Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » SISI GELAP KANTOR GUBERNUR MALUKU UTARA

SISI GELAP KANTOR GUBERNUR MALUKU UTARA

  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • visibility 752
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Eksistensi kantor Gubernur Maluku Utara, yang letaknya di gosale puncak Kota Sofifi-memang sangat strategis dan memiliki “panorama” yang indah jika dilihat oleh mata telanjang dari kejauhan oleh semua orang, dan kantor ini terlihat jelas dengan tampilan catnya yang berwarna putih, jika kita melihatnya di atas pesawat yang biasanya akan lending di bandara Babullah Kota Ternate. Kantor Gubernur ini memiliki area yang sangat luas, dan didalamnya terdapat beberapa fasilitas yang dibangun dan berdampingan langsung dengan kantor ini, salah satunya adalah fasilitas bangunan rumah dinas Gubernur Maluku Utara yang saat ini fasilitas bangunannya banyak yang rusak karena kurang dipelihara oleh Gubernur sebelumnya, padahal ada yang namanya anggaran pemeliharaan gedung. Terdapat juga bangunan Masjid didalamnya sebagai tempat beribadah bagi para pegawai kantor ini yang beragama Islam. Tapi, kita tidak temukan bangunan rumah ibadah bagi pegawai yang beragama non-Islam di sana. Mungkin saja yang menjadi pertimbangan, kenapa tidak dibangunnya rumah ibadah bagi pegawai non-Islam, karena boleh jadi jumlah mereka sangat sedikit (minoritas) yang menjadi pegawai di kantor Gubernur Maluku Utara. Kantor ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan kompleks. Pada tahun 2010, pemerintah provinsi Maluku Utara mulai membangun kantor Gubernur di Sofifi. Perampungan proses pembangunan kantor tersebut dilakukan dalam beberapa tahun dan banyak menelan anggaran. Akhirnya, pada tahun 2014 kantor Gubernur ini pun secara resmi dibuka dan digunakan sebagai pusat pemerintahan daerah provinsi Maluku Utara di Kota Sofifi.

Tujuan pembangunan kantor Gubernur di Sofifi adalah, untuk memperkuat sistem pemerintahan provinsi Maluku Utara dan untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat Maluku Utara. Karena, dengan adanya kantor Gubernur ini, diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Maluku Utara. Kini, dengan adanya kantor ini, pengelolaan menejemen organisasi pemerintahan provinsi Maluku Utara dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Sejatinya, dari sisi pelayanan kepada masyarakat Maluku Utara dapat ditingkatkan lagi dengan adanya kantor Gubernur di Kota Sofifi. Salah satu dampaknya adalah akselerasi pembangunan infrastruktur di Kota Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara yang wajib dikembangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini untuk menuju menjadi Kota Modern, dan juga dapat ditingkatkan budaya etos kerja dan profesionalisme bagi para pegawai dengan adanya kantor Gubernur tersebut. Hari ini, kita sama-sama menyaksikan kantor Gubernur Maluku Utara di Kota Sofifi justru terlihat atapnya banyak yang bocor. Ketika tiba musim hujan maka kantor ini berpotensi dengan mudahnya air hujan akan tembus melanda lantai dasar kantor tersebut yang sangat merepotkan petugas cleaning service kantor ini memasang ember-ember di lantai dasar. Apalagi ditemukan adanya karpet yang dipasang di sekitar ruangan Wakil Gubernur yang tidak pernah diganti sampai hari ini. Ternyata kantor ini memiliki beberapa sisi gelap yang perlu saya, anda dan kita semua ketahui. Salah satu, sisi gelapnya adalah pernah terjadinya kelumpuhan aktivitas pemerintahan di kantor Gubernur Maluku Utara di Kota Sofifi, disebabkan karena kelangkaan bahan bakar minyak yang menyebabkan terganggunya transportasi laut spead boad yang setiap hari beroperasi terpaksa tidak bisa memboyong para pegawai kantor Gubernur Maluku Utara dari Kota Ternate ke Kota Sofifi, karena memang mayoritas pegawai kantor ini berdomisili di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan. Pada saat yang sama, sisi gelapnya juga bahwa tidak maksimalnya fungsi perumahan pegawai yang ada di Kota Sofifi yang memang fasilitasnya tidak memadai sehingga berpotensi sangat tidak nyaman untuk ditempati oleh para pegawai kantor ini.

Dari sisi gelap lainnya adalah, kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan pemerintahan daerah di dalam kantor Gubernur ini. Selalu saja adanya keterlibatan pejabat pemerintahan dalam kantor Gubernur ini yang berpotensi melakukan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pribadinya. Dan, kurangnya pelibatan partisipasi masyarakat Maluku Utara dalam proses pengambilan keputusan oleh kantor ini, dan juga kurangnya pengawasan secara internal pada proses pengelolaan organisasi pemerintahan di kantor Gubernur Maluku Utara. Juga sisi gelap kantor ini adalah secara fakta terdapat 2 (dua) mantan Bapak Gubernur kantor ini yang nasibnya harus berakhir di jeruji besi, karena terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi yang diputuskan oleh pengadilan tindak pidana korupsi. Pada sisi gelap selanjutnya, bahwa kantor Gubernur Maluku Utara pada jam kerja kantor bagi pegawainya terlihat cukup ramai di pagi harinya, tapi setelah jam istirahat akan terlihat perlahan-lahan suasana kantor ini menjadi sunyi-sepi, karena para pegawainya satu persatu pasti akan meninggalkan kantor ini dengan putar balik-haluan untuk kembali menuju Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.

