FIP Unutara Gelar Pembekalan PPL, Siapkan Calon Guru Adaptif Berbasis Nilai Aswaja
- calendar_month Sab, 10 Jan 2026
- visibility 88
- comment 0 komentar

Suasana pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Fakultas Inovasi Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) angkatan 2022, Sabtu (10/1/2026). (Sumber foto: Humas Unutara)
Ternate — Fakultas Inovasi Pendidikan (FIP) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menggelar kegiatan pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa angkatan 2022, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kampus Utama Unutara dan diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta PPL.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Dekan FIP, dosen pembimbing, serta sivitas akademika terkait.
Pembekalan ini menjadi tahapan wajib sebelum mahasiswa diterjunkan ke sekolah mitra, yakni MTs Sahabat Cendekia dan MTs Ma’arif Fitu, yang dijadwalkan mulai pada 12 Januari 2026.
Dekan Fakultas Inovasi Pendidikan, Mujais Apling, menegaskan bahwa kegiatan PPL tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai proses pembentukan identitas mahasiswa sebagai calon pendidik.
“PPL merupakan ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah. Di fase ini, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengembangkan kreativitas, serta tetap menjunjung tinggi nilai akhlakul karimah dan kearifan lokal Maluku Utara,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Kegiatan pembekalan dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan pemateri dari internal kampus. Sejumlah materi yang disampaikan antara lain pengenalan kultur sekolah oleh Taufik Abdullah, serta desain pembelajaran terintegrasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) untuk mata pelajaran IPA dan IPS yang disampaikan oleh Ade Haerullah dan Dr. Iswadi M. Ahmad, menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku.
Selain sesi pemaparan materi, mahasiswa juga mengikuti pelatihan microteaching sebagai sarana simulasi praktik mengajar sebelum terjun langsung ke ruang kelas.
Salah seorang peserta, Nasrullah Timula, mengapresiasi pelaksanaan pembekalan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan cukup membantu dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi situasi nyata di sekolah.
“Pembekalan ini memberikan gambaran yang jelas tentang peran guru, tidak hanya dalam menyampaikan materi, tetapi juga dalam membentuk karakter peserta didik,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjalankan PPL secara profesional dan bertanggung jawab. Melalui pembekalan ini, pihak fakultas berharap mahasiswa dapat berkontribusi positif di sekolah mitra serta menjadi calon guru yang inovatif, adaptif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman moderat.
- Penulis: Mursid Puko
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: UNUTARA

Saat ini belum ada komentar