Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » HIPHOP CULTURE » Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 407
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Foto : Instagram itssun_d

Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan.

Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua

Bakat rap Sun D sudah terlihat sejak remaja. Ketika masih duduk di bangku SMP, ia aktif mengikuti berbagai lomba rap dan menciptakan lagu bersama teman-temannya di Papua. Kecintaan ini sering kali membuatnya bermasalah di sekolah. Ia menghabiskan banyak waktu di rumah teman untuk membuat lagu, bahkan sampai bolos sekolah.

Setelah lulus SMA, Sun D sempat ingin meninggalkan dunia rap. Ia memilih melanjutkan kuliah di Bali dengan harapan menjauh dari dunia hip-hop, yang saat itu ia pikir tidak terlalu berkembang di sana. Namun, cinta pada rap ternyata tidak mudah dilupakan.

Bali: Titik Balik Kecintaan pada Musik

Di Bali, Sun D justru bertemu dengan idolanya, Ka Lipooz dan Saint Yowzha, yang juga merupakan pelaku hip-hop ternama. Takdir mempertemukan mereka, bahkan kamar kos Sun D bersebelahan dengan kedua rapper ini. Pergaulan ini memicu kembalinya semangat bermusik Sun D.

Bersama teman-teman dari berbagai daerah yang juga merantau ke Bali, Sun D membentuk grup rap MukaRakat. Kolaborasi ini menjadi tonggak awal karier musiknya di luar Papua. Namun, di tengah perjalanan, fokusnya pada musik membuat studinya berantakan. Atas saran sang ibu, Sun D akhirnya pindah ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah yang tertunda.

Jakarta dan Westwew: Rumah Kreatif Baru

Di Jakarta, Sun D bergabung dengan komunitas hip-hop Westwew, yang sebelumnya sudah dikenalnya lewat event di Bali. Bergabung dengan Westwew menjadi momen besar dalam hidupnya. Di sini, ia belajar banyak tentang industri musik, membangun jaringan, dan memperluas wawasan sebagai rapper.

“Setiap hari di Westwew adalah pengalaman berkesan. Gue belajar banyak, bukan cuma soal musik, tapi juga tentang hidup,” kata Sun D.

Inspirasi dan Identitas Budaya

Dalam setiap karya musiknya, Sun D selalu menuangkan pengalaman hidupnya sendiri. Baginya, membuat sesuatu yang tidak sepenuhnya dipahami tidak pernah menjadi pilihannya. Meski elemen budaya Indonesia Timur belum sepenuhnya tereksplorasi dalam karyanya, ia sering menggunakan bahasa daerah dalam lagu-lagunya sebagai bentuk penghormatan pada asal-usulnya.

Menurutnya, saat ini tidak ada lagi perbedaan besar antara rapper Indonesia Timur dan daerah lainnya. Dengan kemajuan teknologi, kolaborasi lintas daerah menjadi lebih mudah. Bahkan, karya anak-anak Indonesia Timur kini semakin diterima oleh masyarakat luas karena keaslian dan kealamian mereka.

Pesan untuk Generasi Muda

Bagi Sun D, perjalanan dari Papua hingga menjadi bagian dari Westwew adalah bukti bahwa mimpi bisa tercapai dengan kerja keras. Ia memegang prinsip untuk terus berkarya sebanyak mungkin.

“Kalau orang nggak dengerin gue, gue bakal berisik sampai mereka nengok,” ujarnya dengan penuh semangat.

Melalui musiknya, Sun D ingin menginspirasi generasi muda untuk tidak menyerah pada mimpi. Perjalanan ini baru permulaan, dan ia yakin bahwa dunia hip-hop Indonesia masih memiliki ruang besar untuk dieksplorasi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Guru Nasional: Pujian dan Derita yang Tak Pernah Selesai Diucapkan

    Hari Guru Nasional: Pujian dan Derita yang Tak Pernah Selesai Diucapkan

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Hari Guru Nasional selalu datang dengan suasana penuh penghormatan. Media sosial ramai, sekolah menggelar upacara, siswa membacakan puisi, dan berbagai instansi berlomba-lomba mengucapkan terima kasih kepada “pahlawan tanpa tanda jasa”.

  • Penulis : Mohammad Rifqi. Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    Pembangkangan Konstitusi: Kudeta Sunyi atas Kedaulatan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Penulis : Mohammad Rifqi. Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • visibility 94
    • 0Komentar

    “Pemilihan pejabat oleh DPRD bukan langkah maju. Bukan pendewasaan demokrasi. Bukan solusi konflik. Ini Adalah pembangkangan terhadap konstitusi,” Mohammad Rifqi. Konstitusi membuka dengan kalimat agung “Kedaulatan berada di tangan rakyat.” Namun dalam praktik politik mutakhir, kalimat itu tampaknya perlu direvisi menjadi “Kedaulatan berada ditangan rakyat selagi tidak merepotkan elite.” Wacana pemilihan pejabat publik oleh DPRD […]

  • Upacara HUT RI ke-80 di Lapas Jambula, Ternate

    Bukan Sekadar Upacara! Sambutan Wakil Gubernur Malut di HUT RI ke-80: Soroti Capaian Presiden

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 503
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – TERNATE – Sambutan Wakil Gubernur Malut pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapas Jambula, Ternate, Minggu (17/8/2025), menjadi sorotan utama. Ia menyampaikan amanat Presiden RI yang menekankan capaian strategis pemerintah di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Pemerintah mencatat kinerja positif di sektor ekonomi. Indonesia tumbuh 5,12% pada kuartal II 2025. Realisasi […]

  • Workshop OBE Prodi Kimia Unutara bersama pakar dari UHW Perbanas

    Prodi Kimia Unutara Gelar Workshop OBE untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 13 Oktober 2025 – Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menggelar workshop bertajuk “Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Pengembangan Sistem Evaluasi Perangkat Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung di kampus Unutara selama tiga hari, 13–15 Oktober 2025, dengan tujuan memperkuat penerapan kurikulum berorientasi hasil serta meningkatkan kualitas […]

  • Jas Putih Disematkan, Wagub Malut Hadiri Momen Sakral Fakultas Kedokteran Universitas Khairun

    Jas Putih Disematkan, Wagub Malut Hadiri Momen Sakral Fakultas Kedokteran Universitas Khairun

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 795
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate, 19 Juli 2025 — Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menghadiri Rapat Terbuka Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun (FKIK Unkhair) dalam rangka Pengambilan Sumpah Dokter Periode X Tahap III Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Banau, Kampus I Unkhair, Kelurahan Akehuda, Sabtu (19/7) pukul 09.00 WIT. Wakil Gubernur turut menyaksikan […]

  • Sejumlah massa aksi dari PMII Cabang Persiapan Pulau Morotai membentangkan spanduk tuntutan di depan Kantor Bupati, Kamis (22/1/2026). Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan proyek Labkesmas senilai Rp15,3 Miliar dan meratakan bantuan bagi lansia. Sumber foto : Istimewa

    Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 472
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO) , 22 Januari 2026 – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Persiapan Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (22/1). Massa menuntut keadilan terkait penyaluran bantuan sosial serta transparansi proyek pembangunan di daerah tersebut. Aksi yang berlangsung sejak pukul 09:30 […]

expand_less