Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Topeng Diplomasi, Wajah Agresi: Catatan Kelam dari Langit Teheran

Topeng Diplomasi, Wajah Agresi: Catatan Kelam dari Langit Teheran

  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Sabtu 28 Februari 2026, asap membubung di atas Teheran. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, nyaris menjadi sasaran. Amerika Serikat dan Israel secara resmi melancarkan serangan terhadap Iran, sebuah “hal yang dikhawatirkan sejak lama” akhirnya menjadi kenyataan .

Namun, apa yang sesungguhnya terjadi di kawasan Teluk bukanlah sekadar eskalasi milistik biasa. Ini adalah sebuah sandiwara geopolitik yang rumit, di mana diplomasi dipinang hanya untuk segera ditinggalkan, dan perang dikemas sebagai operasi “pencegahan” yang sah. Penulis mengajak dan analisis tajam, kita perlu membedah tabir ini. Siapa sesungguhnya aktor di balik perang, apa kepentingan tersembunyi di dalamnya, dan bagaimana dampaknya bagi tatanan dunia?

Perang sambil Negosiasi di Meja Bundar

Mari kita lihat kronologinya. Kamis, 26 Februari 2026, delegasi AS dan Iran bertemu di Jenewa (Swiss) untuk putaran ketiga perundingan nuklir. Mediator Oman bahkan optimis, menyebut “kesepakatan damai berada dalam jangkauan kita jika kita memberi diplomasi ruang” . Namun, tak sampai 48 jam kemudian, jet tempur F-35 dan F-22 AS yang memadati pangkalan di Timur Tengah bergerak, dan Israel mengebom Teheran.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, dengan sinis menyebut apa yang terjadi selanjutnya: “Si pendorong perdamaian sekali lagi menunjukkan tabiat aslinya. Semua perundingan dengan Iran hanyalah operasi pengecohan” . Kegeraman Moskow mungkin mengandung bias, tetapi di sinilah letak ironi terbesar abad ini. Perundingan yang digelar di Jenewa dan Wina (Arab Saudi) ternyata hanya menjadi “topeng” untuk menutupi persiapan perang yang sudah digerakkan berbulan-bulan sebelumnya.

Sejak awal Januari 2026, AS telah mengerahkan dua kapal induk terbesarnya, USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford ke kawasan . Enam pesawat tanker KC-46 mendarat di Israel pada akhir Februari , dan staf non-esensial kedutaan AS diperintahkan angkat kaki . Semua ini adalah indikator militer klasik yang “telah blinkat rött” atau “berkedip merah,” seperti diingatkan pakar Timur Tengah Anders Persson . Lantas, untuk apa perundingan digelar jika semua perlengkapan perang sudah dipasang? Jawabannya hanya satu: untuk menciptakan narasi bahwa “diplomasi telah gagal,” sehingga agresi menjadi sah di mata domestik dan internasional.

Teka-teki Israel

Fakta menarik lainnya terungkap dari dinamika internal sekutu. Laporan Politico yang dikutip media Kompas menyebutkan bahwa Gedung Putih menginginkan Israel yang mengambil serangan pertama . Mengapa? Karena Presiden Donald Trump ingin meyakinkan warganya bahwa “bukan AS yang memulai, tapi bisa menyelesaikan konflik itu” . Ini adalah manuver politik kelas kakap: menggunakan sekutu sebagai “peluru” pertama, lalu masuk sebagai “pahlawan” penyelamat.

Namun, Israel di bawah Benjamin Netanyahu ternyata tidak serta-merta menurut. Netanyahu menginginkan operasi akbar, bukan sekadar serangan terbatas. Tujuannya jelas untuk menggulingkan rezim Ayatollah Ali Khamenei . Bagi Tel Aviv, Iran adalah ancangan eksistensial yang harus dihabisi, bukan sekadar dilumpuhkan. Rob Geist Pinfold, pakar keamanan internasional dari King’s College London, menyebut Israel ingin AS untuk bertarung habis-habisan hingga Iran lumpuh total .

