Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Sering Padam, DPRD Desak PLN Evaluasi Layanan dan Ingatkan Hak Ganti Rugi Konsumen

Sering Padam, DPRD Desak PLN Evaluasi Layanan dan Ingatkan Hak Ganti Rugi Konsumen

  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 380
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

MOROTAI (BALENGKO SPACE) – Kualitas pelayanan PT PLN (Persero) kembali menjadi sorotan tajam. Ketua Fraksi KNN DPRD, Moh. Akbar Mangoda, angkat bicara mengenai banyaknya keluhan masyarakat terkait gangguan pasokan listrik yang terus berulang. Menurutnya, listrik kini bukan lagi sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi secara maksimal.

Akbar menegaskan bahwa persoalan pemadaman listrik seolah menjadi “masalah klasik” yang terjadi dari tahun ke tahun tanpa ada perbaikan signifikan. Dampaknya tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga menyebabkan kerugian materiil bagi warga.

“Banyak konsumen yang mengeluh alat-alat elektronik mereka rusak akibat pemadaman mendadak. Pihak PLN semestinya menjadikan masalah di tahun-tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi serius untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Akbar Mangoda kepada media.

Dalam keterangannya, Akbar merujuk pada UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Regulasi tersebut secara tegas menyatakan bahwa konsumen berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan berhak menerima ganti rugi apabila terjadi pemadaman akibat kesalahan atau kelalaian pengoperasian oleh penyedia jasa.

Lebih lanjut, ia juga mengaitkan perlindungan tersebut dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK).

“Pada Pasal 19 UUPK, disebutkan bahwa pelaku usaha wajib memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, dan/atau kerugian konsumen akibat mengonsumsi barang dan/atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan,” jelasnya.

Langkah Hukum Jika Merasa Dirugikan

Akbar mengimbau masyarakat untuk lebih kritis dan berani memperjuangkan haknya jika merasa dirugikan oleh pelayanan PLN. Jika terjadi kerugian materiil maupun immateriil akibat kelalaian operasional, masyarakat berhak menuntut kompensasi.

Ia juga menyarankan langkah hukum yang dapat ditempuh apabila pihak PLN tidak memberikan respons positif terkait klaim ganti rugi tersebut.

“Jika kompensasi tidak diberikan, konsumen memiliki hak untuk melayangkan laporan atau pengaduan resmi melalui Ombudsman maupun Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK),” pungkas Akbar.

Melalui dorongan ini, diharapkan ada transparansi dan tanggung jawab yang lebih besar dari pihak PLN dalam menjaga stabilitas kelistrikan demi kepentingan publik.

  • Penulis: Muhammad Muzijad Mandea
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maluku Utara, dan berapa yang melesat keluar baik ke Jakarta maupun ke rekening korporasi di Shanghai dan Hangzhou.

    REZIM PAJAK di SEKTOR TAMBANG: Kebocoran Fiskal, dan Wacana Nasionalisasi Tambang di Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Hasrul Hi Kahar Mahasiswa Sosiologi - Yogyakarta
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Ada kalimat berbahaya yang keluar dari pejabat republik kita:“Hilirisasi Nikel Adalah Kemandirian Bangsa”. Tapi mari kita bedah kalimat itu sampai ke akarnya dengan angka di tangan, bukan dengan slogan. Di Maluku Utara, khususnya Halmahera Tengah dan Pulau Obi merupakan dua jantung industri nikel di Maluku Utara. pertanyaan yang jarang dijawab tuntas adalah siapa sebenarnya yang […]

  • Faturahman Djaguna Koordum Forum BEM DIY Terbaring Lemah di Rumah Sakit Bethesda

    Koordum Forum BEM DIY Tak Sadarkan Diri Aksi DPRD Jogja

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.518
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Unjuk rasa yang digelar Forum BEM se-D.I. Yogyakarta di depan Gedung DPRD D.I. Yogyakarta, Selasa (20/10/2026), diwarnai dugaan tindakan represif dari aparat keamanan. Koordinator Umum (Koordum) aliansi mahasiswa tersebut Faturahman Djaguna dilaporkan sempat tak sadarkan diri dan harus dilarikan ke rumah sakit. Aksi yang mengusung tema “Bangun Persatuan, Rebut Daulat Rakyat: Kartu […]

  • Ketua Cabang PMII Kota Ternate, Safrian Sula

    PMII Ternate Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Syarat Rekrutmen PPPK Paruh Waktu, Pemkot Diminta Beri Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Proses penerimaan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kota Ternate pada tahun ini menyedot perhatian publik. Program tersebut pada dasarnya dinilai positif karena menjadi langkah penataan birokrasi sekaligus memberikan kepastian status bagi tenaga honorer untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, munculnya dugaan adanya peserta yang lolos […]

  • Plt Rektor Unutara Sunaidin Ode Mulae saat penandatanganan Kontrak Hibah Penelitian Unutara di LLDikti Wilayah XII.

    Kontrak Hibah Penelitian Unutara Resmi Ditandatangani, Dorong Riset Berdampak bagi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 944
    • 0Komentar

    AMBON, BALENGKO SPACE – Kontrak Hibah Penelitian UNUTARA (Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara) dan pengabdian dosen resmi ditandatangani bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII. Prosesi ini berlangsung khidmat di Gedung Flamboyan, Kantor LLDikti Wilayah XII, Ambon, pada Rabu (29/4/2026). Penandatanganan ini dilakukan secara serentak oleh seluruh pimpinan perguruan tinggi se-Maluku dan Maluku Utara. […]

  • Filosofi tentang Waktu di Antara Kehilangan dan Cinta

    Filosofi tentang Waktu di Antara Kehilangan dan Cinta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Riki Arista
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Kehilangan datang sebagai penagihnya, sementara cinta hampir selalu datang sebagai janji. Waktu berdiri di antara keduanya, menentukan segalanya seperti hakim yang diam. Kita sering berpikir bahwa cinta adalah tentang perasaan, dan kehilangan adalah tentang nasib. Namun, jika kita melihat lebih dalam, keduanya adalah tentang waktu, tentang kapan kita bertemu, berapa lama kita bersama, dan kapan semuanya runtuh atau hanya menjadi kenangan.

  • Wajib Bawa Sampah Sendiri, OSIM MTsN 1 Pulau Morotai Luncurkan Gerakan “Pulang Bersih”

    Wajib Bawa Sampah Sendiri, OSIM MTsN 1 Pulau Morotai Luncurkan Gerakan “Pulang Bersih”

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Redaksi BS
    • visibility 181
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Dalam upaya nyata meningkatkan kesadaran lingkungan dan menjaga kebersihan sekolah, Pengurus Organisasi Intra Madrasah (OSIM) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pulau Morotai resmi menerapkan aturan baru bagi seluruh siswa. Aturan tersebut mewajibkan setiap siswa untuk membawa pulang sampah pribadi mereka sebelum meninggalkan area sekolah. Kebijakan ini mulai diterapkan secara ketat sejak […]

expand_less