Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Faktor-Faktor yang Mendorong Seseorang Terjerumus dalam Dunia Prostitusi

Faktor-Faktor yang Mendorong Seseorang Terjerumus dalam Dunia Prostitusi

  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • visibility 586
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ilustrasi : Pexels

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi, generasi muda kini lebih mudah memiliki akses atas apa yang mereka inginkan. Meskipun banyak yang hidup dengan keterbatasan ekonomi, hal tersebut tak selalu menghentikan mereka untuk memenuhi keinginan pribadi, terutama keinginan akan pengakuan dan pujian dari lingkungan sosial mereka. Untuk itu, banyak yang akhirnya memilih jalan pintas, termasuk prostitusi, sebagai cara untuk mendapatkan uang dalam memenuhi keinginan mereka.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1998), prostitusi diartikan sebagai kesepakatan antara seorang pria dan wanita untuk melakukan hubungan seksual, di mana pihak pria membayar sejumlah uang sebagai kompensasi. Praktik ini umumnya dilakukan di tempat-tempat tertentu seperti lokalisasi atau hotel, sesuai dengan kesepakatan kedua pihak.

Secara etimologis, kata prostitusi berasal dari bahasa Inggris “prostitute” yang berarti pelacuran dan juga dari bahasa Latin “pro-stituere”, yang berarti membiarkan diri berbuat zina atau persundalan. Prostitusi, pada dasarnya, adalah tindakan menjual jasa seksual dengan imbalan tertentu.

Fenomena prostitusi, terutama di kalangan remaja, kini menjadi perhatian global. Di lansir dari UMI Medical Journal, sekitar 2 juta anak di dunia dieksploitasi secara seksual setiap tahunnya. Di Asia, diperkirakan ada antara 250.000 hingga 400.000 pekerja seks komersial (PSK), yang merupakan sekitar 30% dari angka global. Di Indonesia, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (2019) mencatat terdapat 230.000 PSK pada tahun 2019, dengan mayoritas berusia antara 17 hingga 25 tahun, tersebar di 168 lokasi.

Faktor-Faktor yang mendorong seseorang terlibat dalam prostitusi

Berikut ini adalah beberapa Faktor yang mendorong seseorang terlibat dalam prostitusi menurut Koentjoro (2004), antara lain:

  1. Materialisme: Keinginan untuk memiliki kekayaan sering kali membuat seseorang rela menghalalkan segala cara, termasuk terjun ke dunia prostitusi, yang dianggap sebagai cara cepat untuk memenuhi kebutuhan materi.
  2. Modeling: Banyaknya contoh sukses dari PSK yang berhasil mengumpulkan kekayaan membuat mereka menjadi model yang ditiru oleh orang lain. Keberhasilan materi ini memotivasi orang untuk mengikuti jejak mereka.
  3. Dukungan Orangtua: Dalam beberapa kasus, orangtua yang seharusnya menjadi pelindung justru mendukung anak perempuan mereka untuk terjun ke dunia prostitusi, demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga atau keinginan materi. Bahkan, ada yang memaksa anak mereka mengikuti jejak profesi ini.
  4. Lingkungan yang Permisif: Lingkungan sosial yang tidak memberikan kontrol yang cukup terhadap perilaku masyarakat dapat mendorong berkembangnya prostitusi. Jika lingkungan sekitar cenderung permisif terhadap pelacuran, praktik ini akan semakin meluas.
  5. Faktor Ekonomi: Keterbatasan ekonomi, baik karena kemiskinan maupun kebutuhan mendesak lainnya, sering kali menjadi alasan seseorang terjebak dalam prostitusi. Mereka melihatnya sebagai jalan untuk bertahan hidup dan meningkatkan taraf hidup.

