Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Strategi Konektivitas dan Jebakan Tata Ruang di Maluku Utara

Strategi Konektivitas dan Jebakan Tata Ruang di Maluku Utara

  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 357
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Maluku Utara menghadapi persoalan fragmentasi spasial. Dengan luas wilayah sekitar 3,15 juta hektare, yang terdiri dari sekitar 1,12 juta hektare daratan dan 2,02 juta hektare laut, Maluku Utara memiliki karakter geografis kepulauan yang strategis, kaya sumber daya alam, serta memiliki sejarah rempah yang mendunia.

Namun, karakteristik geografis tersebut belum sepenuhnya diterjemahkan dalam paradigma pembangunan. Laut masih sering diperlakukan sebagai batas, bukan sebagai penghubung. Pulau-pulau yang berdekatan secara geografis belum tentu terhubung secara ekonomi, sosial, dan pelayanan publik. Pembangunan masih terjebak dalam bias kontinental, padahal Maluku Utara membutuhkan paradigma yang menempatkan laut sebagai struktur utama konektivitas wilayah.

Paradoks ini semakin menarik ketika dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi. Ekonomi Maluku Utara tumbuh 13,73 persen pada 2024, lalu melonjak menjadi 34,17 persen pada 2025. Pada 2025, PDRB mencapai sekitar Rp133,62 triliun, dengan industri pengolahan tumbuh 62,64 persen dan ekspor barang dan jasa 40,13 persen.

Pertanyaannya kemudian: apakah pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi tersebut telah diikuti konektivitas dan pemerataan pembangunan antarpulau?

Sebab, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan spasial bukanlah dua hal yang otomatis berjalan bersamaan.

Data kesejahteraan menunjukkan perkembangan positif, tetapi belum menghapus seluruh persoalan. Persentase penduduk miskin Maluku Utara turun menjadi 5,59 persen pada September 2025, dengan jumlah penduduk miskin sekitar 74,81 ribu orang. Sementara itu, IPM Maluku Utara pada 2025 mencapai 72,52, meningkat dari 71,84 pada tahun sebelumnya.

Dengan demikian, Maluku Utara menghadapi sebuah paradoks baru:

pertumbuhan ekonomi meningkat sangat cepat, tetapi tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak hanya terkonsentrasi pada simpul industri tertentu, melainkan menyebar melalui jaringan konektivitas ke seluruh wilayah kepulauan.

Jebakan Bias Daratan dan Logistik yang Mahal;

Selama bertahun-tahun, paradigma perencanaan wilayah kita mengidap rabun jauh: sentrisme daratan. Pembangunan infrastruktur jalan digelontorkan secara masif, sementara urat nadi utama mobilitas masyarakat kepulauan, laut, belum sepenuhnya diperlakukan sebagai infrastruktur strategis.

Dalam wilayah kontinental, jalan dapat menjadi tulang punggung konektivitas. Tetapi dalam wilayah kepulauan seperti Maluku Utara, jalan hanya menyelesaikan persoalan konektivitas di dalam pulau. Begitu jalan berakhir di garis pantai, sistem konektivitas membutuhkan jaringan laut yang terjadwal, terintegrasi, terjangkau, dan dapat diandalkan.

Karena itu, persoalannya bukan semata-mata kurangnya jalan atau pelabuhan, persoalan utamanya adalah ketidakseimbangan cara kita membangun jaringan.

Pelabuhan tanpa trayek yang pasti tidak menciptakan konektivitas. Jalan tanpa simpul distribusi tidak otomatis menciptakan akses pasar. Kapal tanpa integrasi jadwal dan sistem logistik hanya menghasilkan mobilitas yang sporadis.

Akibatnya, masyarakat di pulau-pulau kecil menghadapi biaya ekonomi yang lebih tinggi untuk memperoleh barang, menjual hasil produksi, mengakses pendidikan, mendapatkan pelayanan kesehatan, maupun bergerak menuju pusat-pusat ekonomi.

