Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » HIPHOP CULTURE » Saint Yowza: Menjaga Semangat HipHop di Kota Ruteng Lewat “Keep The Flame”

Saint Yowza: Menjaga Semangat HipHop di Kota Ruteng Lewat “Keep The Flame”

  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 385
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sumber Foto : Instagram St.Yowza

Musik HipHop semakin mendapat tempat di hati para pecinta musik Indonesia, bahkan di kota lain seperti Ruteng, Flores, NTT. Salah satu rapper yang terus menjaga semangat ini adalah Saint Yowza, yang baru saja merilis single terbarunya berjudul “Keep The Flame”. Dalam wawancara ini, Saint Yowza berbagi cerita tentang inspirasi, proses kreatif, dan perjuangannya untuk menjaga atmosfer HipHop di kampung halamannya.

Inspirasi di Balik “Keep The Flame”

“Keep The Flame” adalah sebuah lagu yang lahir dari semangat kebersamaan. Lirik di bagian chorus, seperti “We come and keep the flame, jadi jang coba padamkan. We come and keep the flame, hustle ni takkan terhentikan”, menggambarkan perjuangan Saint Yowza bersama komunitas Rap/HipHop di Ruteng untuk terus berkarya, meski tantangan sering datang menghadang.

“Ini tentang bagaimana saya dan teman-teman di Ruteng tetap menjaga atmosfer Rap/HipHop di kota kecil ini,” kata Saint Yowza. “Walau ada halangan, kami ingin menegaskan bahwa kami tidak akan berhenti menghasilkan karya.”

Proses Kreatif yang Penuh Eksperimen

Saint Yowza mengungkapkan bahwa meski proses kreatifnya tidak jauh berbeda dari sebelumnya, ada fokus lebih pada eksplorasi beat. “Saya menggunakan sampling dari lagu lawas untuk membuat musik Trap yang sesuai dengan selera saya,” jelasnya. Tantangan utama terletak pada proses memilih bagian lagu lawas yang tepat untuk dijadikan sample.

“Untuk lirik dan recording, prosesnya cukup lancar. Namun, pembuatan beat membutuhkan perhatian khusus, karena saya ingin hasilnya benar-benar menyatu dengan vibe lagu ini,” tambahnya.

Pesan untuk Pendengar

Bagi Saint Yowza, “Keep The Flame” adalah sebuah deklarasi. Pesan utama yang ingin disampaikan melalui lagu ini adalah bahwa semangat berkarya tidak boleh padam. “Saya dan teman-teman tidak akan berhenti untuk menjaga atmosfer Rap/HipHop di Ruteng. Kami ingin pendengar merasakan bahwa semangat kami adalah api yang terus menyala.”

Kolaborasi dan Dukungan Komunitas

Dalam lagu ini, Saint Yowza berkolaborasi dengan Soulroots, rapper senior yang memiliki pengalaman besar di Jogja. Proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Richard Yerussa alias Trappache Music, sementara produksi video melibatkan Renol, Riko, dan berbagai kolektif di Ruteng seperti Represent 0385, Distro McDev, dan Rolling Out Sunday.

“Dukungan dari teman-teman komunitas sangat luar biasa. Mereka membantu saya dari properti hingga lokasi video. Ini menunjukkan bahwa karya ini lahir dari semangat kolektif,” kata Saint Yowza.

Perkembangan Gaya Bermusik

Saint Yowza juga melihat adanya perubahan dalam pendekatan bermusiknya. “Saya semakin tertarik dengan beat Trap yang dipadukan dengan sample lagu lawas ala JID, serta ketukan beat ala Isaiah Rashad dan Aaron May,” ungkapnya. Eksplorasi ini mencerminkan evolusi Saint Yowza sebagai musisi yang terus tumbuh dan bereksperimen.

Menyalakan Api Semangat Rap/HipHop

Dengan “Keep The Flame”, Saint Yowza membuktikan bahwa meski berasal dari kota kecil, semangat untuk berkarya bisa menembus batas. Lagu ini tidak hanya tentang musik, tetapi juga tentang menjaga mimpi dan atmosfer HipHop di Ruteng, NTT.

