Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Gurita ‘Bohir’ di Urat Nadi Demokrasi: Investasi Politik atau Perampokan APBN?

Gurita ‘Bohir’ di Urat Nadi Demokrasi: Investasi Politik atau Perampokan APBN?

  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 499
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Makhluk ‘Bohir’ atau dalam istilah tekhniknya adalah kumpulan manusia oligarki—kerjanya hanya merampok kekayaan rakyat, merupakan sebuah istilah yang banyak dikenal di berbagai negara yang menganut sistem demokrasi. Hanya saja memang dalam ekosistem politik dimungkinkan kaum oligarki ini tumbuh subur dan begitu cepat merasuki urat nadinya calon-calon Presiden, DPR, DPD, DPRD serta calon-calon kepala daerah—Gubernur—Bupati—Walikota di Indonesia. Ekosistem ini harus di menej dan dikontrol secara baik oleh para pihak yang bercalon itu, dan pasti ada ‘Bohir’-nya. Karena negara yang menganut ekosistem Presidensial seperti Indonesia, makhluk ‘Bohir’ ini pasti ada saja yang ikut bermain dibelakangnya. Makhluk ‘Bohir’ itu sulit untuk dihilangkan kemaujudannya. Kenapa? Karena ekosistem pemilihan umum di Indonesia ada dua. Pertama pemilihan umum Presiden pasti ada “bohir’-nya. Kedua, pemilihan umum—DPR—DPD—DPRD juga pasti ada ‘Bohir’-nya. Dan, lebih-lebih pada pemilihan kepala daerah pasti banyak ‘Bohir’-nya.

Ekosistem oligarki ini—mengamankan kepentingan bisnisnya merupakan pressure group—kelompok penekan yang memiliki kepentingan—interest yang berbeda-beda pada suksesi proses pemilihan umum dalam rangka ikut menentukan pergantian pucuk kekuasaan di Indonesia. Jadi, kesalahan kita selama ini adalah seringkali memaknai ‘Bohir’ itu memiliki kepentingan yang sama. Padahal faktanya para ‘Bohir’ itu mereka saling berkompetisi, berlomba-lomba, saling sikut sana—sini dengan menawarkan investasi capitalnya ke banyak partai politik—pasangan calon. Dan, jangan lupa bahwa ‘Bohir’ juga ini tidak bodoh—bahlul dalam meletakkan investasi capitalnya dalam mengambil bagian pada proses pemilihan umum Presiden, DPR, DPD, DPRD dan pemilihan kepala daerah di Indonesia. Para ‘Bohir’ tidak akan meletakkan telur-telurnya di satu keranjang, melainkan telur-telur itu akan diletakkan ke dalam banyak keranjang. Dalam rangka untuk memastikan agar investasi capitalnya aman—telurnya tidak akan pecah sia-sia. Karena jika telur-telur itu diletakkan pada banyak keranjang, maka telur-telur itu akan aman—tidak akan busuk bahkan selanjutnya banyak melahirkan telur-telur baru.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN FUAD & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Malut
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

    Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Nasir M. Ali (Pegawai Kementerian Haji Kota Ternate)
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Di banyak rumah, pemandangan itu semakin biasa. Anak duduk bersama keluarganya, tetapi pandangannya tertambat pada layar. Tubuhnya berada di ruang makan, sementara perhatian dan emosinya berkeliaran di dunia lain. Ia tertawa sendiri, menggeser layar tanpa henti, lalu marah ketika gawai diminta untuk diletakkan. Kita kerap menganggapnya sebagai kenakalan kecil atau gejala zaman. Padahal, di balik […]

  • Suasana kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Tangerang di Gedung Pemuda KNPI Kota Tangerang, Sabtu (14/03/2026).

    SAPMA PP Kota Tangerang Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama di Gedung KNPI

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Kota Tangerang — Pimpinan Cabang Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Tangerang menggelar kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama pada Sabtu (14/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pemuda KNPI Kota Tangerang yang berlokasi di Jalan A. Damyati No.28, RT 003/RW 006, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Acara […]

  • Ujb

    USHP Sowan ke Alumni UJB, Galang Dukungan untuk Seminar Nasional Living Law

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko Space) , 23 Maret 2026 – Unit Studi Hukum Perdata Universitas Janabadra (USHP) melaksanakan kegiatan sowan ke Jakarta dalam rangka mempererat hubungan dengan alumni sekaligus menggalang dukungan untuk program Living Law, Senin (23/3). Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pengurus dan anggota aktif USHP yang berangkat sejak pagi hari. Kunjungan difokuskan pada silaturahmi dengan […]

  • HIPMI Sleman Gali Peluang Ekonomi Berbasis Budaya Lewat Diskusi “Tosan Aji”

    HIPMI Sleman Gali Peluang Ekonomi Berbasis Budaya Lewat Diskusi “Tosan Aji”

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 726
    • 0Komentar

    balengkospace.com – Yogyakarta, 30 Mei 2025 – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC Sleman menggelar diskusi bertajuk “Tosan Aji: Sejarah, Koleksi dan Peluang Ekonomi ” pada Kamis (29/5), bertempat di Kopi Bukan Luwak, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan para pelaku usaha dan kolektor keris, termasuk Unggul Sudrajat (peneliti dan kolektor keris), Salim A Fillah […]

  • Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    Abdurahman bin Kamel Assegaf Kecam Keras Pernyataan Rasis Muhammad Fuad Riyadi terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Ternate, (28/3/25), Melalui pesan WhatsApp yang diterima pada 28 Maret 2025, Abdurahman bin Kamel Assegaf, Mudir Pondok Pesantren Al-Khairat Sasa dan anggota Abnul Khoirat, dengan tegas mengecam tindakan pernyataan rasis yang dilontarkan oleh Muhammad Fuad Riyadi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Fuad Plered, terhadap Guru Tua Al-Habib Asayid Idrus bin Salim Al-Jufri. Dalam pesan […]

  • Sejumlah kapal belum bisa melalui Selat Hormuz dekat pesisir Iran, pada 18 Juni 2026

    Perundingan AS Iran di Swiss Dimulai di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Perundingan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan resmi dimulai di Swiss pada Minggu (21/06/2026). Pertemuan krusial ini tetap berjalan meskipun militer Iran sempat melontarkan pernyataan sepihak terkait penutupan Selat Hormuz sebagai respons atas eskalasi serangan udara Israel di wilayah Lebanon selatan. Pihak militer AS sendiri langsung membantah klaim penutupan jalur maritim strategis tersebut. […]

expand_less