Perkuat Akidah dan Visi ASWAJA, Mahasiswa UNUTARA Gelar Zikir Awal Tahun di Masjid Raya Ternate
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- visibility 160
- comment 0 komentar

Sejumlah mahasiswa semester satu Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) sedang melantunkan zikir dan doa bersama di Masjid Raya Al-Munawwar, Ternate, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat nilai-nilai Ahlusunnah Waljamaah (ASWAJA) dalam menyambut awal tahun baru. (Sumber Foto: Istimewa)
TERNATE (BALENGKO), 9 Januari 2026 – Mengawali kalender akademik tahun 2026 dengan semangat spiritual, mahasiswa semester satu Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) menggelar kegiatan zikir bersama dan khataman Al-Qur’an di Masjid Raya Al-Munawwar, Ternate, Kamis (8/1).
Kegiatan ini merupakan langkah konkret universitas dalam mewujudkan visi “Menciptakan Insan Toleran Berdasarkan Ahlusunnah Waljamaah (ASWAJA)”. Selain sebagai refleksi awal tahun, agenda ini bertujuan mencetak generasi yang memegang teguh nilai-nilai Islam yang diwariskan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat.
Rangkaian Ibadah yang Khidmat
Mahasiswa mulai memadati area masjid sejak pukul 17.00 WIT. Rangkaian kegiatan dimulai dengan bersuci (wudhu), dilanjutkan dengan salat sunnah Tahiyatul Masjid serta salat sunnah Rawatib. Puncak kekhusyukan terlihat saat seluruh mahasiswa melaksanakan salat Maghrib dan Isya berjamaah, yang kemudian disambung dengan pembacaan Surah Yasin serta khataman Al-Qur’an sebanyak 11 juz.
Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) UNUTARA, Firman Amir, M.Pd.I, yang memandu langsung kegiatan ini, menekankan bahwa zikir ini adalah upaya memperkuat fondasi akidah mahasiswa di tengah gempuran ideologi modern.
“Tujuan utamanya adalah memperkuat Aqidah Islamiyah yang terangkum dalam dua prinsip: keyakinan tulus pada ke-Esa-an Allah SWT dan kepercayaan utuh terhadap risalah Rasulullah SAW,” ujar Firman Amir di sela-sela kegiatan.
Menjawab Tantangan Zaman
Dalam tausiyahnya, Firman Amir mengutip Surah Al-Baqarah ayat 285 untuk mengingatkan mahasiswa akan pentingnya ketaatan yang utuh kepada Allah dan Rasul-Nya tanpa membeda-bedakan. Ia menegaskan bahwa di era degradasi filosofis dan dominasi materiil saat ini, akidah yang kuat adalah benteng utama.
“Keyakinan yang kokoh diharapkan mampu menguatkan akal bijak mahasiswa, memberikan ketenangan jiwa, serta mendorong naluri menuju puncak keluhuran budi pekerti. Inilah modal utama kita untuk membangun peradaban dan merajut masyarakat idaman di Maluku Utara,” tambahnya.
Kegiatan zikir awal tahun ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial, namun menjadi tradisi akademik di UNUTARA yang mampu melahirkan intelektual muslim yang moderat, toleran, dan memiliki kedalaman spiritual yang mumpuni.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar