Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Resmi dilantik, Pengurus HIMAIT Universitas Alma Ata Berkomitmen Kawal Isu Ruang Hidup Masyarakat Adat di Indonesia Timur

Resmi dilantik, Pengurus HIMAIT Universitas Alma Ata Berkomitmen Kawal Isu Ruang Hidup Masyarakat Adat di Indonesia Timur

  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta (HIMAIT) resmi memulai babak baru kepengurusan. Prosesi pelantikan pengurus periode 2026-2027 tersebut berlangsung khidmat di Kantor Kelurahan Balecatur, Gamping, Sleman, D.I. Yogyakarta, pada Sabtu (27/06/2026).

Mengangkat tema besar “Saling Merangkul dalam Kebersamaan untuk Organisasi yang Kuat dan Maju”, agenda ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang merepresentasikan berbagai organisasi internal maupun eksternal kampus. Tak hanya itu, pelantikan ini juga turut dihadiri oleh perwakilan berbagai himpunan pelajar mahasiswa Indonesia Timur dari lintas kampus yang tersebar di Yogyakarta.

Dalam prosesi tersebut, Almizan Orowola resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum didampingi Muhammad Ikmal sebagai Wakil Ketua Umum. Duet kepemimpinan baru ini menggantikan pasangan Afif Sahli Buton dan Muhammad Kevin Sarkol yang bertindak sebagai ketua dan wakil ketua demisioner periode 2025-2026. Hingga saat ini, wadah kekeluargaan mahasiswa Indonesia Timur di Alma Ata ini tercatat menaungi sekitar 130 anggota aktif dari berbagai program studi.

Implementasi Semboyan Hidup di Perantauan

Dalam pidato sambutannya mewakili jajaran pengurus baru, Wakil Ketua Terpilih Muhammad Ikmal menekankan pentingnya komitmen kekompakan dan keaktifan dari seluruh elemen anggota. Menyadari posisi kolektif sebagai anak rantau di Yogyakarta, ia berharap ikatan kekeluargaan di internal organisasi dapat diresapi secara mendalam.

“Potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa katong samua basudara. Semboyan ini tidak boleh hanya sekadar menjadi slogan atau kata-kata manis belaka, melainkan wajib diwujudkan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari anak-anak HIMAIT. Kita harus saling peduli, peka, dan menyayangi satu sama lain,” cetus Muhammad Ikmal emosional.

Suasana pelantikan kian bermakna dengan kehadiran jajaran pendiri organisasi, salah satunya Musta. Mahasiswa tingkat akhir Universitas Alma Ata Yogyakarta yang akrab disapa Kaka Musta tersebut kini mengemban amanah sebagai Dewan Pengawas Organisasi. Dalam arahannya, Musta yang juga sebagai pendiri Himpunan Mahasiswa Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta menggarisbawahi bahwa rahim berdirinya HIMAIT didasarkan sepenuhnya pada rasa senasib sepenanggungan.

“Semua mahasiswa yang berasal dari Indonesia Timur di Universitas Alma Ata Yogyakarta adalah bagian utuh dari HIMAIT. Jangan pernah merasa asing, sekalipun kalian jarang berkumpul karena padatnya kesibukan akademik kampus. Kesibukan bukan berarti kalian menjadi asing lalu mengabaikan rumah sendiri,” tutur Musta.

Asah Soft Skill dan Kepekaan Isu Daerah

Lebih lanjut, Musta memantik daya kritis para pengurus baru agar tidak menutup mata terhadap dinamika sosiologis yang tengah melanda tanah kelahiran mereka di bagian timur nusantara, khususnya mengenai benturan ruang hidup dan kedaulatan adat.

“Akhir-akhir ini wilayah Indonesia Timur terus menjadi sorotan nasional. Mulai dari isu lingkungan pelik yang menyangkut operasional industri pertambangan yang merampas hak-hak serta ruang hidup masyarakat adat, hingga isu kesejahteraan sosial yang belum terdistribusi merata. Saya berharap seluruh anggota himpunan semakin peka, kritis, dan peduli terhadap isu-isu krusial tersebut, kajian-kajian serta diskusi harus terus diadakan” pungkasnya tegas.

