Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » RSUD Jailolo: Paripurna yang Dipertanyakan

RSUD Jailolo: Paripurna yang Dipertanyakan

  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ketika sebuah rumah sakit meraih Akreditasi Paripurna, publik biasanya langsung membayangkan layanan yang nyaman, peralatan yang lengkap, tenaga medis yang bekerja dengan tenang, dan sistem manajemen yang berjalan rapi. Seperti hotel bintang lima, begitulah kira-kira bayangan dari Akreditasi Paripurna yang dihadiahi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo pada  penghujung tahun 2023.

Di atas kertas, prestasi ini tentu sangat membanggakan. Tapi apakah realitasnya sejalan? masyarakat dan tenaga kesehatan tentu tahu jawabannya – realitasnya tidak sesederhana sertifikat yang dipajang di dinding.

RSUD Jailolo adalah satu-satunya rumah sakit di Halmahera Barat. Artinya, tidak ada tempat rujukan lain bagi masyarakat untuk mencari pertolongan ketika sakit datang tiba-tiba. Semua harapan, semua kecemasan, semua pertaruhan nyawa tertumpuk di satu fasilitas ini. Olehnya itu, ketika akreditasi paripurna diumumkan banyak yang berharap besar. Mungkin akan ada perubahan, mungkin ini awal perbaikan, mungkin saja layanan akan menjadi lebih baik.

Namun justru setelah gelar itu diraih, berbagai keluhan mengalir tidak hanya dari luar, melainkan dari dalam. Tenaga medis, dokter spesialis, perawat pelaksana, dan orang-orang yang berjuang di garis terdepan, mengeluhkan hal-hal yang sangat mendasar. Bukan hal mewah, bukan permintaan berlebihan, tetapi kebutuhan pokok dalam pelayanan kesehatan. Obat sering kosong, alat pemeriksaan penunjang tidak tersedia, alat kesehatan habis pakai banyak yang tidak ada. Semua ini membuat tenaga medis bekerja dengan beban pikiran berlapis-lapis.

Bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik kalau alat sarana penunjang penegakan diagnosa dan pemberian terapi tidak tersedia? Padahal bulan November 2025, Klaim BPJS Rawat Inap dan Rawat Jalan RSUD Jailolo terbayarkan 1,7 Milyar. Ironisnya obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) banyak yang tidak tersedia.

Jalur transfer pasien yang terbuka tanpa penutup, pasien yang sedang dalam kondisi lemah, rentan, bahkan mungkin kritis, harus melewati jalur yang langsung terpapar hujan atau panas. Ini bukan hanya soal kenyamanan, Ini soal keselamatan dan martabat manusia dalam situasi sakit. Hal ini tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan standar penilaian Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Pasien.

Semua itu terasa janggal bila disandingkan dengan predikat Paripurna. Seakan ada jurang besar antara label dan kenyataan.

Jika melihat data Harmoni BPKP tahun 2025 Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat hunian tempat tidur tahun 2024 53,3%. Angka dibawah 60% menunjukkan tingkat pemanfaatan tempat tidur yang rendah dan dapat mengindikasikan adanya masalah dalam manajemen atau kualitas pelayanan Rumah Sakit .

Data ini tidak serta-merta menunjukkan kualitas buruk, tentu saja banyak faktor mempengaruhi. Tetapi data ini cukup menjadi pengingat, bahwa RSUD Jailolo memikul beban besar dan karenanya manajemennya harus benar-benar kuat, bukan sekadar kuat di dokumen akreditasi.

Tenaga kesehatan di RSUD Jailolo sudah bekerja keras. Mereka seringkali mengisi kekurangan dengan kreativitas dan keikhlasan, namun dedikasi tidak bisa selamanya menutupi masalah struktural. Karena pada titik tertentu, sistem manajemen yang menentukan apakah sebuah rumah sakit bisa melayani masyarakat dengan baik atau tidak.

Predikat Paripurna bukan sekadar gelar seremonial. Ia adalah janji – janji kepada masyarakat, bahwa rumah sakit ini memenuhi standar tertinggi dalam pelayanan. Namun ketika janji itu tidak sepenuhnya tampak dalam pelayanan sehari-hari, wajar jika muncul keresahan di berbagai ruang publik terkait pelayanan RSUD Jailolo.

RSUD Jailolo seharusnya bisa menjadi kebanggaan. Rumah sakit ini punya potensi besar, dengan predikat Paripurna, dengan dukungan Pemerintah Daerah, dan dengan tenaga kesehatan yang berdedikasi. RSUD Jailolo bisa menjadi contoh – bukan hanya contoh prestasi administratif, tetapi contoh mutu layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Maka dari itu, manajemen perlu membuka mata, melihat langsung apa yang terjadi di lapangan, mendengar keluhan tenaga medis tanpa defensif, melihat kebutuhan yang tidak terpenuhi, bukan sekadar membaca laporan di atas meja kerja. Meningkatkan kesejahteraan Pegawai, membenahi tata kelola obat, memastikan alat kesehatan tersedia, serta memperhatikan keamanan pasien. Hal-hal sederhana ini dampaknya luar biasa besar.

Masyarakat tidak menuntut rumah sakit yang sempurna. Mereka hanya berharap rumah sakit satu-satunya ini layak, aman, dan manusiawi. Akreditasi Paripurna adalah titik awal, perbaikan adalah langkah berikutnya. Harapan yang sederhana, tetapi sangat berarti untuk menjadikan RSUD Jailolo benar-benar sebagai rumah sakit berpredikat Paripurna.

