Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » SISI GELAP KANTOR GUBERNUR MALUKU UTARA

SISI GELAP KANTOR GUBERNUR MALUKU UTARA

  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • visibility 578
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Eksistensi kantor Gubernur Maluku Utara, yang letaknya di gosale puncak Kota Sofifi-memang sangat strategis dan memiliki “panorama” yang indah jika dilihat oleh mata telanjang dari kejauhan oleh semua orang, dan kantor ini terlihat jelas dengan tampilan catnya yang berwarna putih, jika kita melihatnya di atas pesawat yang biasanya akan lending di bandara Babullah Kota Ternate. Kantor Gubernur ini memiliki area yang sangat luas, dan didalamnya terdapat beberapa fasilitas yang dibangun dan berdampingan langsung dengan kantor ini, salah satunya adalah fasilitas bangunan rumah dinas Gubernur Maluku Utara yang saat ini fasilitas bangunannya banyak yang rusak karena kurang dipelihara oleh Gubernur sebelumnya, padahal ada yang namanya anggaran pemeliharaan gedung. Terdapat juga bangunan Masjid didalamnya sebagai tempat beribadah bagi para pegawai kantor ini yang beragama Islam. Tapi, kita tidak temukan bangunan rumah ibadah bagi pegawai yang beragama non-Islam di sana. Mungkin saja yang menjadi pertimbangan, kenapa tidak dibangunnya rumah ibadah bagi pegawai non-Islam, karena boleh jadi jumlah mereka sangat sedikit (minoritas) yang menjadi pegawai di kantor Gubernur Maluku Utara. Kantor ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan kompleks. Pada tahun 2010, pemerintah provinsi Maluku Utara mulai membangun kantor Gubernur di Sofifi. Perampungan proses pembangunan kantor tersebut dilakukan dalam beberapa tahun dan banyak menelan anggaran. Akhirnya, pada tahun 2014 kantor Gubernur ini pun secara resmi dibuka dan digunakan sebagai pusat pemerintahan daerah provinsi Maluku Utara di Kota Sofifi.

Tujuan pembangunan kantor Gubernur di Sofifi adalah, untuk memperkuat sistem pemerintahan provinsi Maluku Utara dan untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat Maluku Utara. Karena, dengan adanya kantor Gubernur ini, diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Maluku Utara. Kini, dengan adanya kantor ini, pengelolaan menejemen organisasi pemerintahan provinsi Maluku Utara dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Sejatinya, dari sisi pelayanan kepada masyarakat Maluku Utara dapat ditingkatkan lagi dengan adanya kantor Gubernur di Kota Sofifi. Salah satu dampaknya adalah akselerasi pembangunan infrastruktur di Kota Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara yang wajib dikembangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini untuk menuju menjadi Kota Modern, dan juga dapat ditingkatkan budaya etos kerja dan profesionalisme bagi para pegawai dengan adanya kantor Gubernur tersebut. Hari ini, kita sama-sama menyaksikan kantor Gubernur Maluku Utara di Kota Sofifi justru terlihat atapnya banyak yang bocor. Ketika tiba musim hujan maka kantor ini berpotensi dengan mudahnya air hujan akan tembus melanda lantai dasar kantor tersebut yang sangat merepotkan petugas cleaning service kantor ini memasang ember-ember di lantai dasar. Apalagi ditemukan adanya karpet yang dipasang di sekitar ruangan Wakil Gubernur yang tidak pernah diganti sampai hari ini. Ternyata kantor ini memiliki beberapa sisi gelap yang perlu saya, anda dan kita semua ketahui. Salah satu, sisi gelapnya adalah pernah terjadinya kelumpuhan aktivitas pemerintahan di kantor Gubernur Maluku Utara di Kota Sofifi, disebabkan karena kelangkaan bahan bakar minyak yang menyebabkan terganggunya transportasi laut spead boad yang setiap hari beroperasi terpaksa tidak bisa memboyong para pegawai kantor Gubernur Maluku Utara dari Kota Ternate ke Kota Sofifi, karena memang mayoritas pegawai kantor ini berdomisili di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan. Pada saat yang sama, sisi gelapnya juga bahwa tidak maksimalnya fungsi perumahan pegawai yang ada di Kota Sofifi yang memang fasilitasnya tidak memadai sehingga berpotensi sangat tidak nyaman untuk ditempati oleh para pegawai kantor ini.

Dari sisi gelap lainnya adalah, kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan pemerintahan daerah di dalam kantor Gubernur ini. Selalu saja adanya keterlibatan pejabat pemerintahan dalam kantor Gubernur ini yang berpotensi melakukan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pribadinya. Dan, kurangnya pelibatan partisipasi masyarakat Maluku Utara dalam proses pengambilan keputusan oleh kantor ini, dan juga kurangnya pengawasan secara internal pada proses pengelolaan organisasi pemerintahan di kantor Gubernur Maluku Utara. Juga sisi gelap kantor ini adalah secara fakta terdapat 2 (dua) mantan Bapak Gubernur kantor ini yang nasibnya harus berakhir di jeruji besi, karena terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi yang diputuskan oleh pengadilan tindak pidana korupsi. Pada sisi gelap selanjutnya, bahwa kantor Gubernur Maluku Utara pada jam kerja kantor bagi pegawainya terlihat cukup ramai di pagi harinya, tapi setelah jam istirahat akan terlihat perlahan-lahan suasana kantor ini menjadi sunyi-sepi, karena para pegawainya satu persatu pasti akan meninggalkan kantor ini dengan putar balik-haluan untuk kembali menuju Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.

