Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » HIMAIT Universitas Alma Ata Gelar Aksi Sosial di Panti Asuhan Bantul

HIMAIT Universitas Alma Ata Gelar Aksi Sosial di Panti Asuhan Bantul

  • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
  • visibility 782
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta, 18 Mei 2025 (balengkospace.com) – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur (HIMAIT) Universitas Alma Ata kembali menunjukkan kepeduliannya lewat aksi sosial di Panti Asuhan Mustika Tama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 17 Mei 2025, pukul 15.30 hingga 20.00 WIB, mengusung tema “Satu Tindakan Kecil yang Melahirkan Cinta dan Merangkai Kebersamaan.”

Kegiatan dimulai dengan permainan interaktif yang melibatkan anak-anak panti. Gelak tawa dan kebahagiaan mengisi suasana sejak awal acara. HIMAIT juga membagikan hadiah berupa buku dan alat tulis sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme anak-anak.

Setelah sesi permainan, seluruh peserta dan anak-anak panti melaksanakan sholat Isya berjamaah, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.

Ketua HIMAIT: Mahasiswa Timur Bisa Jadi Teladan

Ketua HIMAIT, Jakariah, mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh anggota. Ia mengapresiasi semangat mereka yang aktif turun langsung dalam kegiatan sosial.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih atas semangat teman-teman HIMAIT. Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia Timur mampu memberi dampak positif di lingkungan sekitar,” ujar Jakariah.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengubah stigma negatif terhadap mahasiswa dari wilayah Timur Indonesia. HIMAIT berkomitmen membangun citra sebagai organisasi yang aktif, peduli, dan inspiratif di lingkungan kampus.

HIMAIT rutin mengadakan pembersihan masjid di sekitar kampus setiap dua bulan. Selain itu, mereka juga aktif menggalang donasi bagi korban bencana alam.

Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta, berhasil menorehkan prestasi Juara 1 tuernamen futsal antar kampus | Sumber foto : Istimewa

Di bidang olahraga, HIMAIT mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 dalam Lomba Futsal Antar Kampus. Ini membuktikan bahwa semangat mereka tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam bidang kompetitif.

Bang Musta, pendiri HIMAIT, mengungkapkan rasa haru melihat kekompakan adik-adiknya. Ia menyebut bahwa mereka bergerak atas dasar nurani, bukan sekadar formalitas organisasi.

“Kami, orang Timur, sering dianggap kasar. Padahal dari NTT, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, masyarakat kami sangat menjunjung tinggi toleransi,” ujar Bang Musta.

Potret bersejarah para Sultan dari empat kesultanan Islam tertua di Indonesia: Sultan Jailolo, Sultan Ternate, Sultan Tidore, dan Sultan Bacan. Keempatnya merupakan simbol kejayaan dan peradaban Islam di wilayah timur nusantara. 📝 Sumber foto: jendelakecildunia.com

Ia memberi contoh konkret: di NTT, masyarakat hidup rukun meski berbeda agama. Di Sulawesi Utara Manado, suasana saling menghormati begitu terasa. Bahkan di Maluku Utara, wilayah dengan empat Kesultanan Islam tertua di Indonesia yang terdiri dari Kesultanan Jailolo, Kesultanan Bacan, Kesultanan Tidore, dan Kesultanan Ternate, masyarakatnya hidup toleran dan tetap menghormati semua agama.

Perangkat adat Kesultanan Ternate bahkan terdiri dari berbagai latar belakang agama dan etnis. Jabatan Kapita Sarani, misalnya, dipegang oleh tokoh dari kalangan Nasrani, sementara Kapita Cina berasal dari komunitas Tionghoa. Keberagaman ini menjadi bukti nyata bahwa jauh sebelum terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, leluhur kami di Maluku Utara telah hidup dalam semangat toleransi dan kebersamaan.

Kami tidak pernah membeda-bedakan berdasarkan agama atau asal usul. Maka, jangan ragukan ketulusan hati kami. Toleransi bukan hal baru bagi kami, ia telah lama menjadi bagian dari identitas dan kehidupan masyarakat Maluku Utara” tegasnya.

Sebagai putra asli Ternate, ia menutup dengan refleksi pribadi,

“Di kampung, kami tidak pernah membedakan ras, suku, atau agama. Nilai-nilai itu tetap kami bawa saat merantau, maka dari itu kami sangat tidak suka dengan tindakan rasisme.”

