Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Soroti Kritikan Fraksi PDIP Sulteng terhadap Program ‘Berani Cerdas’, Mahasiswa Hukum UGM: DPRD Bukan Tempat Asal Bicara

Soroti Kritikan Fraksi PDIP Sulteng terhadap Program ‘Berani Cerdas’, Mahasiswa Hukum UGM: DPRD Bukan Tempat Asal Bicara

  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 210
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

YOGYAKARTA, BALENGKO SPACE – Pernyataan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulawesi Tengah, Suryanto, dalam forum Pansus LKPJ APBD 2025 memicu reaksi dari kalangan akademisi. M. Reza Nanga, mahasiswa Magister Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Sulawesi Tengah (Sulteng), menilai kritik yang meminta Gubernur menunda program “Berani Cerdas” tersebut harus didasari pada evaluasi yang terukur, bukan sekadar asumsi.

Reza menekankan bahwa forum resmi DPRD merupakan tempat untuk menjalankan fungsi pengawasan yang berkualitas, sehingga setiap kritik seharusnya ditopang oleh data dan indikator kinerja yang konkret.

Menurut Reza, program “Berani Cerdas” merupakan bagian dari perencanaan pembangunan daerah yang sah dan telah dianggarkan dalam APBD. Secara hukum administrasi, kebijakan yang sudah berjalan tidak dapat diganggu gugat hanya karena kekhawatiran yang belum teruji secara objektif.

“Jika sebuah program dinilai bermasalah, maka seharusnya ditunjukkan: di mana letak kegagalannya, indikator apa yang tidak tercapai, dan data apa yang mendukung klaim tersebut,” ujar Reza dalam rilisnya, Minggu (26/4/2026).

Ia menambahkan, kritik tanpa ukuran yang jelas berisiko menjadi retorika normatif yang sulit dipertanggungjawabkan serta berpotensi menciptakan kebisingan dalam tata kelola kebijakan publik.

Lebih lanjut, Reza mengingatkan bahwa DPRD Sulteng memiliki instrumen pengawasan yang kuat, mulai dari evaluasi berbasis kinerja hingga hak interpelasi dan dorongan audit. Ia menyarankan agar energi pengawasan diarahkan pada mekanisme tersebut ketimbang melontarkan pernyataan yang tidak memberikan kejelasan solusi.

“Pemerintah daerah membutuhkan evaluasi yang jelas, sementara masyarakat membutuhkan kepastian atas program yang sedang berjalan. Pengawasan yang kuat bukan diukur dari seberapa sering berbicara, tetapi dari seberapa tajam dan terukur argumentasi yang disampaikan,” tegasnya.

Melalui sorotan ini, Reza berharap forum-forum DPRD ke depan lebih mengedepankan debat kebijakan berbasis data (evidence-based policy) demi perbaikan kualitas pembangunan di Sulawesi Tengah. (BS)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala MAN 1 Ternate saat menerima penghargaan terbaik atas tata kelola media sosial kategori Madrasah Aliyah Negeri dari Kanwil Kemenag Maluku Utara di Ternate, Rabu (28/1/2026).

    Madrasah Aliyah Negeri 1 Ternate Raih Penghargaan Pengelolaan Medsos Terbaik

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 230
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ternate kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan sebagai Pengelola Media Sosial Terbaik kategori Madrasah Negeri se-Maluku Utara. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen institusi dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana informasi dan publikasi pendidikan yang transparan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Maluku […]

  • Mahasiswa KKN Universitas Khairun Ternate bersama warga membersihkan sampah di Kampung Makassar Timur, Kota Ternate.

    Mahasiswa KKN dan Nelayan Keluhkan Sampah di Kampung Makassar Timur Ternate

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 2.325
    • 1Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate –  Kegiatan bakti sosial yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun Ternate bersama masyarakat di Kelurahan Kampung Makassar Timur, Kota Ternate, mengungkap persoalan serius terkait pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Saat pembersihan lingkungan berlangsung pada Minggu (3/8/2025) pagi, sejumlah mahasiswa dan warga menyampaikan keluhan atas kebiasaan masyarakat yang membuang sampah […]

  • Saint Yowza: Menjaga Semangat HipHop di Kota Ruteng Lewat “Keep The Flame”

    Saint Yowza: Menjaga Semangat HipHop di Kota Ruteng Lewat “Keep The Flame”

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 641
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram St.Yowza Musik HipHop semakin mendapat tempat di hati para pecinta musik Indonesia, bahkan di kota lain seperti Ruteng, Flores, NTT. Salah satu rapper yang terus menjaga semangat ini adalah Saint Yowza, yang baru saja merilis single terbarunya berjudul “Keep The Flame”. Dalam wawancara ini, Saint Yowza berbagi cerita tentang inspirasi, proses […]

  • Tabaru Meletus lagi : Warga Desa Goin berjaga dalam kewaspadaan

    Tabaru Meletus lagi : Warga Desa Goin berjaga dalam kewaspadaan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Sumber foto : Wilton Nyoma Halmahera Barat : Sabtu (11/1/25) Gunung Tabaru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan meletus dan memuntahkan awan panas pada pukul 19.50 WIT. Erupsi kali ini memunculkan pemandangan dramatis dengan lava pijar, gumpalan awan, dan abu vulkanik yang menyelimuti Desa Goin, Kecamatan Ibu, Halmahera Barat. Wilton Nyoma, salah seorang warga Desa Goin, […]

  • Belajar Langsung dari Jejak Sejarah: OSIM MTs Negeri 1 Pulau Morotai Kunjungi Museum Perang Dunia II

    Belajar Langsung dari Jejak Sejarah: OSIM MTs Negeri 1 Pulau Morotai Kunjungi Museum Perang Dunia II

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Redaksi BS
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTs Negeri 1 Pulau Morotai menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Menjelajahi Sejarah” dengan mengunjungi Museum Perang Dunia II di Desa Totodoku dan Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa tentang warisan sejarah global yang tersimpan di tanah Morotai serta […]

  • Nelayan lokal Morotai terancam kapal pakura

    HIPPMAMORO Yogyakarta Desak Pemda Morotai dan Gubernur Maluku Utara Tuntaskan Masalah Kapal Pakura

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 25 September 2025 –Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (HIPPMAMORO) Yogyakarta menegaskan sikap atas maraknya kapal pakura yang masuk ke wilayah tangkap nelayan tuna di Kabupaten Pulau Morotai. Aktivitas kapal tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan DPRD. Lebih jauh lagi, kondisi ini mengancam keberlangsungan hidup nelayan kecil yang bergantung pada hasil tangkapan tradisional. […]

expand_less