Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Hasbi Yusuf Desak Penyelesaian Proporsional Konflik Lahan TNI AU di Morotai

Hasbi Yusuf Desak Penyelesaian Proporsional Konflik Lahan TNI AU di Morotai

  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 318
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Anggota Komite III DPD RI, Hasbi Yusuf, mengeluarkan pernyataan tegas terkait sengketa lahan menahun antara TNI Angkatan Udara (AU) dan masyarakat di Pulau Morotai. Ia mendesak agar penyelesaian konflik tersebut dilakukan secara proporsional dengan mengedepankan prinsip keadilan bagi semua pihak.

Pernyataan ini disampaikan Hasbi usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-II MD KAHMI Pulau Morotai 2026 yang digelar di Aula Paripurna DPRD Pulau Morotai, Kamis (14/05/2026). Musda kali ini mengusung tema besar “KAHMI untuk Morotai; Ikhtiar Merawat Peradaban dan Kebhinekaan”.

Penyelesaian Berbasis Regulasi

Hasbi menegaskan bahwa penyelesaian sengketa lahan ini tidak boleh dilakukan secara parsial. Menurutnya, seluruh proses harus berpijak pada arsitektur hukum yang berlaku di Indonesia, mulai dari UU Pokok Agraria, UU Otonomi Daerah, hingga UU TNI.

“TNI AU memang memiliki kepentingan strategis dalam menjaga pertahanan negara, apalagi Morotai diproyeksikan sebagai pangkalan udara utama di wilayah Timur Indonesia. Ini positif bagi kedaulatan udara kita,” ungkap Hasbi. Namun, ia mengingatkan bahwa di atas lahan tersebut juga terdapat hak-hak masyarakat yang telah bermukim sejak lama.

Mencari Titik Temu (Win-Win Solution)

Karena konflik ini telah berlangsung selama bertahun-tahun, Hasbi mendorong adanya jalan keluar yang saling menguntungkan (win-win solution). Ia menilai keterlibatan Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD sangat krusial sebagai representasi suara masyarakat lokal.

Hasbi mengungkapkan bahwa dirinya telah tiga kali melakukan koordinasi dengan pihak TNI AU untuk mencari solusi konkret. “Pihak TNI AU sebenarnya memiliki keinginan yang sejalan untuk berpihak pada masyarakat. Namun, jika lahan pangkalan harus dikurangi, maka perlu ada solusi lain, seperti Pemda menyediakan lokasi alternatif bagi pengembangan pertahanan,” jelasnya.

Urgensi Strategis Morotai

Hasbi juga mengajak masyarakat untuk melihat masa depan Morotai dalam peta geopolitik global. Dengan potensi ketegangan di Laut Cina Selatan dan kawasan Pasifik, Morotai akan menjadi pilar utama pertahanan nasional di masa mendatang.

“Jangan hanya melihat Morotai hari ini. Ke depan, pangkalan udara di sini akan menjadi sangat krusial sebagai markas pertahanan penting. Meski demikian, kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Tugas saya di pusat adalah terus bersuara agar masyarakat tidak menjadi pihak yang dirugikan,” pungkas Hasbi. (BS)

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Mustak

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarbin Sehe Memulai Tugas sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dengan Apel Perdana di Gosale Puncak

    Sarbin Sehe Memulai Tugas sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dengan Apel Perdana di Gosale Puncak

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Sofifi, Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pelantikan Kepala Daerah di Jakarta, pada Minggu, 23 Februari 2025, Sarbin Sehe tiba di Ternate. Pagi ini, Senin, 24 Februari 2025, hari pertama Sarbin Sehe sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dimulai dengan memimpin apel perdana yang diadakan di Gosale Puncak, tepatnya di halaman kantor Gubernur Provinsi Maluku […]

  • KH. Sarbin Sehe Terima PGM Award 2025, Diakui sebagai Tokoh Berjasa dalam Pengembangan Madrasah di Maluku Utara

    KH. Sarbin Sehe Terima PGM Award 2025, Diakui sebagai Tokoh Berjasa dalam Pengembangan Madrasah di Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 635
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Jakarta, 23 Juli 2025 – Pengurus Pusat Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PP PGM Indonesia) melalui Pengurus Wilayah PGM Indonesia Provinsi Maluku Utara memberikan penghargaan bergengsi PGM Award 2025 kepada KH. Sarbin Sehe, atas dedikasinya dalam mengembangkan pendidikan madrasah di Provinsi Maluku Utara. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Hari Lahir (Harlah) ke-17 PGM Indonesia, […]

  • Pekerja tambang

    Ribuan TKA di Tambang Maluku Utara: Kegagalan Regulasi dan Pembiaran Sistemik yang Mengorbankan Hak Konstitusional Rakyat

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy, S.H. Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Masuknya ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke sektor pertambangan nikel baik buruh kasar atau pun tenaga kerja asing profesional di Maluku Utara bukan sekadar persoalan ekonomi ataupun isu tenaga kerja. Ini adalah masalah hukum, pembiaran administratif, dan kegagalan negara menegakkan mandat konstitusi. Ketika ribuan pekerja lokal menganggur, tetapi kawasan industri nikel justru dipenuhi pekerja asing […]

  • Hutan Menangis, Rakyat Berdarah: Surat Terbuka untuk Penguasa Buta

    Hutan Menangis, Rakyat Berdarah: Surat Terbuka untuk Penguasa Buta

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Yudis Kamah
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Di tengah geliat pembangunan yang digadang-gadang membawa kesejahteraan, kampung sering kali dipandang sebagai wilayah tertinggal, identik dengan kekumuhan, konflik, dan ketertinggalan. Namun di balik stigma itu, kampung justru menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ruang hidup dari berbagai bentuk ketidakadilan: penggusuran, bentrokan lahan, hingga perampasan wilayah adat. Ironisnya, ketika warga kampung mempertahankan haknya, respons yang muncul […]

  • Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi.

    Aktivitas Pembukaan Lahan AMP PT Intimkara di Cucumare Disorot, Izin Lingkungan Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 208
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi. Kegiatan tersebut bahkan belum diketahui memiliki dokumen lingkungan yang […]

  • Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Ternate mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida di Kota Tangerang

    LBH Ansor Ternate Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Kader Banser di Tangerang

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Ternate mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida di Kota Tangerang. Insiden ini dinilai sebagai bentuk kekerasan yang tidak hanya melukai korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat. Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus segera […]

expand_less