Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Ternate Krisis Kepercayaan: Pejabat Absen Dialog Sengketa Lahan, PC PMII Ternate Bereaksi

Ternate Krisis Kepercayaan: Pejabat Absen Dialog Sengketa Lahan, PC PMII Ternate Bereaksi

  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 862
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE – Ternate, Kamis (14/8/25) Sengketa lahan yang melibatkan Polda Maluku Utara (Malut) dan warga di kawasan Ubo-Ubo, Kayu Merah, dan Bastiong Karance di Ternate kini memasuki babak baru. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ternate dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate mengambil peran penting, menyoroti ketidakadilan dan potensi konflik sosial.

Pada Rabu malam (13/8/25) PMII Cabang Ternate mengadakan dialog publik dengan tema “Urgensi Sengketa Lahan Antara Polda dan Masyarakat Ubo-Ubo Kayu Merah, dan Bastiong Karance : Bagaimana Jalan Keluarnya? untuk mencari solusi, yang mengundang akademisi Hukum, perwakilan warga terdampak, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ternate dan Pemerintah Kota Ternate, tetapi perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ternate dan Pemerintah Kota Ternate tidak hadir. Dua kursi kosong ini, menurut PMII, menunjukkan kelemahan institusi terkait dalam menghadapi masyarakat.

“Forum ini adalah ruang akademik dan sosial untuk mencari solusi, bukan ajang saling menyalahkan. Tetapi, ketika pihak berwenang tidak datang, publik tidak bisa mendapatkan kejelasan,” kata Ketua PMII Cabang Ternate. Ia memperingatkan bahwa PMII akan menggeruduk kantor BPN dan Pemkot dengan massa yang lebih besar jika pengabaian ini terus berulang.

Akar masalahnya terletak pada sertifikat Hak Pakai atas nama Polri yang terbit sejak 1989. Polda Malut mengklaim sertifikat itu sebagai dasar kepemilikan lahan, tetapi warga telah mendiami, mengelola, dan membayar pajak lahan tersebut selama puluhan tahun. Bagi PMII, ini bukan hanya sengketa administrasi, melainkan persoalan keadilan substantif.

Keraguan Menghantui Janji Tukar Guling

Zulfikran A. Bailussy dari LBH Ansor menyoroti janji Sekda Kota Ternate tentang tukar guling (ruislag) lahan. Namun, ketidakhadiran Sekda dan perwakilan BPN dalam dialog menimbulkan keraguan besar.

“Apakah ini benar-benar komitmen, atau sekadar wacana untuk meredam polemik?” tanya Zulfikran. Tanpa kehadiran pemerintah untuk menjelaskan rencana ini secara transparan, tukar guling hanya akan menjadi janji kosong.

“Negara harus melindungi rakyatnya, bukan membiarkan mereka hidup dalam ketidakpastian hak atas tanah yang sudah mereka diami puluhan tahun,” tegas Zulfikran A. Bailussy, Ketua LBH Ansor Kota Ternate.

Baik PC PMII Kota Ternate maupun LBH Ansor Kota Ternate memperingatkan bahwa sengketa agraria ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ketidakpastian hukum dan pengabaian suara warga bisa memicu eskalasi protes. Ketidakhadiran BPN dan Pemkot Ternate bukan hanya menghambat penyelesaian, tetapi juga memperpanjang potensi konflik sosial. Situasi ini menuntut kehadiran dan komitmen nyata dari pihak berwenang.**Red

 

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendampingan Hukum Dipersoalkan, LBH Ansor Sampaikan Keberatan ke Kejari Sanana

    Pendampingan Hukum Dipersoalkan, LBH Ansor Sampaikan Keberatan ke Kejari Sanana

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Sanana, 19 Juli 2025 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Wilayah Maluku, Maluku Utara, Bali, dan Nusa Tenggara menyampaikan keberatan atas tindakan Kejaksaan Negeri Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, yang dinilai membatasi hak pendampingan hukum terhadap seorang warga dalam proses pemeriksaan. Koordinator Wilayah LBH Ansor, Dr. (cand) Al Walid Muhammad, S.H., M.H.Li, menyebutkan bahwa pihaknya […]

  • Foto: Tangkapan layar video rekaman warga di Kelurahan Fitu, Ternate Selatan, 6 Januari 2026

    Hujan Deras Genangi Ruas Jalan di Ternate Selatan, Arus Lalu Lintas Terganggu

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Hujan deras yang mengguyur Kota Ternate, Maluku Utara, pada Selasa (6/1/2026) sejak pukul 16.00 WIT hingga petang menyebabkan sejumlah ruas jalan di wilayah Ternate Selatan, khususnya di Kelurahan Fitu, tergenang banjir. Genangan air dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa sempat menghambat arus lalu lintas. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa melambat, […]

  • Pengurus Wilayah Ansor Maluku Utara Gelar Rapat Persiapan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor

    Pengurus Wilayah Ansor Maluku Utara Gelar Rapat Persiapan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 680
    • 0Komentar

    Ternate, (9/4/25) – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Maluku Utara menggelar rapat kedua dalam rangka mempersiapkan peringatan Hari Lahir GP Ansor. Rapat ini dilaksanakan di Sekretariat PW Ansor Maluku Utara dan dipimpin langsung oleh Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif. Dalam arahannya, Syarif menyampaikan beberapa poin penting terkait agenda organisasi, antara lain: […]

  • Faktor-Faktor yang Mendorong Seseorang Terjerumus dalam Dunia Prostitusi

    Faktor-Faktor yang Mendorong Seseorang Terjerumus dalam Dunia Prostitusi

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Pexels Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi, generasi muda kini lebih mudah memiliki akses atas apa yang mereka inginkan. Meskipun banyak yang hidup dengan keterbatasan ekonomi, hal tersebut tak selalu menghentikan mereka untuk memenuhi keinginan pribadi, terutama keinginan akan pengakuan dan pujian dari lingkungan sosial mereka. Untuk itu, banyak yang akhirnya memilih […]

  • Skandal klaim lahan 700 hektar di Mamboro, Sumba Barat, dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang menabrak aturan batasan lahan UUPA. Source : Istimewa

    Sengketa Lahan 700 Ha di Sumba Tengah: Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Lima Orang Dilaporkan ke Polda NTT

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.944
    • 1Komentar

    SUMBA TENGAH, BALENGKO SPACE – Dugaan praktik mafia tanah dalam skala besar mencuat di wilayah Sumba Tengah. Skandal klaim lahan seluas 700 hektar yang berlokasi di Sawirara Undu Watu, Desa Wendewa Barat, Kecamatan Mamboro, kini resmi dilaporkan ke Mapolda NTT terkait dugaan penggunaan dokumen palsu. Daniel Ndala Wunu, warga Desa Wendewa Barat, melaporkan lima orang […]

  • Membanggakan! Santri Ponpes Darul Falah Ternate Torehkan Prestasi di STQH XI

    Membanggakan! Santri Ponpes Darul Falah Ternate Torehkan Prestasi di STQH XI

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 750
    • 0Komentar

    Ternate, Minggu, (4/5/25) Pondok Pesantren Darul Falah Ternate kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui para santrinya yang berhasil meraih juara dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XI Kabupaten Halmahera Tengah, yang diselenggarakan pada 28 April hingga 2 Mei 2025. Empat santri utusan Ponpes Darul Falahternate sukses menjuarai berbagai cabang lomba, khususnya dalam kategori hafalan […]

expand_less