Bagi pegawai yang akan mengerjakan tugas kantor di dalam ruangan, menurut sumber informasi bahwa jangan coba-coba dia bekerja dalam keadaan sendirian pada saat semua pegawai sudah pulang kantor, maka pasti yang akan terjadi adalah munculnya gerakan aneh tapi nyata yang terdengar olehnya, bahwa benar ada suara-suara “spok” yang aneh-aneh di kantor ini, misalnya ada suara makhluk gaib (bisa suara jin, meki, dan kuntilanak) yang membanting kursi dan meja, tiba-tiba terdengar suara air mengalir di toilet padahal tidak ada orangnya, dan tiba-tiba juga ada bayangan lewat yang dirasakannya pasti berasal dari makhluk gaib yang tidak lain dilakukan oleh bangsa jin dalam kantor Gubernur ini. Pada sisi gelap kantor Gubernur Maluku Utara inilah, yang tidak menjadi rahasia lagi bagi para pegawainya. Dan sisi gelap kantor yang satu ini, jika benar fenomena ini terjadi, sungguh sangat menyeramkan dan lebih-lebih sangat menakutkan bagi para pegawai kantor ini. Apalagi letak kantor ini memang jauh dari rumah-rumah penduduk di Kota Sofifi. Oleh karena itu, tidak ada ceritanya bagi para pegawai kantor ini, dapat melaksanakan pekerjaan lembur di luar jam kerja, dan lebih-lebih pekerjaan lembur dapat dikerjakan pada waktu malam hari, hatta pelaksanaan pekerjaan lembur itu ada bayarannya jika hendak dilaksanakan di dalam kantor Gubernur Maluku Utara. Aneh tapi nyata kawan! Memang, sangat menyeramkan kantor Gubernur ini kawan! Dan semoga sisi gelap kantor ini dapat segera diatasi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur yang memimpin saat ini. Demikian tulisan ini, semoga bermanfaat bagi pembacanya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • USHP Gelar Sowan Alumni di Jakarta, Perkuat Jejaring dan Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    USHP Gelar Sowan Alumni di Jakarta, Perkuat Jejaring dan Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Andika
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) , 27 Maret 2026 – Organisasi mahasiswa Unit Studi Hukum Perdata (USHP) kembali menggelar kegiatan sowan alumni sebagai upaya mempererat silaturahmi dan menggali pengalaman pascakampus. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari alumni terkait dunia kerja, organisasi, hingga kontribusi di masyarakat. Meski dengan keterbatasan dukungan, kegiatan tetap terlaksana melalui inisiatif […]

  • Anggota DPRD Pulau Morotai, Moh Akbar Mangoda, saat melaksanakan reses masa sidang I di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, menyerap aspirasi warga dan menyalurkan bantuan kepada lansia dan janda.

    Serap Aspirasi Warga Darame, Anggota DPRD Morotai Akbar Mangoda Fokus Infrastruktur dan Bantuan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Morotai (BALENGKO) – Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Moh Akbar Mangoda, melaksanakan reses masa sidang I di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan. Dalam sambutannya, Akbar menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD pada penutupan masa sidang, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 161 huruf (i). Ia […]

  • Source : Istimewa

    Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Lingkungan yang alami, aman dan nyaman selalu menjadi keinginan bagi setiap manusia, terutama dilingkungan kampus supaya Mahasiswa/i dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran terutama dalam menghadapi isu lingkungan yang semakin hari berdampak. Mahasiswa merupakan Agen Perubahan serta generasi penerus bangsa, selalu dituntut untuk mampu membawa perubahan dimanapun berada, termasuk dilingkungan kampus itu sendiri. Eksistensi kesadaran Mahasiswa […]

  • LBH Ansor Maluku Utara Laporkan Aksandri Kitong ke DPP Demokrat, Desak Sanksi Tegas hingga PAW

    LBH Ansor Maluku Utara Laporkan Aksandri Kitong ke DPP Demokrat, Desak Sanksi Tegas hingga PAW

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 2 April 2026 – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara resmi melaporkan Anggota DPRD Maluku Utara, Aksandri Kitong, ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Laporan tersebut disampaikan ke Mahkamah Partai Demokrat dan telah diterima secara resmi, ditandai dengan surat tanda terima pengaduan. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, S.H., menegaskan […]

  • REKONSILIASI DAN KONSOLIDASI IKA PMII  UNTUK MALUKU UTARA BANGKIT, INDONESIA MAJU

    REKONSILIASI DAN KONSOLIDASI IKA PMII UNTUK MALUKU UTARA BANGKIT, INDONESIA MAJU

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    Adalah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) yang mengikat para kadernya untuk tetap berjuang dalam rangka memberikan musa’adah (konstribusi) pemikiran, tenaga dan waktunya untuk terlibat aktif dalam pembangunan Maluku Utara bangkit dan Indonesia maju. Membantu kerja-kerja pemerintah, baik pusat maupun daerah pada konteks kerja-kerja Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, kerja-kerja siyasiyyah (politik) dan berkomitmen yang […]

  • Saremo Putera Tumbangkan Putera Usdek 1-0 di Laga Perdana Gurua Event XIII

    Saremo Putera Tumbangkan Putera Usdek 1-0 di Laga Perdana Gurua Event XIII

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 276
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com Gurua, Tidore – Saremo Putera sukses mencuri tiga poin penuh di laga perdana Gurua Event XIII setelah menaklukkan Putera Usdek dari Desa Ampera dengan skor tipis 1-0, Sabtu (14/6/2025) di Stadion Gurua, Tidore. Mewakili Kelurahan Tambula, tim besutan pelatih Bustamil M. tampil menekan sejak awal pertandingan. Dengan formasi 4-4-1, Saremo Putera menunjukkan permainan agresif […]

expand_less