Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 469
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PULAU MOROTAI (BALENGKO) , 22 Januari 2026 – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Persiapan Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (22/1). Massa menuntut keadilan terkait penyaluran bantuan sosial serta transparansi proyek pembangunan di daerah tersebut.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 09:30 hingga 12:00 WIT ini menyoroti dua isu krusial: ketidakmerataan bantuan bagi janda dan lansia, serta mangkraknya proyek Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Soroti Proyek Labkesmas dan Bantuan Sosial Koordinator Lapangan, Sutikno Sukamto, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera mengevaluasi pengerjaan proyek Labkesmas yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp15,3 Miliar. Proyek yang dikerjakan oleh PT Wahana Dimensi Indonesia tersebut dinilai molor dari kontrak 150 hari kerja.

“Kami mendesak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) segera memeriksa proyek Labkesmas. Sangat disayangkan, anggaran miliaran rupiah sudah dikucurkan, namun hingga tahun 2026 masyarakat belum bisa merasakan manfaatnya,” tegas Sutikno.

Senada dengan itu, Ketua Cabang PMII Persiapan Morotai, Rahmat Talib, mengkritik ketimpangan bantuan janda dan lansia. Menurutnya, dari total 2.280 sasaran penerima, realisasi di lapangan masih jauh dari harapan. Meski program ini sudah diluncurkan sejak 17 Agustus lalu, pencairan baru dilakukan untuk satu bulan (November), sementara Desember belum tersalurkan.

Enam Tuntutan Mahasiswa Selain dua isu utama di atas, massa aksi menyampaikan enam poin tuntutan tambahan kepada Pemda Morotai:

  1. Menagih janji Bupati terkait anggaran pemuda sebesar Rp200 juta.
  2. Meminta Kadis PUPR bertanggung jawab atas proyek pipa air bersih di Desa Juanga dan Desa Muhajirin.
  3. Mendesak kenaikan jumlah bantuan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
  4. Meminta Pemda dan TNI serius menyikapi isu keamanan global (Perang Dunia III).
  5. Segera memperbaiki fasilitas Pelabuhan Taman Kota.
  6. Menyelesaikan pembangunan talud dan jalan tani di seluruh wilayah Pulau Morotai.

Respon Pemerintah Daerah Massa aksi diterima langsung oleh Kepala Bappeda, Ahdad Hasan, dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Diana Pinangkaan, untuk melakukan audiensi (hearing).

Terkait bantuan sosial, Ahdad Hasan menjelaskan bahwa terdapat syarat ketat dalam penerimaan bantuan, yakni usia di atas 60 tahun dan aturan satu bantuan per Kartu Keluarga (KK). “Jika dalam satu KK terdapat dua calon penerima, maka salah satu harus diputus. Terkait temuan masalah di Desa Juanga, kami akan segera menindaklanjutinya,” jelas Ahdad.

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr. Diana Pinangkaan berjanji akan mengevaluasi pihak kontraktor PT Wahana Dimensi Indonesia. Ia menyatakan bahwa selaku Pengguna Anggaran (PA), dirinya telah melakukan pengawasan ketat terhadap PPK maupun penyedia.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh agar pihak penyedia segera menyelesaikan sisa pekerjaan dengan baik,” pungkas dr. Diana.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sahur On The Road Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta – Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar

    Sahur On The Road Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta – Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Yogyakarta, 9 Maret 2025 – Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar kegiatan Sahur On The Road pada Minggu, 9 Maret 2025. Acara ini berlangsung dari pukul 02.00 WIB hingga 05.00 WIB, dengan tema “Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar”. Acara ini bertujuan membagikan sahur kepada masyarakat Yogyakarta, khususnya kaum […]

  • Gubernur Maluku Utara Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya KH. Abdul Ghani Kasuba

    Gubernur Maluku Utara Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya KH. Abdul Ghani Kasuba

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, (15/3/25), Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya KH. Abdul Ghani Kasuba, Lc, mantan Gubernur Maluku Utara periode 2014–2019 dan 2019–2024. Beliau wafat pada 14 Maret 2025, dan kepergiannya meninggalkan duka bagi seluruh masyarakat Maluku Utara. Dalam upacara persemayaman, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy

    LBH Ansor Maluku Utara: Sengketa Lahan Ubo-Ubo Seharusnya Diselesaikan Secara Perdata dan Administratif, Bukan Pidana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyampaikan pandangan hukumnya terkait langkah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara yang memproses laporan pidana terhadap sejumlah warga Kelurahan Ubo-Ubo, Kota Ternate, dengan dugaan penyerobotan lahan dan memasuki pekarangan tanpa izin. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyatakan bahwa pendekatan pidana dalam […]

  • Menimbang Ulang Wacana Otonomi Daerah Baru: Antara Harapan, Realita, dan Tanggung Jawab Intelektual Muda

    Menimbang Ulang Wacana Otonomi Daerah Baru: Antara Harapan, Realita, dan Tanggung Jawab Intelektual Muda

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Jafar Noh | Pengamat Informasi.
    • visibility 1.745
    • 0Komentar

    Dalam membicarakan otonomi daerah, penting bagi kita memahami terlebih dahulu posisi dan fungsi otonomi dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Otonomi bukan sekadar jargon yang berpindah dari satu ruang diskusi ke ruang lainnya. Ia adalah proses kompleks yang menuntut kehati-hatian, legalitas, dan kesiapan dalam berbagai aspek. Pelaksanaan otonomi daerah tidaklah semudah membalikkan telapak tangan […]

  • FKIP Unkhair Kupas Cara Cerdas Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Gizi!

    FKIP Unkhair Kupas Cara Cerdas Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Gizi!

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Balengko Space – Ternate, 4 Juni 2025 program Studi PG-PAUD FKIP Universitas Khairun Ternate menggelar kuliah tamu bertema “Optimalisasi Asupan Gizi bagi Tumbuh Kembang Anak” pada Rabu (4/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran gizi dalam mendukung perkembangan fisik dan mental anak. Fahmil Usman, S.Gz., M.Gz., dosen Fakultas Kesehatan ISDIK Kie Raha, hadir […]

  • Faktor-Faktor yang Mendorong Seseorang Terjerumus dalam Dunia Prostitusi

    Faktor-Faktor yang Mendorong Seseorang Terjerumus dalam Dunia Prostitusi

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Pexels Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi, generasi muda kini lebih mudah memiliki akses atas apa yang mereka inginkan. Meskipun banyak yang hidup dengan keterbatasan ekonomi, hal tersebut tak selalu menghentikan mereka untuk memenuhi keinginan pribadi, terutama keinginan akan pengakuan dan pujian dari lingkungan sosial mereka. Untuk itu, banyak yang akhirnya memilih […]

expand_less