Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » JAGA BUMI » Dugaan Konflik Kepentingan Tambang di Maluku Utara, LBH Ansor Siapkan Laporan ke KPK dan MKD

Dugaan Konflik Kepentingan Tambang di Maluku Utara, LBH Ansor Siapkan Laporan ke KPK dan MKD

  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 172
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Balengko Space Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyatakan akan membawa dugaan konflik kepentingan serta potensi pelanggaran perizinan di sektor pertambangan nikel ke tingkat nasional. Langkah ini, menurut LBH Ansor, merupakan bagian dari upaya mendorong transparansi dan pengujian hukum atas sejumlah temuan awal yang mereka himpun.

Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, dijadwalkan berada di Jakarta pekan depan untuk menyampaikan laporan resmi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dan Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI.

LBH Ansor menyebutkan terdapat tiga perusahaan tambang nikel di Maluku Utara yang menjadi fokus perhatian, yakni:

  1. PT Aneka Niaga Prima (ANP) beroperasi di Pulau Fau, Kabupaten Halmahera Tengah.
  2. PT Smart Marsindo (SM) beroperasi di Pulau Gebe, Halmahera Tengah.
  3. PT Arumba Jaya Perkasa (AJP) beroperasi di Halmahera Timur.

LBH Ansor menyatakan ketiga perusahaan tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan Shanty Alda Nathalia, anggota DPR RI periode 2024–2029 dari PDI Perjuangan yang bertugas di Komisi XII DPR RI. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut.

Sorotan Tambang di Pulau Kecil

Salah satu isu yang disorot adalah aktivitas pertambangan di Pulau Fau yang dikategorikan sebagai pulau kecil. LBH Ansor menilai legalitas izin perlu diuji lebih lanjut karena regulasi pesisir dan pulau kecil pada prinsipnya membatasi kegiatan yang berisiko merusak ekosistem.

Selain itu, untuk operasi PT Smart Marsindo di Pulau Gebe, LBH Ansor mengaku menerima informasi awal mengenai dugaan aktivitas yang melampaui batas Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Jika terbukti, hal tersebut berpotensi masuk ke ranah pelanggaran administratif hingga pidana lingkungan.

LBH Ansor juga menyoroti kedekatan aktivitas tambang dengan fasilitas pendidikan setempat, yang dinilai perlu mendapat perhatian terkait aspek keselamatan dan kesehatan lingkungan.

Dugaan Konflik Kepentingan

LBH Ansor menilai adanya potensi konflik kepentingan apabila benar terdapat hubungan antara pejabat publik dengan perusahaan di sektor yang berada dalam lingkup pengawasan komisinya. Secara etik, pejabat publik diwajibkan menghindari kondisi yang dapat memengaruhi independensi dalam pengambilan kebijakan maupun fungsi pengawasan.

Rencana Langkah Hukum

LBH Ansor menyampaikan akan menempuh sejumlah langkah, antara lain:

  • Melaporkan temuan kepada KPK untuk penelusuran kemungkinan adanya pelanggaran hukum, jika terdapat indikasi.
  • Mengajukan pengaduan etik ke MKD DPR RI.
  • Meminta klarifikasi kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terkait status perizinan dan evaluasi operasional perusahaan.

LBH Ansor menegaskan laporan ini dimaksudkan agar seluruh dugaan dapat diuji secara objektif melalui mekanisme hukum. Mereka juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik, baik jika nantinya ditemukan pelanggaran maupun tidak.

Maluku Utara sebagai daerah kaya sumber daya, menurut LBH Ansor, membutuhkan tata kelola pertambangan yang transparan dan bebas konflik kepentingan demi keberlanjutan lingkungan serta kepastian hukum.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : singgahkemasjid.blogspot.com

    Masjid Raya Baiturrahman Morotai: Infrastruktur Besar yang Belum Optimal untuk Shalat Idul Fitri

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Akbar Mangoda (Ketua DPD Partai Amanat Nasional Pulau Morotai)
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Setiap kota yang mayoritas penduduknya beragama Islam umumnya memiliki satu bangunan yang bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol peradaban umat. Bangunan itu adalah masjid raya. Ia tidak hanya menjadi tempat shalat lima waktu, tetapi juga pusat aktivitas keagamaan, ruang pertemuan umat, serta simbol kehadiran Islam dalam kehidupan sosial. Karena itu, ketika hari raya seperti […]

  • Kepala Dinas Pendidikan Maluku Utara Abubakar Abdullah bersama Gubernur Sherly meninjau sekolah Play Button

    Indeks Kebinekaan Sekolah Maluku Utara Melonjak, Abubakar Abdullah: Ini Prestasi Besar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 2 April 2026 – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengapresiasi capaian indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara yang berada di atas rata-rata nasional berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2025. Menurut Abubakar, capaian indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga […]

  • Tuntut Perubahan! Aksi “Indonesia Gelap” Mahasiswa BEM SI Soroti Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Merugikan Rakyat

    Tuntut Perubahan! Aksi “Indonesia Gelap” Mahasiswa BEM SI Soroti Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Merugikan Rakyat

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Foto : ANTARA/Yamsyina Hawnan Jakarta, 17 Februari 2025 – Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi protes dengan tajuk “Indonesia Gelap” di berbagai wilayah Indonesia. Aksi ini diadakan untuk menyuarakan ketidaksetujuan terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah. Menurut para mahasiswa, kebijakan tersebut berpotensi merugikan rakyat dan menghambat […]

  • Road to Toadore Fest Vol. II: Gema Budaya Tidore Mengalun di Yogyakarta

    Road to Toadore Fest Vol. II: Gema Budaya Tidore Mengalun di Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 413
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Yogyakarta | 22 Juli 2025, Semangat pelestarian budaya lokal kembali menggema di Yogyakarta melalui gelaran Road To Toadore Fest Vol. II yang mengusung tema “Budaya Tidore di Bumi Mataram: Jejak, Rasa, dan Nada.” Acara yang digelar pada Senin, 21 Juli 2025 di Ketok Studio, SaRanG Building Block 1, Kalipakis, Bantul, ini menjadi bagian dari […]

  • “PENGAHAPUSAN AMBANG BATAS PENCALONAN PRESIDEN DALAM PUTUSAN MK: LANGKAH MAJU ATAU MUNDUR BAGI INDONESIA?”

    “PENGAHAPUSAN AMBANG BATAS PENCALONAN PRESIDEN DALAM PUTUSAN MK: LANGKAH MAJU ATAU MUNDUR BAGI INDONESIA?”

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    sumber foto : Istimewa Belum lama ini, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan nomor 62/PUU-XXII/2024 yang memutuskan tentang penghapusan ambang batas pencalonan presiden dalam pemilihan umum (Pemilu) Indonesia. Keputusan ini disambut baik oleh berbagai kalangan. Walaupun demikian, ada yang menentang putusan tersebut dengan berbagai alasan, terutama mengenai apakah langkah ini akanmemperkuat atau justru melemahkan kualitas demokrasi […]

  • Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

    Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 511
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Halsel, 24 Juli 2025 – Praktisi hukum Halmahera Selatan, Muh. Ramadhan Kelderak, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan pencemaran lingkungan di Desa Kawasi, Pulau Obi, sebagai tindak pidana korporasi, bukan sekadar pelanggaran administratif. Dugaan tersebut mengarah pada perusahaan tambang nikel raksasa PT Harita Group, yang disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas […]

expand_less