswa Sosiologi Yogyakarta
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Paradoks yang Paradoksal Maluku Utara hari ini merupakan studi kasus paling telanjang tentang bagaimanapertumbuhan ekonomi bisa berjalan sepenuhnya lepas dari kesejahteraan rakyat. Provinsi inimencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Indonesia sebesar 34% sepanjang tahun 2025 dansempat menyentuh 39,10% pada kuartal III tahun 2025 yang nyaris seluruhnya ditopanghilirisasi nikel di dua kawasan, yakni, Halmahera Tengah dan Timur. Pada […]

  • ​Naswin Rowo Ajak Lulusan Unipas Mengabdi, Atasi Krisis Operator Dapodik di Morotai

    ​Naswin Rowo Ajak Lulusan Unipas Mengabdi, Atasi Krisis Operator Dapodik di Morotai

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 486
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI-Guna memutus rantai kendala klasik pendataan sekolah, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, meluncurkan gagasan strategis dengan mengajak para sarjana komputer lokal turun tangan. Ketua DPC PKB Pulau Morotai periode 2026–2031 tersebut mengimbau para lulusan Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, khususnya dari program studi Teknik Informatika yang belum memiliki kesibukan, untuk […]

  • Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang masuk dalam wilayah rencana proyek geothermal WKP Telaga Ranu. (Dok. Ardian)

    SEMAINDO Tolak Proyek Geothermal Telaga Rano, Desak Pemerintah Cabut Penetapan WKP

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 23 Januari 2026 — Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI Jakarta (SEMAINDO) menyatakan penolakan keras terhadap proyek geothermal Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. SEMAINDO menilai penetapan proyek oleh Kementerian ESDM RI berpotensi mengancam sekitar 16.650 hektare kawasan hutan, daerah tangkapan air, serta ruang hidup masyarakat […]

  • Kondisi wajah salah satu warga adat Maba Sangaji yang tampak mengalami lebam, menurut keterangan keluarga akibat insiden di Rutan Soasio. Hingga berita ini dirilis, pihak rutan belum memberikan keterangan resmi.

    LBH Ansor Maluku Utara Desak Penyelidikan Dugaan Kekerasan di Rutan Soasio terhadap Warga Adat Maba Sangaji

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Kota Tidore Kepulauan (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara mengecam dugaan tindak kekerasan terhadap warga adat Maba Sangaji yang terjadi di Rumah Tahanan Kelas IIB Soasio, Tidore Kepulauan, pada Senin, 20 Oktober 2025. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi hanya beberapa hari sebelum mereka dijadwalkan bebas setelah menjalani vonis lima bulan delapan hari dalam […]

  • Atasi Malas Belajar di Era Digital, Panduan Simpel untuk Generasi Muda

    Atasi Malas Belajar di Era Digital, Panduan Simpel untuk Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Di tengah kemudahan teknologi, semangat belajar sering kali justru tergerus oleh distraksi digital. Jika kamu merasa ponsel dan media sosial mulai mendominasi waktumu, ini saatnya beraksi! Berikut beberapa tips anti-malas yang dirancang untuk membuatmu kembali produktif dengan cara yang seru dan relevan: 1. Temukan “alasan” kamu belajar Apa alasanmu belajar? Apakah untuk meraih mimpi besar, […]

  • Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe melepas kontingen Pramuka Maluku Utara menuju Kemah Pramuka Berkebutuhan Khusus Nasional 2025 di Cibubur

    Wagub Maluku Utara Lepas Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus ke Kemah Nasional 2025

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 559
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, melepas secara resmi 19 kontingen Pramuka Maluku Utara untuk mengikuti Kemah Pramuka Berkebutuhan Khusus (KPBK) Nasional 2025 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–19 Agustus 2025. Acara pelepasan berlangsung di Syamatira Caffe, Selasa (12/8/25) Dalam sambutannya, Sarbin menegaskan bahwa gerakan pramuka […]

expand_less