Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Warga Keluhkan Penutupan Jalan di Tugu Pancasila Mendadak, Kasat Lantas Morotai: Demi Keamanan Puncak Event Domino

Warga Keluhkan Penutupan Jalan di Tugu Pancasila Mendadak, Kasat Lantas Morotai: Demi Keamanan Puncak Event Domino

  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Sejumlah warga di sekitar kawasan Tugu Pancasila, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, menyuarakan rasa kesal mereka atas penutupan sebagian ruas jalan yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Morotai pada Minggu (19/7/2026) malam.

Penutupan jalan ini memicu protes karena dinilai tidak konsisten. Warga menyoroti bahwa Event Domino Morotai sebenarnya telah berlangsung sejak tanggal 17 Juli 2026, namun rekayasa lalu lintas dan penutupan akses baru diterapkan secara ketat pada malam puncak acara, yakni tanggal 19 Juli. Hal ini dianggap mengganggu aktivitas masyarakat yang sudah terbiasa dengan kondisi jalan selama dua hari sebelumnya.

“Acara kan sudah jalan dari tanggal 17, tapi kok barunya ditutup hari ini tanggal 19? Kami jadi bingung dan terganggu aktivitasnya,” keluh salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polres Morotai, M. Agus F. Sudarsono, yang ditemui di lokasi memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa intensifikasi pengamanan dan rekayasa lalu lintas pada malam ini berkaitan dengan kehadiran para pejabat Forkopimda serta puncak acara yang membutuhkan perhatian khusus terhadap keamanan dan kelancaran jalur.

“Hari ini pada tanggal 19 Juli 2026, tepatnya pukul 20.00 WIT, kami dari Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan pengamanan jalur, rekayasa lalu lintas terkait dengan kegiatan penutupan event Domino Morotai. Bahwasanya kegiatan ini dihadiri oleh para Forkopimda, sehingga kita melakukan kegiatan rekayasa lalu lintas guna kelancaran berlalu lintas,” ujar Agus

Ia menambahkan, keputusan untuk memperketat pengaturan lalu lintas pada malam puncak juga didasarkan pada kebutuhan pengamanan akibat penggunaan badan jalan selama acara berlangsung.

Terkait adanya kegiatan lain seperti nobar (nonton bareng) yang juga berlangsung di area tersebut, Kasat Lantas menegaskan bahwa prinsip penutupan jalan bergantung pada apakah aktivitas tersebut “memakan” atau mengganggu badan jalan.

“Kalau terkait dengan nobar, bahwasanya nobar ini sifatnya stasioner. Artinya, ketika nanti dalam pelaksanaan kegiatan nobar itu tidak terlalu memakan badan jalan, maka tidak perlu kita laksanakan kegiatan penutupan jalan. Namun, apabila kegiatan nobar nantinya memakan badan jalan, maka kami… akan melaksanakan kegiatan rekayasa lalu lintas,” jelasnya.

Meski demikian, pihak Satlantas mengimbau kepada seluruh pengendara agar dapat memahami situasi demi ketertiban umum. Beberapa alternatif jalan telah disiapkan untuk mengalihkan arus kendaraan yang terdampak penutupan di area Tugu Pancasila.

  • Penulis: Mujizad Mandea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kawasi dan WALHI melaporkan dugaan Dampak Lingkungan Harita Nickel Obi ke lima lembaga negara terkait bencana banjir lumpur merah yang berulang.

    Dampak Lingkungan Harita Nickel Obi Digugat Warga ke Lembaga Negara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 287
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, JAKARTA – Tata kelola ekologi di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pulau Obi kini menjadi sorotan tajam di tingkat nasional. Aliansi warga Desa Kawasi dan Desa Soligi, didampingi WALHI Nasional, WALHI Maluku Utara, serta Koalisi Pengacara Lingkungan (KAPAL) Maluku Utara, resmi mendatangi lima lembaga negara sekaligus di Jakarta, akhir pekan kemarin. Perwakilan warga […]

  • Himpunan Mahasiswa Islam Yogyakarta menuntut keadilan bagi aktivis Madarudin Lapandewa korban kekerasan"

    Kekerasan Madarudin Lapandewa: HMI Yogyakarta Desak Pihak berwajib Tindak Tegas Pelaku di Desa Ilath

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.565
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA (22/8/25) Kekerasan terhadap Madarudin Lapandewa di Desa Ilath, Pulau Buru, Maluku, memicu respon keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta. Pada 17 Agustus lalu, sekelompok orang memukul Madarudin hingga ia mengalami luka serius. korban menjalani perawatan di rumah sakit akibat insiden tersebut. Formatur Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, mengecam […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara KH Sarbin Sehe didampingi Direktur RSUD Maba dr. Callice Jackline, Bupati Halmahera Timur, serta unsur Forkopimda saat meninjau fasilitas dan ruangan pelayanan di RSUD Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Sabtu (27/12/25).

    Wagub KH Sarbin Sehe Tinjau RSUD Maba Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Halmahera Timur (BALENGKO) – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH Sarbin Sehe, meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba, Kabupaten Halmahera Timur, pada Sabtu (27/12/25). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana rumah sakit dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Dalam peninjauan itu, Wagub didampingi Direktur RSUD Maba, dr. Callice Jackline. Kegiatan ini juga dihadiri Bupati […]

  • Hutan Menangis, Rakyat Berdarah: Surat Terbuka untuk Penguasa Buta

    Hutan Menangis, Rakyat Berdarah: Surat Terbuka untuk Penguasa Buta

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Yudis Kamah
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Di tengah geliat pembangunan yang digadang-gadang membawa kesejahteraan, kampung sering kali dipandang sebagai wilayah tertinggal, identik dengan kekumuhan, konflik, dan ketertinggalan. Namun di balik stigma itu, kampung justru menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ruang hidup dari berbagai bentuk ketidakadilan: penggusuran, bentrokan lahan, hingga perampasan wilayah adat. Ironisnya, ketika warga kampung mempertahankan haknya, respons yang muncul […]

  • Kekacauan yang Tak Terlihat: Ketika Rakyat Merasakan, Tapi Tak Selalu Memahami

    Kekacauan yang Tak Terlihat: Ketika Rakyat Merasakan, Tapi Tak Selalu Memahami

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adika B Saputra
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kegelisahan publik terhadap kondisi nasional semakin terasa di berbagai lapisan masyarakat. Meskipun tidak selalu tampak secara kasat mata, sejumlah persoalan mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Perbincangan tentang keadaan negara pun semakin meluas, mencakup isu ekonomi, kebijakan hukum, hingga arah pembangunan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat. Di sektor ekonomi, tekanan terhadap nilai tukar […]

  • PW GP Ansor Maluku Utara memperingati Hardiknas 2026 dengan meluncurkan buku Pendidikan Inklusif. Langkah strategis perkuat literasi dan gagasan kader di Maluku Utara.

    Peringati Hardiknas 2026, PW GP Ansor Maluku Utara Luncurkan Buku Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 93
    • 0Komentar

    TERNATE, BALENGKO SPACE – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Maluku Utara menunjukkan komitmen nyatanya dalam dunia literasi. Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, organisasi kepemudaan ini resmi meluncurkan buku bertema pendidikan inklusif yang ditulis oleh Irfandi Mustafa, Bahtiar Malawan, dan Ikhlashul Ihsan. Kegiatan peluncuran yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Rotasi […]

expand_less