Dalam konteks ini, konektivitas tidak boleh dipahami sekadar sebagai persoalan transportasi. Ia merupakan infrastruktur pemerataan.

  • Penulis: Abdul Kharis Musa Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
  • Editor: Muzstakim
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung RSUD Pratama Wasileo Mangkrak di Maba Utara Halmahera Timur

    RSUD Pratama Wasileo Mangkrak, Pemda Haltim Dinilai Abaikan Hak Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM – Dua tahun sejak diresmikan secara seremonial oleh Bupati Ubaid Yakub pada 10 September 2024, RSUD Pratama Wasileo di Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), hingga kini masih berdiri tanpa aktivitas pelayanan kesehatan. Kondisi RSUD Pratama Wasileo yang mangkrak ini memantik sorotan tajam dari Advokat dan Praktisi Hukum asal Desa Wasileo, Abdul Haris […]

  • Suasana pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Fakultas Inovasi Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) angkatan 2022 yang digelar di Aula Kampus Utama Unutara, Ternate, Sabtu (10/1/2026). (Sumber foto: Humas Unutara)

    FIP Unutara Gelar Pembekalan PPL, Siapkan Calon Guru Adaptif Berbasis Nilai Aswaja

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Ternate — Fakultas Inovasi Pendidikan (FIP) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menggelar kegiatan pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa angkatan 2022, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kampus Utama Unutara dan diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta PPL. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor […]

  • Anggota DPR RI Irine Yusiana Roba Putri saat memberikan paparan Kunjungan Kerja Komisi V di Hotel Bella Ternate.

    Kawal Konektivitas Kepulauan, Irine Roba Desak Percepatan Infrastruktur di Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 483
    • 0Komentar

    TERNATE, BALENGKO SPACE – Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menekankan pentingnya pemerataan kualitas infrastruktur dan transportasi di Provinsi Maluku Utara, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hal tersebut ditegaskannya dalam agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi V DPR RI di Hotel Bella, Ternate, Rabu (22/4/2026). Irine menyatakan bahwa fokus […]

  • Dr. Fahrul Abd. Muid Calon Ketua IKA PMII Maluku Utara 2025

    Visi-Misi Dr. Fahrul Abd. Muid untuk Kemajuan IKA PMII Maluku Utara

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, IKA PMII Maluku Utara akan segera mengadakan pemilihan ketua. Salah satu calon kandidat yang diunggulkan adalah Dr. Fahrul Abd. Muid, S.Th.I, MA, seorang akademisi IAIN Ternate dan UNUTARA. Beliau digadang-gadang akan maju dalam pertarungan pemilihan sebagai Calon Ketua Umum PW IKA PMII Maluku Utara untuk masa khidmat 2025–2030. Dengan latar belakang sebagai kader PMII tulen, Dr. Fahrul […]

  • Gubernur Maluku Utara Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya KH. Abdul Ghani Kasuba

    Gubernur Maluku Utara Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya KH. Abdul Ghani Kasuba

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, (15/3/25), Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya KH. Abdul Ghani Kasuba, Lc, mantan Gubernur Maluku Utara periode 2014–2019 dan 2019–2024. Beliau wafat pada 14 Maret 2025, dan kepergiannya meninggalkan duka bagi seluruh masyarakat Maluku Utara. Dalam upacara persemayaman, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan […]

  • Dr. Lukman Tamhir, M.Pd saat pelantikan sebagai Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan (Tikep).

    Dr. Lukman Tamhir Dilantik Jadi Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 370
    • 0Komentar

    SOFIFI, BALENGKO SPACE – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tidore Kepulauan (Tikep) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Dr. Lukman Tamhir, S.Ag., M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 1 Kota Ternate, resmi dilantik menjadi Kepala MAN 2 Tikep pada Selasa (21/04/2026). Pelantikan jebolan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini membawa harapan besar […]

expand_less