  • Penulis: Irfandi R. Hi Mustafa Akademisi Unutara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Usung Semangat Integritas dan Budaya, Rasti Kristanti Daramean Resmi Nahkodai IKEMAP Halteng–Yogyakarta 2026–2027

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 118
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) – Ikatan Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Halmahera Tengah–Yogyakarta (IKEMAP Halteng–Yogyakarta) resmi memulai babak baru kepemimpinan. Rasti Kristanti Daramean dilantik sebagai Presiden IKEMAP periode 2026–2027 dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Kalurahan Banguntapan, DIY, Sabtu (14/2). Pelantikan kali ini mengusung tema strategis: “Membentuk Generasi yang Berintegritas dan Berbudaya untuk Menuju IKEMAP […]

  • DPRD Halteng Temui Mahasiswa di Yogyakarta, Bahas Beasiswa hingga Masa Depan Daerah

    DPRD Halteng Temui Mahasiswa di Yogyakarta, Bahas Beasiswa hingga Masa Depan Daerah

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 840
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Yogyakarta, Sejumlah anggota DPRD Halmahera Tengah melakukan kunjungan silaturahmi ke Asrama Mahasiswa Halmahera Tengah di Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025). Kunjungan ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelajar Halmahera Tengah Yogyakarta (IKEMAP Halteng-Yogyakarta). Rombongan DPRD terdiri atas Junaidi Alting (Fraksi PKB), Hasmi Ridwan (Fraksi Gerindra), […]

  • Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Indonesia sedang berpacu dengan waktu untuk menurunkan prevalensi stunting demi menyelamatkan generasi masa depan. Berbagai kebijakan nasional telah digulirkan, mulai dari penguatan intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga edukasi masyarakat serta makan bergizi gratis di sekolah. Namun, satu faktor krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah besar adalah sanitasi dan pengelolaan sampah. Di beberapa daerah, […]

  • Sahrir Jamsin desak pencopotan Kadis Parpora Halbar Fenny Kiat dan audit anggaran pariwisata.

    Pariwisata Halbar Terpuruk, Sahrir Jamsin Desak Audit dan Copot Kadis Parpora

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 321
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Jailolo – 16 September 2025 – Pariwisata Halmahera Barat terpuruk meski anggaran miliaran rupiah digelontorkan setiap tahun. Festival Teluk Jailolo (FTJ) yang menelan anggaran miliaran rupiah pada 2023 hanya berakhir seremoni tanpa dampak ekonomi. Kontribusi PAD pariwisata pada 2024 bahkan tidak sampai Rp. 1 miliar. Mahasiswa ekonomi asal Halbar, Sahrir Jamsin, menilai Kepala […]

  • Bedah Buku “Feminis Nusantara”: Ruang Dialog Kritis PMII DIY Soal Gender dan Budaya

    Bedah Buku “Feminis Nusantara”: Ruang Dialog Kritis PMII DIY Soal Gender dan Budaya

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Arafik Ramli
    • visibility 635
    • 0Komentar

    balengkospace.com, Yogyakarta 18 Juni 2025, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui KOPRI PC PMII DIY menggelar talkshow dan bedah buku bertajuk “Feminis Nusantara”, Senin (16/6), di Kopi Nuri Concat, Yogyakarta. Acara yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Gus Ohan (Penulis Buku Feminis Nusantara sekaligus […]

  • Tumpukan Sampah Ancam Lautan : Containder Gandeng Gubernur Terpilih Maluku Utara, Bersatu cari Solusi Inovatif

    Tumpukan Sampah Ancam Lautan : Containder Gandeng Gubernur Terpilih Maluku Utara, Bersatu cari Solusi Inovatif

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Jakarta, (11/1/25) – Chiko Molle, Operations Manager Containder, bersama timnya mengadakan pertemuan penting dengan Gubernur Terpilih Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk membahas krisis sampah yang semakin memprihatinkan. Pertemuan ini dilatarbelakangi oleh viralnya video di media sosial beberapa waktu lalu, yang memperlihatkan tumpukan sampah plastik terbawa banjir di Kota Ternate hingga mencemari […]

expand_less