Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 644
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sahabat Abu Bakar, namanya sangat gampang dizikirkan dan mudah diingat oleh kebanyakan orang yang pernah bershilaturrahim dengannya, nama ini sama dengan sebuah nama yang berismun Abu Bakar Ashshiddiq, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling dekat dan sangat dipercaya oleh Sang Nabi SAW. Khalifah pertama ini merupakan salah satu contoh model kepemimpinan umat yang ideal dalam peta sejarah peradaban Islam. Debut kepemimpinannya sebagai “Servant of God” atau ‘Abdullah (Hamba Allah) di pentas dunia ini. Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, ketika itu umat Islam mengalami “Vacuum of Power” (kekosongan kekuasaan). Maka nama Abu Bakar Ashshiddiq sangat viral dan kuat untuk mendapatakan dukungan sketika itu, dia yang merupakan sahabat Nabi SAW yang paling qarib dan sangat al-amin, dia pun dipilih dan dibai’at secara konsensus bersama oleh umat Islam pada saat itu sebagai khalifah pertama dalam sejarah peradaban Islam. Hanya saja kepemimpinannya hanya berjalan sekitar 2 (dua) tahun sangat singkat tapi sarat dengan kemajuan dan perkembangan Islam.

Dalam konteks sahabat Abubakar yang memulai kepemimpinannya dengan sedari awal sudah menyatakan dirinya sebagai “Servant of God” (‘Abdullah-Hamba Allah) dalam peta sejarah birokrasi di Provinsi Maluku Utara, memang sangat sulit dibendung proses kebagusan dalam karirnya, dia pertama kali menduduki jabatan sebagai kepala Biro Humas dan Protokoler Provinsi Maluku Utara, kemudian dia menjabat sebagai Kepala Biro Ekonomi Provinsi Maluku Utara. Karena kepiawaiannya dalam mengelola organisasi perangkat daerah (OPD) di pemerintahan Provinsi Maluku Utara, kemudian sahabat Abubakar terus dilantik sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara hingga saat ini. Ketika roda pemerintahan Provinsi Maluku Utara dalam keadaan transisi dalam kepemimpinannya, sahabat Abubakar pun berdasarkan ketentuan takdir dari Allah SWT melalui tangannya hamba Tuhan yang memiliki relasi kuasa, dia pun dilantik sebagai Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara yang berjalan kurang lebih 6 (enam) bulan memang sangat singkat tapi sarat dengan torehan prestasi dalam kepemimpinannya sebagai Pejabat Sekretaris Daerah. Itulah yang menyebabkan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos memberikan apresiasi untuk mengangkat sahabat Abubakar sebagai PLT. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Sahabat Abubakar dalam kepemimpinannya yang selalu menyatakan dirinya sebagai “Servant of God” (‘Abdullah-hamba Allah). Hal ini menunjukkan bahwa dia sedari awal menyadari bahwa kepemimpinannya bukanlah untuk kepentingan pribadi dan golongan, melainkan hakikat kepemimpinannya untuk berkhidmat atau melayani kepentingan umat Maluku Utara. Apalagi karakteristik kepemimpinan sahabat Abubakar menunjukkan pada beberapa karakteristik kepemimpinannya yang selalu berusaha menempatkan nomor wahid adalah ketaatannya untuk beribadah kepada Allah SWT dengan cara selalu istiqamah menjalankan perintah-Nya dalam debut kepemimpinannya.

Sahabat Abubakar sebagai “Servant of God” (‘Abdullah-hamba Allah) berusaha untuk selalau menjalankan keadilan dan kesetaraan dalam debut kepemimpinannya, tanpa membedakan antara atasan dan bawahan dalam gaya memimpin birokrasi, antara kawan maupun lawan, antara dirinya dengan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, apakah satu mazhab atau berbeda mazhab. Semunya diperlakukan secara ‘adil dan setara dengan prinsip bahwa kita semua sebagai “Servant of God” (‘Abdullah-hamba Allah). Sahabat Abubakar memiliki kompetensi dalam mengambil keputusan yang tepat dan al-hikmah (bijaksana), bahkan dalam situasi yang sulit pun pasti dia mampu mengatasinya tanpa menyakitkan hati orang yang berhubungan langsung dengan interest itu. Dan, lebih-lebih sahabat Abubakar memiliki kompetensi (al-quwwah) dalam mengelola peta konflik dalam menjaga kondusivitas relasi kekuasaan antara eksekutif dan legislatif secara khair (baik) dengan prinsip menjaga tawazzun (keseimbangan) atas keduanya demi mempertahankan nilai-nilai persatuan dalam bingkai ukhuwwah islamiyyah, ukhuwwah insaniyyah dan ukhuwwah wathaniyyah. Artinya, bahwa sahabat Abubakar sebagai “Servant of God” dalam kepemimpinannya tidak punya musuh donk kawan! Demikian secercah tulisan ini, semoga bermanfaat bagi pembacanya. Wallahu ‘alam bishshawab.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Fahrul Abd. Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Farhan mahasiswa Universitas Widyamataram Yogyakarta calon BEM