Dengan berbagai faktor tersebut, prostitusi bukan hanya masalah individu, melainkan juga masalah sosial yang kompleks. Untuk mengurangi angka prostitusi, dibutuhkan upaya bersama dari masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan memberdayakan para korban untuk keluar dari jeratan ini.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Maluku Utara mendorong transparansi Dana Hibah Olahraga untuk

    Wagub Maluku Utara Tegaskan Dana Hibah Olahraga Wajib Dimanfaatkan sebaik mungkin

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 447
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – SOFIFI , Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan dana hibah olahraga harus di manfaatkan sebaik mungkin. Ia menyampaikan hal tersebut saat menyaksikan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Olahraga Provinsi Maluku Utara TA 2025 di ruang rapat Wakil Gubernur, Selasa (19/8). Sekretaris Daerah Maluku Utara menandatangani langsung NPHD […]

  • SISI GELAP KANTOR GUBERNUR MALUKU UTARA

    SISI GELAP KANTOR GUBERNUR MALUKU UTARA

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd. Muid
    • visibility 752
    • 0Komentar

    Eksistensi kantor Gubernur Maluku Utara, yang letaknya di gosale puncak Kota Sofifi-memang sangat strategis dan memiliki “panorama” yang indah jika dilihat oleh mata telanjang dari kejauhan oleh semua orang, dan kantor ini terlihat jelas dengan tampilan catnya yang berwarna putih, jika kita melihatnya di atas pesawat yang biasanya akan lending di bandara Babullah Kota Ternate. […]

  • Source : Istimewa

    Aksi Protes Nelayan Pulau Morotai di HUT ke-17

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Morotai (BALENGKO)– Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Pulau Morotai diwarnai aksi protes dari Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (Hippmamoro), Senin (30/3/2026) Aksi yang digelar di depan Gedung DPRD Pulau Morotai itu berlangsung sekitar pukul 12.00 WIT. Massa aksi menyuarakan tuntutan terkait keadilan dan kesejahteraan nelayan lokal yang dinilai […]

  • Sarbin Sehe Tiba di Ternate Setelah Pelantikan Sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara

    Sarbin Sehe Tiba di Ternate Setelah Pelantikan Sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    Sumber Foto: Gen Z Malut Ternate, (23/2/25) – Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota seluruh Indonesia masa jabatan 2025-2030 secara serentak di Istana Kepresidenan Jakarta, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, tiba di Ternate pada pukul 08.00 WIT. Setibanya di Ternate, Sarbin Sehe […]

  • Pelatihan Etnovideografi di Universitas Khairun: Meningkatkan Kemandirian Mahasiswa dalam Pembuatan Konten Sosial

    Pelatihan Etnovideografi di Universitas Khairun: Meningkatkan Kemandirian Mahasiswa dalam Pembuatan Konten Sosial

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, Kamis (20/2/25) – Program Studi Antropologi Sosial Universitas Khairun mengadakan pelatihan Etnovideografi pada Kamis, 20 Februari 2025. Kegiatan yang diadakan di ruang Program Studi Antropologi Sosial ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan bertujuan untuk mengajarkan teknik pengambilan gambar serta pembuatan video etnovideografi. Ariyo Dermawan, sebagai narasumber, menyampaikan materi dengan cara […]

  • Foto: PBSI dan HIMABIN Universitas Khairun melepas 70 mahasiswa peserta Pekan Pengabdian Masyarakat (PPM) di Kecamatan Oba Tengah, Desa Akesai, Sabtu (10/1/2026). Sumber foto: Istimewa

    PBSI dan HIMABIN Unkhair Lepas 70 Mahasiswa Ikuti PPM di Desa Akesai

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Ternate, 10 Januari 2026 — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) bersama Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMABIN) Universitas Khairun secara resmi melepas 70 mahasiswa peserta Pekan Pengabdian Masyarakat (PPM) yang akan bertugas di Kecamatan Oba Tengah, Desa Akesai, Sabtu (10/1/2026). PPM merupakan bagian dari kurikulum pendidikan tinggi berbasis pengabdian kepada masyarakat […]

expand_less