Bagi pegawai yang akan mengerjakan tugas kantor di dalam ruangan, menurut sumber informasi bahwa jangan coba-coba dia bekerja dalam keadaan sendirian pada saat semua pegawai sudah pulang kantor, maka pasti yang akan terjadi adalah munculnya gerakan aneh tapi nyata yang terdengar olehnya, bahwa benar ada suara-suara “spok” yang aneh-aneh di kantor ini, misalnya ada suara makhluk gaib (bisa suara jin, meki, dan kuntilanak) yang membanting kursi dan meja, tiba-tiba terdengar suara air mengalir di toilet padahal tidak ada orangnya, dan tiba-tiba juga ada bayangan lewat yang dirasakannya pasti berasal dari makhluk gaib yang tidak lain dilakukan oleh bangsa jin dalam kantor Gubernur ini. Pada sisi gelap kantor Gubernur Maluku Utara inilah, yang tidak menjadi rahasia lagi bagi para pegawainya. Dan sisi gelap kantor yang satu ini, jika benar fenomena ini terjadi, sungguh sangat menyeramkan dan lebih-lebih sangat menakutkan bagi para pegawai kantor ini. Apalagi letak kantor ini memang jauh dari rumah-rumah penduduk di Kota Sofifi. Oleh karena itu, tidak ada ceritanya bagi para pegawai kantor ini, dapat melaksanakan pekerjaan lembur di luar jam kerja, dan lebih-lebih pekerjaan lembur dapat dikerjakan pada waktu malam hari, hatta pelaksanaan pekerjaan lembur itu ada bayarannya jika hendak dilaksanakan di dalam kantor Gubernur Maluku Utara. Aneh tapi nyata kawan! Memang, sangat menyeramkan kantor Gubernur ini kawan! Dan semoga sisi gelap kantor ini dapat segera diatasi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur yang memimpin saat ini. Demikian tulisan ini, semoga bermanfaat bagi pembacanya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    Solusi Digital Containder Atasi Sampah dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, 22 Februari 2025 – Ciko Molle, Operation Manager dari Containder, melakukan kunjungan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Ternate di Kecamatan Ternate Barat hari ini. Dari kejauhan, tumpukan sampah yang semakin menggunung menyambut kedatangan tim. Ciko menegaskan, masalah sampah harus segera ditangani secara serius agar tidak menjadi boomerang di masa depan. […]

  • Pengukuhan Paskibraka Maluku Utara 2025 oleh Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara.

    Pengukuhan Paskibraka Maluku Utara 2025 oleh Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 920
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 16 Agustus 2025 – Paskibraka Maluku Utara 2025 resmi menjalani prosesi pengukuhan pada Jumat Sore (15/8/25)  di Aula Nuku, lantai 2 Kantor Gubernur Maluku Utara . Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, memimpin langsung upacara pengukuhan dan bertindak sebagai Pembina Upacara. Beliau mengukuhkan para anggota dengan penuh khidmat dan menegaskan pentingnya […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe berbincang dengan mahasiswa saat kunjungan ke Asrama Babullah II Ternate di Manado, Senin (27/10/2025).

    Wakil Gubernur Maluku Utara Kunjungi Tiga Asrama Mahasiswa di Manado

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Manado (BALENGKO) – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, melakukan kunjungan ke tiga asrama mahasiswa asal Maluku Utara yang berada di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Senin pagi (27/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah. […]

  • Hari Kartini 2025: SD Negeri Ngrukeman Daerah Istimewa Yogyakarta Gelar Karnaval Anak Berbusana Adat

    Hari Kartini 2025: SD Negeri Ngrukeman Daerah Istimewa Yogyakarta Gelar Karnaval Anak Berbusana Adat

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 22 April 2025 – SD Negeri Ngrukeman memperingati Hari Kartini dengan menggelar karnaval budaya pada Senin, 21 April 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Sunan Kudus, RT 3, Ngrukeman, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ratusan siswa dan guru mengikuti longmarch sambil membawa spanduk serta […]

  • Source : Istimewa

    Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan, Massa SMIT Desak Kementerian ESDM Cabut IUP PT Arumba Jaya Perkasa

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 282
    • 0Komentar

    JAKARTA, 13 Februari 2026 (BALENGKO) – Solidaritas Masyarakat Indonesia Timur (SMIT) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat (13/2). Massa menuntut intervensi pemerintah pusat terkait sengketa pembebasan lahan yang melibatkan PT Arumba Jaya Perkasa di Desa Saramaake, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Koordinator […]

  • Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Indonesia sedang berpacu dengan waktu untuk menurunkan prevalensi stunting demi menyelamatkan generasi masa depan. Berbagai kebijakan nasional telah digulirkan, mulai dari penguatan intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga edukasi masyarakat serta makan bergizi gratis di sekolah. Namun, satu faktor krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah besar adalah sanitasi dan pengelolaan sampah. Di beberapa daerah, […]

expand_less