    Farhan, Wajah Baru Kepemimpinan Mahasiswa Widyamataram

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Yogyakarta selalu dikenal sebagai kota pelajar yang melahirkan generasi muda penuh semangat. Salah satunya adalah Farhan, mahasiswa Universitas Widyamataram Yogyakarta, yang kini siap maju dalam pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)bersama pasangannya Ecclesia. Farhan dikenal sebagai sosok yang aktif, komunikatif, dan peduli terhadap lingkungan kampus. Sejak awal kuliah, ia terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi dan kepanitiaan […]

  • LBH Ansor Ternate menyerahkan laporan ke Dewan Pers terkait pemberitaan sepihak

    LBH Ansor Ternate Laporkan Dugaan Pemberitaan Sepihak ke Dewan Pers

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO SPACE) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate melaporkan dugaan pemberitaan sepihak ke Dewan Pers Republik Indonesia. Laporan ini diajukan karena sejumlah pemberitaan media online JendelaNewsTV.com dinilai tidak berimbang dan mencederai kehormatan Yusri N. Samsudin, ASN Kementerian Agama Maluku Utara. Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran Bailussy, SH, menjelaskan bahwa pihaknya menempuh jalur […]

  • Seorang kader PMII memegang kotak donasi bertuliskan “Aksi Galang Dana Peduli Sumatera” sambil berdiri di pinggir jalan raya Gejayan, Yogyakarta, mengenakan jas almamater biru dan masker hitam.

    Aksi Solidaritas PMII Komisariat Wahid Hasyim UII Galang Dana untuk Korban Musibah di Sumatera

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 30 November 2025 — Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Wahid Hasyim Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan dana untuk membantu korban musibah di Sumatera. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 30 November 2025, di kawasan Perempatan Gejayan, Ring Road Utara, Yogyakarta. Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa […]

  • KKN UGM dan Akademisi Unipas Morotai Gelar Sosialisasi serta Aksi Tanam Mangrove di Desa Koloray

    KKN UGM dan Akademisi Unipas Morotai Gelar Sosialisasi serta Aksi Tanam Mangrove di Desa Koloray

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 186
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II yang bertugas di Desa Koloray, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, berkolaborasi dengan akademisi Universitas Pasifik (Unipas) Morotai dan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) menggelar kegiatan sosialisasi pemberdayaan biota laut serta aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosialisasi berlangsung di […]

  • Source : Istimewa

    Dari Sajdah ke Kesadaran: Ramadan dan Tanggung Jawab Menjaga Bumi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Gilang Hi Adam
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Di awal bulan Ramadan ini, mari kita berhenti sejenak. Sebab di tengah ibadah yang kita jalani, ada ketertindasan yang terus berlangsung di hadapan mata dan batin kita.Ramadan bukan sekadar menahan lapar, dahaga, dan nafsu. Ia seharusnya menjadi latihan empati—agar kita tidak lagi memandang penderitaan sebagai sesuatu yang biasa. Lebih dari itu, puasa adalah momentum kesetaraan. […]

  • Aksi Bersih Serentak Maluku Utara

    Wakil Gubernur Maluku Utara Buka Aksi Bersih WCD 2025 Sofifi

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Sofifi (BALENGKO SPACE) 20 September 2025 – Aksi Bersih Maluku Utara berlangsung di Pelabuhan Speed Sofifi dalam rangka World Clean Up Day (WCD) 2025. Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I, membuka kegiatan ini dan mengajak masyarakat menumbuhkan budaya hidup bersih. Kegiatan dimulai pukul 07.36 WIT. Sejumlah pejabat hadir mendampingi, antara lain Staf […]

expand_less