Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » KABAR NUSANTARA » Hied : Dari Dinding Kosong Karawang ke Karya Penuh Makna

Hied : Dari Dinding Kosong Karawang ke Karya Penuh Makna

  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
  • visibility 547
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Foto : Hied

Ketika seni jalanan bertemu dengan kreativitas tanpa batas, nama Hied hadir sebagai salah satu seniman graffiti yang mencuri perhatian. Dengan gaya unik dan energi khas anak muda, Hied berbagi cerita tentang perjalanan, inspirasi, tantangan, dan harapannya untuk dunia graffiti di Indonesia.

Perjalanan Awal: Dari Coretan Iseng ke Seni Bermakna

“Aku mulai suka graffiti sejak SMA,” ujar Hied mengawali ceritanya. Bagi Hied, graffiti adalah kebebasan berekspresi yang langsung terpancar dari dinding-dinding kosong menjadi karya yang penuh makna. “Kekuatan visualnya itu yang bikin aku jatuh cinta.” Dengan semangat dan kerja keras, Hied terus mengasah keterampilannya hingga dikenal sebagai salah satu seniman graffiti berbakat dari Karawang.

Inspirasi dan Gaya: Dari Kehidupan ke Dinding

Karya-karya Hied punya ciri khas yang sulit dilupakan: font graffiti yang unik dan ekspresif. Inspirasi datang dari berbagai hal, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga seniman graffiti yang ia kagumi, seperti MR.BAKERONER, SEMOR, dan KAISY. “Mereka punya energi keren yang ngasih aku ide-ide baru,” kata Hied. Dengan gaya yang terus berkembang, Hied berusaha menciptakan identitas seni yang personal namun tetap bisa diterima banyak orang.

Tantangan: Antara Cuaca, Stigma, dan Aturan

Di balik keindahan karya Hied, ada tantangan besar yang harus ia hadapi. Cuaca sering kali jadi kendala teknis, belum lagi stigma negatif masyarakat yang masih menganggap graffiti sebagai aksi vandalisme. “Selain itu, harus pintar-pintar juga menghindari konflik sama pihak berwenang,” tambahnya sambil tersenyum. Meski begitu, tantangan ini justru memacu Hied untuk terus berkarya dan membuktikan bahwa graffiti adalah seni yang layak dihargai.

Sentuhan Lokal: Karawang dalam Warna

Sebagai anak Karawang, Hied merasa budaya dan lingkungan sekitar punya pengaruh besar dalam karyanya. “Lingkungan di sini tuh ngasih banyak energi kreatif. Ada semacam hubungan emosional sama tempat ini,” jelasnya. Hal inilah yang membuat karya-karyanya punya elemen lokal yang membumi namun tetap relevan secara universal.

Pesan di Balik Coretan

Setiap karya Hied punya cerita dan pesan yang ingin disampaikan. “Aku pengen karya aku nyampein kebanggaan, kritik sosial, dan inspirasi buat berpikir kreatif,” ujar Hied. Baginya, graffiti bukan hanya soal estetika, tapi juga media untuk menyuarakan ide-ide yang mungkin sulit disampaikan lewat kata-kata.

Harapan dan Rencana: Graffiti untuk Semua

Ke depan, Hied berharap seni graffiti bisa lebih dikenal dan dihargai di Indonesia, khususnya di Karawang. “Aku pengen graffiti jadi wadah ekspresi yang positif dan inspiratif buat semua orang,” katanya penuh harap. Saat ini, Hied juga tengah merencanakan karya-karya baru dan kolaborasi dengan seniman lain untuk mengembangkan koneksi sekaligus memperkaya dunia graffiti lokal.

Dengan semangat dan visinya, Hied membuktikan bahwa seni graffiti bukan sekadar coretan, melainkan media yang penuh makna. Dari Karawang untuk dunia, Hied membawa pesan bahwa dinding-dinding kosong adalah kanvas yang menunggu untuk dihidupkan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga pasien melaporkan dugaan kelalaian pelayanan medis RSUD Sanana Kabupaten Kepulauan Sula.

    Keluarga Laporkan Dugaan Kelalaian RSUD Sanana yang Sebabkan Pasien Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 366
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Sanana, 16 September 2025 – Seorang warga Kabupaten Kepulauan Sula, Manaf Umaternate, resmi melaporkan dugaan kelalaian pelayanan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana. Laporan tersebut menyebut bahwa kelalaian petugas medis berujung pada meninggalnya putri kandungnya, Raina Umaternate, pada Sabtu (13/9/2025) dini hari. Kronologi Kejadian Berdasarkan pengaduan tertulis, pasien Raina Umaternate dibawa […]

  • Obat langka RSUD Jailolo

    Dasril Usman Dorong Pansus untuk Evaluasi Layanan dan Obat di RSUD Jailolo

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jailolo (BALENGKO) – Persoalan ketersediaan obat di RSUD Jailolo kembali menuai sorotan tajam. Di tengah klaim peningkatan pendapatan rumah sakit, pelayanan justru dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan, terutama terkait kelangkaan obat. Anggota DPRD, Dasril Usman, mengkritik keras penjelasan Direktur RSUD Jailolo yang dinilai tidak transparan dan cenderung menutupi persoalan mendasar. Ia menyoroti adanya ketidaksesuaian dalam […]

  • Ketua Ansor Malut Tegaskan Komitmen: Kritik Membangun untuk Kemajuan Maluku Utara

    Ketua Ansor Malut Tegaskan Komitmen: Kritik Membangun untuk Kemajuan Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Ternate, 25 April 2025 – GP Ansor Maluku Utara menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan pengawal kepentingan rakyat dalam puncak peringatan Harlah ke-91, Kamis (24/4/2025) di Ballroom Muara Ternate. Ketua GP Ansor Maluku Utara Syarif Abdullah menekankan peran strategis organisasi dalam penguatan sektor pangan dan pelestarian nilai-nilai kebhinekaan. “GP Ansor akan terus memperkuat kemandirian pangan Maluku Utara. […]

  • Sekretaris Departemen Advokasi Hukum dan Kebijakan HMP UGM, Moh. Resa, S.H. Source : Istimewa

    HMP UGM Mengecam Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Tual yang Menyebabkan Anak Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 22 Februari 2026 — Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (HMP UGM) mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brigade Mobil Polda Maluku di Kota Tual yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak di bawah umur. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Korban, pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal, […]

  • Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Umat

    Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara, Pererat Silaturahmi dan Komitmen Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Halmahera Utara (BALENGKO) – Halal Bi Halal KAHMI Halmahera Utara digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Halmahera Utara, Minggu (5/4/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Cafe Teras Kahino, Desa Popilo, Kecamatan Tobelo Utara itu dimulai pukul 20.30 WIT dan dihadiri oleh alumni HMI lintas generasi, tokoh […]

  • KH. Sarbin Sehe: Kesejahteraan Buruh, Kesejahteraan Bangsa

    KH. Sarbin Sehe: Kesejahteraan Buruh, Kesejahteraan Bangsa

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Ternate, Kamis (1/5/2025) -Menghormati buruh dan menjaga martabat bangsa menjadi pesan utama Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5/2025). Dalam keterangannya, KH. Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh buruh dan pekerja yang telah berkontribusi besar bagi pembangunan nasional. “Buruh adalah pekerja tangguh. Mereka tidak hanya berkontribusi di […]

expand_less