Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Menyalakan Asa di Muara Sikabaluan: BEM UAD Gelar Ekspedisi Dahlan Muda di Kepulauan Mentawai

Menyalakan Asa di Muara Sikabaluan: BEM UAD Gelar Ekspedisi Dahlan Muda di Kepulauan Mentawai

  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKOSPACE.COM, MENTAWAI – Di tengah gelombang Samudra Hindia yang memisahkan Kepulauan Mentawai dari daratan Sumatra, sekelompok mahasiswa dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menapakkan kaki dengan satu misi besar: mengabdi, belajar, dan menumbuhkan kepekaan sosial. Melalui program bertajuk Ekspedisi Dahlan Muda BEM UAD Mentawai, mahasiswa hadir langsung di Desa Muara Sikabaluan, Kepulauan Mentawai.

Program lintas disiplin yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UAD ini dirancang untuk menjawab tantangan struktural masyarakat adat Mentawai, mulai dari keterbatasan akses pendidikan, fasilitas ekonomi digital, hingga kebutuhan pembinaan keagamaan.

Program Komprehensif Ekspedisi Dahlan Muda BEM UAD Mentawai

Selama masa pengabdian, tim Ekspedisi Dahlan Muda menjalankan serangkaian program yang menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat local:

  • Sektor Ekonomi Digital: Pendampingan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar produk lokal Mentawai memiliki daya saing dan jangkauan pasar yang lebih luas.
  • Sektor Pendidikan & Literasi: Penyerahan hibah buku bacaan untuk Rumah Belajar Anak Suku Mentawai di kawasan Taman Nasional Siberut guna membangun budaya literasi sejak dini.
  • Sektor Sosial-Keagamaan: Hibah Al-Qur’an dan Iqra hasil kerja sama dengan LazisMu Wilayah DIY, serta berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Desa untuk mengoptimalkan pembinaan mualaf secara berkelanjutan.

Presiden Mahasiswa BEM UAD, Muhammad Ilham, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan manifestasi dari nilai pencerahan dan pemberdayaan umat yang diusung Muhammadiyah.

“Kami ingin mahasiswa UAD tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga punya keberpihakan yang jelas terhadap persoalan-persoalan sosial di masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini jarang tersentuh program pengabdian. Mentawai kami pilih karena di sanalah kami melihat kebutuhan itu sangat nyata,” ujar Ilham.

Ilham menambahkan, keberlanjutan dampak menjadi parameter utama keberhasilan aksi ini, bukan sekadar dokumentasi seremonial.

“Yang kami kejar adalah dampak jangka panjang: UMKM yang benar-benar naik kelas, anak-anak yang makin gemar membaca, jamaah yang makin nyaman beribadah, dan mualaf yang merasa didampingi. Itu semua adalah indikator keberhasilan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Dialektika Akademik dan Produksi Film Dokumenter Ber-HKI

Sementara itu, Menteri Pendidikan BEM UAD, Muhammad Zulfikar, menjelaskan bahwa secara filosofis program ini menjadi ruang perjumpaan antara ilmu pengetahuan kampus dan kearifan lokal.

“Ekspedisi Dahlan Muda ini sebenarnya hadir sebagai ikhtiar memperluas cakrawala mahasiswa melalui penghayatan langsung atas realitas pendidikan dan sosial yang ada saat ini khususnya masyarakat Mentawai. Kegiatan ini menjadi ruang dialektika antara pengetahuan akademik dan kearifan lokal yang acap kali luput dari ruang kelas,” ungkap Zulfikar.

Salah satu luaran (output) unggulan dari program ini adalah produksi film dokumenter yang mengangkat kearifan lokal, tradisi, dan kehidupan sehari-hari masyarakat adat Mentawai secara otentik. Karya audiovisual ini rencananya akan didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta dipromosikan hingga tingkat internasional sebagai langkah pengarusutamaan kebudayaan Indonesia di panggung global.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fatur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Sarbin Sehe, Wakil Gubernur Maluku Utara, dalam seminar Road to Go Public di Ternate 2025

    Tambang Bukan Segalanya: Aktivis PMII Yogyakarta Menanggapi Pemikiran Visioner Wagub Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Muzsta Oscar
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Baru-baru ini publik diramaikan dengan kabar yang cukup mencengangkan: pertumbuhan ekonomi Maluku Utara berhasil melesat hingga 32,09% (yoy) pada kuartal II 2025, menurut catatan Databoks yang bersumber dari Badan Pusat Statisik (BPS). Angka ini menempatkan Maluku Utara sebagai salah satu daerah dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Namun, di balik euforia tersebut, ada satu […]

  • Road to Toadore Fest Vol. II: Gema Budaya Tidore Mengalun di Yogyakarta

    Road to Toadore Fest Vol. II: Gema Budaya Tidore Mengalun di Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 536
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Yogyakarta | 22 Juli 2025, Semangat pelestarian budaya lokal kembali menggema di Yogyakarta melalui gelaran Road To Toadore Fest Vol. II yang mengusung tema “Budaya Tidore di Bumi Mataram: Jejak, Rasa, dan Nada.” Acara yang digelar pada Senin, 21 Juli 2025 di Ketok Studio, SaRanG Building Block 1, Kalipakis, Bantul, ini menjadi bagian dari […]

  • Anggota Fatayat NU Tidore membagikan sembako kepada warga sekitar

    Fatayat NU Tidore Kegiatan Rutin Bulanan Berbagi Sembako

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    Tidore (Balengko Space) – Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan kembali digelar dengan berbagi sembako kepada masyarakat sekitar, Selasa (30/9/2025). Program ini menjadi salah satu wujud kepedulian organisasi perempuan Nahdlatul Ulama terhadap warga yang membutuhkan. Pada kegiatan bulan ini, Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan berupa pembagian sembako disalurkan kepada dua keluarga penerima manfaat. Meski […]

  • Ketua Umum SEMMI Cabang Yogyakarta Alif Kelrey memberikan pernyataan kepada media terkait desakan pemberhentian Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra di Yogyakarta.

    SEMMI Yogyakarta Desak Syarikat Islam Copot Bintang Wahyu Saputra karena Rangkap Jabatan di BP2MI

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Yogyakarta, Alif Kelrey, mendesak Presiden Lajnah Tanfidziyah (LT) Syarikat Islam, Dr. Hamdan Zoelva, untuk segera memberhentikan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, yang diketahui merangkap jabatan sebagai Staf Khusus Menteri di Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Menurut Alif Kelrey, rangkap […]

  • Gambar Ilustrasi : Indonesiana.id

    ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Adalah membahas untuk menemukan dasar argumennya perihal titik temu-nuqthatu al-liqa’ akar konflik antara Israel dan Palestina yang sampai hari ini masih saja terjadi. Kita jadikan upaya maksimal sebagai dasar yang kuat secara teologi agar terciptanya sebuah hubungan perdamaian dan keselamatan yang hakiki antara Israel dan Palestina, karena ini adalah konflik etnik Yahudi dan etnik Arab-bukan […]

  • Sekretaris Departemen Advokasi Hukum dan Kebijakan HMP UGM, Moh. Resa, S.H. Source : Istimewa

    HMP UGM Mengecam Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Tual yang Menyebabkan Anak Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 22 Februari 2026 — Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (HMP UGM) mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brigade Mobil Polda Maluku di Kota Tual yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak di bawah umur. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Korban, pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal, […]

expand_less