Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Soroti Kritikan Fraksi PDIP Sulteng terhadap Program ‘Berani Cerdas’, Mahasiswa Hukum UGM: DPRD Bukan Tempat Asal Bicara

Soroti Kritikan Fraksi PDIP Sulteng terhadap Program ‘Berani Cerdas’, Mahasiswa Hukum UGM: DPRD Bukan Tempat Asal Bicara

  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

YOGYAKARTA, BALENGKO SPACE – Pernyataan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulawesi Tengah, Suryanto, dalam forum Pansus LKPJ APBD 2025 memicu reaksi dari kalangan akademisi. M. Reza Nanga, mahasiswa Magister Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Sulawesi Tengah (Sulteng), menilai kritik yang meminta Gubernur menunda program “Berani Cerdas” tersebut harus didasari pada evaluasi yang terukur, bukan sekadar asumsi.

Reza menekankan bahwa forum resmi DPRD merupakan tempat untuk menjalankan fungsi pengawasan yang berkualitas, sehingga setiap kritik seharusnya ditopang oleh data dan indikator kinerja yang konkret.

Menurut Reza, program “Berani Cerdas” merupakan bagian dari perencanaan pembangunan daerah yang sah dan telah dianggarkan dalam APBD. Secara hukum administrasi, kebijakan yang sudah berjalan tidak dapat diganggu gugat hanya karena kekhawatiran yang belum teruji secara objektif.

“Jika sebuah program dinilai bermasalah, maka seharusnya ditunjukkan: di mana letak kegagalannya, indikator apa yang tidak tercapai, dan data apa yang mendukung klaim tersebut,” ujar Reza dalam rilisnya, Minggu (26/4/2026).

Ia menambahkan, kritik tanpa ukuran yang jelas berisiko menjadi retorika normatif yang sulit dipertanggungjawabkan serta berpotensi menciptakan kebisingan dalam tata kelola kebijakan publik.

Lebih lanjut, Reza mengingatkan bahwa DPRD Sulteng memiliki instrumen pengawasan yang kuat, mulai dari evaluasi berbasis kinerja hingga hak interpelasi dan dorongan audit. Ia menyarankan agar energi pengawasan diarahkan pada mekanisme tersebut ketimbang melontarkan pernyataan yang tidak memberikan kejelasan solusi.

“Pemerintah daerah membutuhkan evaluasi yang jelas, sementara masyarakat membutuhkan kepastian atas program yang sedang berjalan. Pengawasan yang kuat bukan diukur dari seberapa sering berbicara, tetapi dari seberapa tajam dan terukur argumentasi yang disampaikan,” tegasnya.

Melalui sorotan ini, Reza berharap forum-forum DPRD ke depan lebih mengedepankan debat kebijakan berbasis data (evidence-based policy) demi perbaikan kualitas pembangunan di Sulawesi Tengah. (BS)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Perizinan AMP PT Eltis: Sorotan Publik atas Dokumen Lingkungan dan Penggunaan Aset Daerah

    Jejak Perizinan AMP PT Eltis: Sorotan Publik atas Dokumen Lingkungan dan Penggunaan Aset Daerah

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Aktivitas pembangunan Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Eltis Anugrah Sejati di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kembali memicu perhatian publik. Selain ketiadaan papan informasi proyek di lokasi saat pekerjaan berlangsung, masyarakat mempertanyakan kejelasan dokumen perizinan operasional serta dugaan penggunaan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat […]

  • Suhail Elly, S.Ak

    Demonstrasi Harus Bergeser dari Penyampaian Aspirasi Menuju Desakan Keputusan Politik

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Suhail Elly, S.Ak, Wasekum Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Hari ini banyak terjadi demonstrasi diberbagai daerah, hal ini disebabkan karena situasi negara semakin kesini semakin mengkhawatirkan maka mahasiswa dan masyarakat sipil turun ke jalan untuk mengevaluasi negara. namun pola pergerakan yang terjadi saat ini terlalu usang dan kumuh sehinggah isu dan tuntutan yang dibawa akan selalu berdebu dilaci-laci pemerintahan tanpa adanya realisasi yang nyata. […]

  • Sejumlah massa aksi dari PMII Cabang Persiapan Pulau Morotai membentangkan spanduk tuntutan di depan Kantor Bupati, Kamis (22/1/2026). Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan proyek Labkesmas senilai Rp15,3 Miliar dan meratakan bantuan bagi lansia. Sumber foto : Istimewa

    Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 716
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO) , 22 Januari 2026 – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Persiapan Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (22/1). Massa menuntut keadilan terkait penyaluran bantuan sosial serta transparansi proyek pembangunan di daerah tersebut. Aksi yang berlangsung sejak pukul 09:30 […]

  • Menag Lantik Dr. Adnan Mahmud sebagai Rektor IAIN Ternate

    Menag Lantik Dr. Adnan Mahmud sebagai Rektor IAIN Ternate

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi melantik Dr. Adnan Mahmud, MA sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri Ternate pada Selasa pagi, 10 Maret 2026, di Jakarta. Pelantikan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengangkatan empat pimpinan perguruan tinggi keagamaan negeri lainnya, yaitu Prof. Dr. Musahadi, M.Ag sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Prof. Dr. Sumper Mulia Harahap, […]

  • LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 377
    • 0Komentar

    ‘Lailatul Qadar’ berarti, satu malam yang sangat dirindukan oleh perindu-perindunya karena ia sangat menentukan kepentingan umat manusia di jagad raya, dan ‘Alfu Syahr” berarti, seribu bulan yang erat hubungannya dengan ‘lailatul qadar’ dalam sistem ajaran Islam. ‘Lailatul qadar’ adalah malam yang sangat mulia dan berharga bagi interest umat Nabi Muhammad Saw untuk perbaikan kualitas hidupnya, […]

  • Soroti Unggahan di Medsos, KONI Morotai Buka Suara dan Hormati Proses Hukum.

    Soroti Unggahan di Medsos, KONI Morotai Buka Suara dan Hormati Proses Hukum.

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 497
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pulau Morotai memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial Facebook 7 Juni kemarin mengenai keberangkatan kontingen pada salah satu ajang olahraga daerah. KONI Pulau Morotai menilai informasi yang dipublikasikan melalui akun pribadi seorang oknum wartawan tersebut bergulir tanpa konfirmasi, sehingga memicu perbedaan persepsi […]

expand_less