Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Ternate Krisis Kepercayaan: Pejabat Absen Dialog Sengketa Lahan, PC PMII Ternate Bereaksi

Ternate Krisis Kepercayaan: Pejabat Absen Dialog Sengketa Lahan, PC PMII Ternate Bereaksi

  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 911
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE – Ternate, Kamis (14/8/25) Sengketa lahan yang melibatkan Polda Maluku Utara (Malut) dan warga di kawasan Ubo-Ubo, Kayu Merah, dan Bastiong Karance di Ternate kini memasuki babak baru. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ternate dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate mengambil peran penting, menyoroti ketidakadilan dan potensi konflik sosial.

Pada Rabu malam (13/8/25) PMII Cabang Ternate mengadakan dialog publik dengan tema “Urgensi Sengketa Lahan Antara Polda dan Masyarakat Ubo-Ubo Kayu Merah, dan Bastiong Karance : Bagaimana Jalan Keluarnya? untuk mencari solusi, yang mengundang akademisi Hukum, perwakilan warga terdampak, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ternate dan Pemerintah Kota Ternate, tetapi perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ternate dan Pemerintah Kota Ternate tidak hadir. Dua kursi kosong ini, menurut PMII, menunjukkan kelemahan institusi terkait dalam menghadapi masyarakat.

“Forum ini adalah ruang akademik dan sosial untuk mencari solusi, bukan ajang saling menyalahkan. Tetapi, ketika pihak berwenang tidak datang, publik tidak bisa mendapatkan kejelasan,” kata Ketua PMII Cabang Ternate. Ia memperingatkan bahwa PMII akan menggeruduk kantor BPN dan Pemkot dengan massa yang lebih besar jika pengabaian ini terus berulang.

Akar masalahnya terletak pada sertifikat Hak Pakai atas nama Polri yang terbit sejak 1989. Polda Malut mengklaim sertifikat itu sebagai dasar kepemilikan lahan, tetapi warga telah mendiami, mengelola, dan membayar pajak lahan tersebut selama puluhan tahun. Bagi PMII, ini bukan hanya sengketa administrasi, melainkan persoalan keadilan substantif.

Keraguan Menghantui Janji Tukar Guling

Zulfikran A. Bailussy dari LBH Ansor menyoroti janji Sekda Kota Ternate tentang tukar guling (ruislag) lahan. Namun, ketidakhadiran Sekda dan perwakilan BPN dalam dialog menimbulkan keraguan besar.

“Apakah ini benar-benar komitmen, atau sekadar wacana untuk meredam polemik?” tanya Zulfikran. Tanpa kehadiran pemerintah untuk menjelaskan rencana ini secara transparan, tukar guling hanya akan menjadi janji kosong.

“Negara harus melindungi rakyatnya, bukan membiarkan mereka hidup dalam ketidakpastian hak atas tanah yang sudah mereka diami puluhan tahun,” tegas Zulfikran A. Bailussy, Ketua LBH Ansor Kota Ternate.

Baik PC PMII Kota Ternate maupun LBH Ansor Kota Ternate memperingatkan bahwa sengketa agraria ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ketidakpastian hukum dan pengabaian suara warga bisa memicu eskalasi protes. Ketidakhadiran BPN dan Pemkot Ternate bukan hanya menghambat penyelesaian, tetapi juga memperpanjang potensi konflik sosial. Situasi ini menuntut kehadiran dan komitmen nyata dari pihak berwenang.**Red

 

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Crazy Zal saat perilisan EP Youngster yang mengangkat tema generasi muda era 2000-an Play Button

    Crazy Zal Hadirkan Hip-Hop 2000-an di EP Youngster

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 619
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Banjarbaru, 6 Agustus 2025 – Setelah mencuri perhatian lewat album perdananya “Rest” yang dirilis pada 2024, musisi muda asal Kalimantan Selatan, Crazy Zal, kembali meluncurkan karya terbarunya. Kali ini, ia memperkenalkan EP bertajuk “Youngster” yang resmi dirilis pada 1 Agustus 2025 di berbagai platform streaming musik digital. EP ini memuat tujuh lagu yang […]

  • Sumber foto : Istimewa

    PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Oleh: N.J Gaston Mahasiswa Yogyakarta
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Dalam kehidupan sosial, setiap orang selalu terikat dengan nilai dan jaringan sosial lainnya untuk menjalankan fungsi sosial nya. Sialnya, terkadang faktor-faktor eksternal selalu menjadi pembatas yang menyebabkan Individu berperilaku menyimpang (deviance) makin tumbuh karena persoalan integritas dan regulasi yang tidak seimbang. Dikabarkan dari pelosok timur Indonesia, tepat di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang […]

  • Source : Istimewa

    KETIKA BERNALAR KRITIS DIBUNGKAM

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, istilah critic kadang diperuntukkan kepada orangnya. Sementara Poerwadarminta [1904-1968], kritik berarti kemelut, keadaan genting. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kritik adalah kecaman, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya atau pendapat orang lain. Maka, orang yang ahli dalam memberikan pertimbangan-pembahasan tentang baik dan buruknya sesuatu disebut kritikus. […]

  • Mahasiswa KKN Universitas Trilogi Kelompok 21 berfoto bersama warga dan panitia saat pembukaan perayaan HUT RI ke-80 di RW 09 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jumat (8/8/2025)

    Mahasiswa KKN Trilogi Meriahkan Pembukaan HUT RI ke-80 di RW 09 Srengseng Sawah

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 605
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Srengseng Sawah, Jagakarsa — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, RW 09 Kelurahan Srengseng Sawah menggelar pembukaan perayaan dengan penuh semangat kebersamaan, Jumat malam (8/8/2025). Acara ini dihadiri warga, tokoh masyarakat, panitia, serta Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trilogi Kelompok 21 yang sedang bertugas di wilayah tersebut. Rangkaian […]

  • Haileluja A.K.A Anthony D, Beat, Barber dan Perjalanan HipHop di Bali

    Haileluja A.K.A Anthony D, Beat, Barber dan Perjalanan HipHop di Bali

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Anthony D Dibalik irama beat boombap dan denting gunting barber, ada cerita perjuangan Anthony D alias Hailelujah, seorang rapper dan barberman berbakat yang kini menetap di Canggu, Bali. Dengan gaya bicara yang santai namun penuh makna, Anthony menceritakan perjalanan hidupnya, mulai dari jatuh cinta pada hiphop hingga menghadapi tantangan sebagai barberman. Cinta […]

  • Titelfikasi dan Mimikri: Lahirnya Sarjana di Era AI

    Titelfikasi dan Mimikri: Lahirnya Sarjana di Era AI

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Amril N Hi Ade, Mahasiswa Universitas Widya Mataram Yogyakarta
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Orang-orang hidup dengan meniru. Cara berpakaian dipelajari dari sekitar, cara menulis diserap dari yang sering dibaca, cara beretorika ditiru dari yang dianggap meyakinkan. Tanpa sadar, tumbuh, kembang manusia bergerak dalam pola pengulangan. Aristoteles menyebut manusia itu homo mimesis (makhluk peniru). Artinya, makhluk yang belajar dengan cara menyalin dunia di sekitarnya. Apa yang awalnya ditiru, lama-lama […]

expand_less