Melalui aksi sosial ini, HIMAIT Universitas Alma Ata membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia Timur tidak hanya mampu berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka konsisten menciptakan perubahan positif, menyebarkan semangat toleransi, dan membangun citra mahasiswa Timur yang membanggakan.

  • Penulis: Arafik Ramli
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kekerasan Daycare Jogja

    Kasus Kekerasan Daycare Jogja: Praktisi Hukum Desak Polisi Gerak Cepat Lindungi Hak Anak

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA, BALENGKO SPACE – Mencuatnya dugaan Kasus Kekerasan Daycare Jogja yang melibatkan lebih dari satu korban memantik kekhawatiran publik. Praktisi hukum mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan tidak setengah hati dalam mengusut tuntas perkara yang mencederai hak-hak anak tersebut. Ketua Bidang Hukum dan HAM PB PII sekaligus Advokat GRS Law Office, Gusti Rian […]

  • KONSTRUKSI SEKOLAH RAKYAT

    KONSTRUKSI SEKOLAH RAKYAT

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Bahwa sesuai dengan amanah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang hendak mendirikan lembaga pendidikan wabilkhusus bagi anak-anak Indonesia yang kurang mampu (fuqara wal masakin) secara ekonomi (al-iqtishadiyyah) yang kemudian dinamakan dengan Sekolah Rakyat. Sekolah ini harus dimulai tahiyyat awalnya pada tahun 2025 dan target pendiriannya berjumlah 100 (seratus) Sekolah Rakyat diseluruh Indonesia selama lima tahun. […]

  • Di balik bencana, ada harapan yang terus dijaga. Kadikbud Maluku Utara menyerahkan seragam sekolah dan ijazah kepada siswa serta warga terdampak di Desa Sibenpopo, sebagai bentuk kepedulian agar pendidikan tetap berjalan. Play Button

    Di Tengah Musibah, Hak Pendidikan Tetap Dijaga: Seragam dan Ijazah Diserahkan di Sibenpopo

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Halmahera Tengah (BALENGKO) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengunjungi Desa Sibenpopo, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (17/4/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe terkait respons cepat terhadap masyarakat terdampak bencana sosial. Dalam kunjungan tersebut, Kadikbud bersama jajaran melakukan monitoring dan […]

  • Source : Istimewa

    UNIT STUDI HUKUM PERDATA MULAI AUDIENSI DENGAN KESBANGPOL DIY UNTUK KEGIATAN “LIVING LAW”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Andika
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) – Unit Studi Hukum Perdata secara resmi memulai langkah awal pelaksanaan program Living Law melalui audiensi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta (Kesbangpol DIY), yang berlangsung di Kantor Kesbangpol DIY. Audiensi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung kegiatan akademik yang berbasis […]

  • Sinergi UNUTARA Forum Rektor PTNU resmi diperkuat dalam pelantikan pengurus baru di Gedung PBNU Jakarta demi akselerasi tata kelola riset nasional.

    Sinergi UNUTARA Forum Rektor PTNU Dorong Tata Kelola Riset Nasional

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Mustakim
    • visibility 238
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, JAKARTA – Langkah strategis untuk mendongkrak mutu pendidikan tinggi di wilayah kepulauan terus digelorakan oleh civitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA). Kampus hijau dari jazirah Moloku Kie Raha ini dilaporkan terlibat aktif dalam agenda nasional yang digagas oleh Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU di Jakarta, 8–9 Juni 2026. Kehadiran […]

  • Kesehatan sebagai Pondasi Kebangkitan Bangsa  Dari Boedi Oetomo ke Tantangan Abad 21

    Kesehatan sebagai Pondasi Kebangkitan Bangsa Dari Boedi Oetomo ke Tantangan Abad 21

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ariyo Dermawan
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional sebuah tonggak penting dalam sejarah perjuangan kita menuju kemerdekaan. Tanggal ini merujuk pada berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, organisasi modern pertama yang menjadi simbol awal tumbuhnya kesadaran nasional di kalangan anak bangsa. Namun, tahukah kita bahwa Boedi Oetomo lahir dari rahim dunia kesehatan? […]

expand_less