Bagi Saint Yowza, api semangat itu harus terus menyala, dan ia ingin memastikan bahwa flame itu tak pernah padam. “Rap bukan hanya tentang lagu, tapi juga tentang budaya, komunitas, dan semangat untuk terus maju,” tutupnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasumber dari Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya memberikan pendampingan kepada peserta Pelatihan dan Sertifikasi Auditor Mutu Internal Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara di Kampus UNUTARA, Ternate.

    Unutara Perkuat Budaya Mutu Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Auditor Mutu Internal (AMI)

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 13 November 2025 — Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya mutu melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Auditor Mutu Internal (AMI). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memastikan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan optimal dan berkelanjutan. Pelatihan yang […]

  • KONSTRUKSI SEKOLAH RAKYAT

    KONSTRUKSI SEKOLAH RAKYAT

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Bahwa sesuai dengan amanah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang hendak mendirikan lembaga pendidikan wabilkhusus bagi anak-anak Indonesia yang kurang mampu (fuqara wal masakin) secara ekonomi (al-iqtishadiyyah) yang kemudian dinamakan dengan Sekolah Rakyat. Sekolah ini harus dimulai tahiyyat awalnya pada tahun 2025 dan target pendiriannya berjumlah 100 (seratus) Sekolah Rakyat diseluruh Indonesia selama lima tahun. […]

  • KETUA FATAYAT NU CABANG TIDORE

    Astuti Ardenan Terpilih Jadi Ketua Fatayat NU Tidore, Fokus Isu Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.378
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TIDORE – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Tidore resmi menetapkan Astuti Ardenan sebagai Ketua Umum periode 2025–2030. Pemilihan berlangsung pada Minggu (3/8/2025) di Kedai Sahabat, kawasan Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan. Astuti terpilih setelah mengantongi rekomendasi dari tujuh ranting Fatayat NU yang tersebar di delapan kecamatan di wilayah Tidore Kepulauan. Satu ranting lainnya […]

  • Pengurus GP Ansor Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat evaluasi akhir tahun 2025 di Basecamp Sudut Literasi, Desa Garajou, Kecamatan Oba Utara, sekaligus membahas penguatan ekonomi desa dan tindak lanjut program strategis organisasi. Sumber: Istimewa

    GP Ansor Tidore Tutup 2025 dengan Rapat Evaluasi dan Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan menutup akhir tahun 2025 dengan menggelar rapat pengurus di Basecamp Sudut Literasi, Desa Garajou, Kecamatan Oba Utara, Kamis (25/12/2025). Rapat ini difokuskan pada evaluasi kinerja organisasi selama satu tahun kepengurusan serta tindak lanjut pokok-pokok pikiran strategis dari sembilan kader terbaik pasca Pelatihan Kepemimpinan […]

  • Atasi Malas Belajar di Era Digital, Panduan Simpel untuk Generasi Muda

    Atasi Malas Belajar di Era Digital, Panduan Simpel untuk Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Di tengah kemudahan teknologi, semangat belajar sering kali justru tergerus oleh distraksi digital. Jika kamu merasa ponsel dan media sosial mulai mendominasi waktumu, ini saatnya beraksi! Berikut beberapa tips anti-malas yang dirancang untuk membuatmu kembali produktif dengan cara yang seru dan relevan: 1. Temukan “alasan” kamu belajar Apa alasanmu belajar? Apakah untuk meraih mimpi besar, […]

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Wakil Ketua GP Ansor Maluku Utara

    Ansor Maluku Utara Ketahanan Pangan Menuju Kemandirian

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Kata ‘Ansor’ diambil dari ismun-nama organisasi yang menaungi gerakan pemuda Nahdlatul Ulama. Dalam paruh pertama tahun 1900-an, ismun-nama ini dipilih oleh para ulama dan pendiri Gerakan Pemuda Ansor untuk organisasi pemuda NU. Penentuan ismun-nama ini bukan dilakukan secara asal-asalan-sembarangan, tetapi melalui proses tafakkur arrasikhun yang syamilah-mendalam. Organisasi pemuda NU ini pada akhirnya diberi ismun-nama ‘Ansor’, […]

expand_less