Sebagai informasi, HIMAIT Universitas Alma Ata pertama kali diinisiasi dan didirikan pada tahun 2024. Kepengurusan anyar ini merupakan generasi angkatan ketiga dengan persebaran anggota serta alumni yang mencakup wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Selain menjadi ruang bernostalgia kedaerahan, organisasi ini didesain sebagai laboratorium inkubasi bakat mahasiswa di luar ruang kuliah formal. Anggota digembleng untuk menguasai berbagai keterampilan sekunder (soft skill) penunjang dunia kerja, mulai dari kemampuan berbicara di depan publik (public speaking), pemecahan masalah (problem solving), seni sastra, hingga literasi menulis. Melalui bekal tersebut, restrukturisasi SDM Indonesia Timur diharapkan mampu bersaing secara global pascakelulusan, sekaligus membangun jejaring alumni yang solid untuk saling membesarkan.

(BS/Red)

  • Penulis: Musta
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan illegal logging CV Anugerah Empat Mandiri di hutan Sula

    Dugaan Illegal Logging di Sula, LBH PB PMII Desak Pencabutan Izin CV AEM

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 2 April 2026 – Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LBH PB PMII) mengecam dugaan praktik illegal logging oleh CV Anugerah Empat Mandiri (AEM) di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Perusahaan tersebut diduga melakukan penebangan kayu di luar area izin, berdasarkan hasil investigasi PC PMII Kepulauan Sula dan laporan masyarakat. […]

  • Gambar buah pinang segar yang umum dikunyah di wilayah Indonesia Timur sebagai bagian tradisi dan kesehatan.

    Manfaat dan Bahaya Buah Pinang bagi Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Buah pinang (Areca catechu) adalah tanaman tropis dari keluarga palma yang sangat populer di wilayah Indonesia Timur seperti Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Di daerah ini, pinang bukan hanya cemilan atau pelengkap sirih dan kapur, tetapi juga bagian penting dalam adat istiadat, ritual budaya, hingga aktivitas sosial sehari-hari. Kebiasaan mengunyah pinang […]

  • Tali bukan Solusi: Balengko Space Ajak Generasi Muda Pahami Isu Bunuh Diri

    Tali bukan Solusi: Balengko Space Ajak Generasi Muda Pahami Isu Bunuh Diri

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, Sabtu, (8/2/25) – Balengko Space sukses mengadakan workshop bertajuk “Tali Bukan Solusi dari Permasalahan yang Kamu Hadapi” yang membahas fenomena bunuh diri di Kota Ternate dari perspektif Psikologi dan Agama. Acara ini berlangsung di Only Six Coffee pada Sabtu, (8/2/25), pukul 16.00 WIT – 17.30 WIT, dengan sasaran utama mahasiswa […]

  • Silaturahmi Wakil Gubernur Jawa Barat dan Wakil Gubernur Maluku Utara: Pererat Kerja Sama Antarwilayah

    Silaturahmi Wakil Gubernur Jawa Barat dan Wakil Gubernur Maluku Utara: Pererat Kerja Sama Antarwilayah

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Ternate, 1 Mei 2025 — Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, melakukan kunjungan silaturahmi ke Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, Kamis malam (1/5), pukul 21.00 WIT. Pertemuan hangat ini berlangsung di kediaman resmi Wakil Gubernur Maluku Utara di Kota Ternate. Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antarprovinsi, khususnya dalam menjalin […]

  • Arti jahil murakkab

    Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Secara bahasa, kata jahil berasal dari bahasa Arab al-jahl yang berarti: tidak mengetahui, kebodohan, lawan dari ilmu. Orang yang jahil adalah orang yang tidak memiliki pengetahuan atau bertindak tanpa dasar ilmu. Sementara itu, beberapa ulama menjelaskan makna jahil sebagai berikut: Imam Al-Raghib Al-Ashfahani menjelaskan bahwa jahil adalah kosongnya jiwa dari ilmu dan pengetahuan yang benar. […]

  • Kolaborasi DKP dan Warga, Taman Lelong Ternate Dibersihkan dari Tanaman Air

    DKP Ternate Bersihkan Taman Lelong dari Tanaman Air pada Hari Clean Up Day

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 956
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Taman Lelong, salah satu ikon ruang publik di Kota Ternate, dipenuhi tanaman air yang mengganggu estetika dan fungsi kolam. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate turun tangan langsung melakukan aksi pembersihan pada Sabtu sore (27/9/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Clean Up Day. Kepala DKP Kota Ternate, Faisal Harun […]

expand_less