Ini refleksi atas realitas yang sama-sama kita hadapi, bukan upaya menjatuhkan apalagi mempermalukan. Ini upaya untuk mengingatkan, bahwa ada tanggung jawab besar yang sedang ditanggung RSUD Jailolo – yang tidak bisa diselesaikan dengan janji manajemen yang hanya berakhir didepan mata kamera atau ujung pena pewarta.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendiri HIMAIT Universitas Alma Ata sekaligus Pengurus Pusat HIPNU, Muh. Rizki Mohtar, S.Kep (kanan), berfoto bersama Ketua LKNU PBNU masa khidmah 2022-2027, Dr. dr. M. Zulfikar As’ad, MMR (kiri), dalam rangkaian pelantikan pengurus Himpunan Perawat Nahdlatul Ulama (HIPNU) di Semarang pada tahun 2023. LKNU merupakan lembaga yang fokus pada penanganan kesehatan dan perlindungan sosial bagi warga Nahdliyin serta lingkungan pesantren. Sumber: Istimewa

    Keperawatan Universitas Alma Ata Raih Akreditasi Unggul, HIMAIT: Harapan Baru bagi Indonesia Timur

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 157
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) – Pencapaian akreditasi Unggul yang diraih Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Universitas Alma Ata mendapat respons positif dari berbagai pihak, salah satunya dari Muh. Rizki Mohtar, S.Kep, Pencapaian ini disambut positif sebagai momentum emas bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, khususnya bagi mahasiswa asal wilayah Indonesia Timur. Angin […]

  • Dari Harlah ke Tindakan Nyata: Ansor Tidore Gandeng Polisi Kawal Moderasi Beragama

    Dari Harlah ke Tindakan Nyata: Ansor Tidore Gandeng Polisi Kawal Moderasi Beragama

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Tidore, 24 April 2025 – Memperingati Harlah ke-91 GP Ansor, PC GP Ansor Tidore Kepulauan bersilaturahmi ke Polresta Tidore pada Kamis (24/4/2025) pukul 08.30 WIT. Kunjungan ini memperkuat sinergi antara pemuda Ansor dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan nilai kebangsaan. Rombongan dipimpin Kasatkorcab Banser Mustajam Harun. Plt. Wakapolresta Kompol Muhammad Jufri Dukomalamo, S.H., menerima mereka bersama […]

  • Sejumlah massa aksi dari Komite Mahasiswa Pemerhati Pembangunan Maluku Utara–Jakarta saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, (13/2). Mereka mendesak pengusutan dugaan korupsi proyek Embung Pulau Hiri senilai Rp13 miliar di BWS Maluku Utara. (Foto: Istimewa/Dok. Komite Mahasiswa)

    Dugaan Mafia Proyek di Embung Pulau Hiri, Komite Mahasiswa Minta KPK Bongkar Aliran Dana BWS Malut

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 126
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Komite Mahasiswa Pemerhati Pembangunan Maluku Utara–Jakarta kembali mengelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, pada Jumat (13/2). Aksi ini bertujuan mendesak penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan anggaran pada sejumlah proyek strategis di bawah kendali Balai Wilayah Sungai (BWS) […]

  • Sahur On The Road Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta – Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar

    Sahur On The Road Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta – Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Yogyakarta, 9 Maret 2025 – Himpunan Mahasiswa Lampung Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar kegiatan Sahur On The Road pada Minggu, 9 Maret 2025. Acara ini berlangsung dari pukul 02.00 WIB hingga 05.00 WIB, dengan tema “Kilometer Kebaikan: Langkah Kecil Arti Besar”. Acara ini bertujuan membagikan sahur kepada masyarakat Yogyakarta, khususnya kaum […]

  • Kadis Lingkungan Hidup Ternate Sambut Inisiatif Containder untuk Atasi Masalah Sampah di Kota Ternate

    Kadis Lingkungan Hidup Ternate Sambut Inisiatif Containder untuk Atasi Masalah Sampah di Kota Ternate

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 673
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, (1/2/25) – Setelah pertemuan yang produktif dengan Gubernur Maluku Utara, Ibu Sherly Tjoanda, perwakilan dari Containder langsung menuju Kota Ternate. Mereka melakukan identifikasi mendalam mengenai permasalahan sampah yang ada. Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari langkah yang sebelumnya dilakukan oleh Chiko Molle, yang beberapa minggu lalu meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota […]

  • KH. Sarbin Sehe Terima PGM Award 2025, Diakui sebagai Tokoh Berjasa dalam Pengembangan Madrasah di Maluku Utara

    KH. Sarbin Sehe Terima PGM Award 2025, Diakui sebagai Tokoh Berjasa dalam Pengembangan Madrasah di Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 495
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Jakarta, 23 Juli 2025 – Pengurus Pusat Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PP PGM Indonesia) melalui Pengurus Wilayah PGM Indonesia Provinsi Maluku Utara memberikan penghargaan bergengsi PGM Award 2025 kepada KH. Sarbin Sehe, atas dedikasinya dalam mengembangkan pendidikan madrasah di Provinsi Maluku Utara. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Hari Lahir (Harlah) ke-17 PGM Indonesia, […]

expand_less