Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » LBH Ansor Ternate Apresiasi Abolisi Tom Lembong, Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kriminalisasi 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji

LBH Ansor Ternate Apresiasi Abolisi Tom Lembong, Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kriminalisasi 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji

  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 1.422
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

LBH Ansor Kota Ternate secara khusus meminta perhatian Presiden Prabowo terhadap kasus 11 warga masyarakat adat Sangaji di Halmahera Timur, yang saat ini sedang menjalani proses hukum karena mempertahankan hak ulayat mereka dari ancaman eksternal.

“Jika Presiden dapat melihat Tom Lembong sebagai sosok yang layak mendapat abolisi, maka kami mohon Bapak Presiden juga membuka mata atas kriminalisasi yang dialami masyarakat adat yang sedang memperjuangkan tanah dan hutan warisan leluhur mereka,” tegas Zulfikran.

Menurutnya, warga adat tersebut bukanlah pelaku kejahatan, melainkan korban dari sistem hukum yang mengabaikan kearifan lokal, hak konstitusional masyarakat adat, serta perlindungan negara terhadap komunitas-komunitas yang rentan terhadap tekanan korporasi.

Zulfikran mendesak pemerintah untuk menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap 11 masyarakat adat tersebut dan segera membuka ruang dialog yang setara dan bermartabat antara negara, aparat penegak hukum, dan komunitas adat.

“Tegakkan keadilan bukan hanya untuk mereka yang dekat dengan kekuasaan, tapi juga bagi rakyat kecil yang setia menjaga tanah airnya dengan cara paling terhormat. Keadilan harus ditegakkan secara adil untuk semua,” pungkasnya.(red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dialog publik Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur Yogyakarta (IKPM-HT) bersama PSPK UGM membahas ketimpangan kawasan transmigrasi Patlean, Halmahera Timur, di Gedung PSPK UGM, Yogyakarta, Selasa (13/1/2025). Dok. Balengko Space

    Datang dengan Harapan, Pulang dengan Masalah: Fakta Kawasan Transmigrasi Patlean Dibongkar di UGM

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko Space) — Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur Yogyakarta (IKPM-HT) Yogyakarta bersama Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar dialog publik bertajuk “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara”, Selasa (13/1/2025). Kegiatan yang berlangsung di Gedung PSPK UGM ini didukung oleh berbagai organisasi mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta. Dialog […]

  • DPRD Halteng Temui Mahasiswa di Yogyakarta, Bahas Beasiswa hingga Masa Depan Daerah

    DPRD Halteng Temui Mahasiswa di Yogyakarta, Bahas Beasiswa hingga Masa Depan Daerah

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.156
    • 0Komentar

    “Sebagai mahasiswa perantauan, kami berharap ada keberpihakan nyata dari pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan yang setara dan fasilitas yang layak,” kata Ishak Abidin, Presiden IKEMAP Halteng-Yogyakarta. Menanggapi hal itu, para legislator menyatakan komitmen untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa ke dalam forum pembahasan di DPRD. Mereka menekankan pentingnya pendidikan sebagai pondasi pembangunan daerah. “Kami datang bukan […]

  • Atasi Dampak Kabut Asap: Pemkab Morotai Liburkan Siswa 5 Hari dengan Sistem Fleksibel

    Atasi Dampak Kabut Asap: Pemkab Morotai Liburkan Siswa 5 Hari dengan Sistem Fleksibel

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Muh. Muzijad Mandea
    • visibility 423
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai tidak menutup kemungkinan memperpendek masa pembelajaran dari rumah bagi siswa menyusul kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah. Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan kebijakan pembelajaran dari rumah selama lima hari bukan keputusan yang bersifat mutlak. Pemkab akan menyesuaikannya dengan perkembangan kondisi udara […]

  • Debat Hukum USHP Janabadra 2026 sukses digelar. UMY raih juara 1 dalam kompetisi bertema kedaulatan masyarakat adat vs korporasi. Simak selengkapnya!

    Debat Hukum USHP Janabadra 2026: Mengupas Kedaulatan Masyarakat Adat di Tengah Arus Investasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Takdir (Hakim Ketua Unit Study Hukum Perdata FH JANABDRA)
    • visibility 297
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, BALENGKO SPACE – Unit Studi Hukum Perdata (USHP) Universitas Janabadra (UJB) sukses menyelenggarakan Civil Law Debate Competition (CLDC) atau Debat Hukum USHP Janabadra 2026. Kegiatan bergengsi ini mengusung tema kritis: “Negara, Korporasi, dan Kedaulatan Masyarakat Adat dalam Pusaran Kepentingan.” Bertempat di Yogyakarta pada Rabu (29/4/2026), kompetisi ini diikuti oleh berbagai universitas ternama di wilayah […]

  • Sampah Bukan Masalah, Tapi Peluang: Kenali Jenis Sampah Yang Bernilai Tinggi

    Sampah Bukan Masalah, Tapi Peluang: Kenali Jenis Sampah Yang Bernilai Tinggi

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Pexels Sampah sering kali dianggap kotor, tidak berguna, dan membawa aroma yang kurang sedap. Namun, tidak semua sampah hanya membawa dampak negatif bagi lingkungan. Jika dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi aset yang berharga, bahkan menghasilkan pundi-pundi rupiah. Berikut ini adalah beberapa jenis sampah yang bisa didaur ulang dan dijual, sekaligus membantu […]

  • Warga Kawasi dan WALHI melaporkan dugaan Dampak Lingkungan Harita Nickel Obi ke lima lembaga negara terkait bencana banjir lumpur merah yang berulang.

    Dampak Lingkungan Harita Nickel Obi Digugat Warga ke Lembaga Negara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Direktur Eksekutif Daerah WALHI Maluku Utara, Toety, menyatakan bahwa hasil analisis forensik lingkungan mengindikasikan adanya indikasi kelalaian dalam manajemen pengelolaan dampak lingkungan di wilayah tapak industri. Kritik Keras Predikat Hijau dan Label ‘Sustainability’ Kondisi ini memicu kritik keras dari Pengkampanye Anti-Tambang dan Energi Berkeadilan, Faizal Ratuela. Ia menyebut pemberian sertifikat atau predikat berkelanjutan (green labeling) […]

expand_less