Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi Damai: Maklumat Jogja, Demokrasi Tanpa Kekerasan dan Budaya sebagai Penopang

Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi Damai: Maklumat Jogja, Demokrasi Tanpa Kekerasan dan Budaya sebagai Penopang

  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 336
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta (BALENGKO), 8 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Yogyakarta ke-269, Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Se–Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM Se-DIY) menggelar aksi damai bertajuk “Menggugah Maklumat Jogja: Demokrasi Tanpa Kekerasan, Budaya sebagai Penopang.”

Aksi ini bukan sekadar seremonial peringatan, melainkan refleksi moral dan politik terhadap kondisi demokrasi di Indonesia yang dinilai semakin jauh dari semangat keadaban dan kemanusiaan. Yogyakarta, sebagai kota pelajar, budaya, sekaligus perjuangan, memiliki sejarah panjang dalam membela rakyat. Sejak kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono IX hingga Hamengku Buwono X, politik Yogyakarta dikenal berpihak pada rakyat dan menolak kekerasan sebagai jalan penyelesaian konflik.

Dalam sejarahnya, Maklumat Reformasi 20 Mei 1998 yang dikeluarkan Sultan HB X menjadi simbol komitmen perjuangan mahasiswa dan rakyat dengan cara damai dan beradab. Refleksi atas maklumat tersebut dianggap penting saat ini, di tengah maraknya represi, kekerasan aparat, hingga pembungkaman kebebasan berpendapat.

Forum BEM Se-DIY menilai tindakan represif terhadap mahasiswa dan aktivis pasca aksi 25 Agustus hingga awal September sebagai kemunduran demokrasi. Penangkapan dan kriminalisasi aktivis dinilai bertentangan dengan konstitusi, khususnya pasal 28E UUD 1945. Lebih jauh, tindakan itu melanggar prinsip due process of law dan asas presumption of innocence dalam KUHAP.

“Demokrasi tidak boleh dibangun di atas ketakutan dan kekerasan, tetapi di atas kesadaran dan keberanian menyuarakan kebenaran,” tegas Forum BEM Se-DIY dalam pernyataan sikapnya.

Dalam aksinya, Forum BEM Se-DIY menyerukan dua hal penting. Pertama, refleksi moral atas Maklumat Jogja sebagai pijakan membangun demokrasi tanpa kekerasan yang berakar pada budaya luhur Yogyakarta. Kedua, seruan solidaritas nasional untuk membebaskan aktivis yang ditahan, baik di Yogyakarta maupun di seluruh Indonesia.

Menurut Faturahman Djaguna, kekuasaan sejati tidak lahir dari kekerasan, melainkan dari kemampuan menciptakan kesepahaman bersama. “Kekerasan hanyalah tanda kekuasaan yang kehilangan legitimasi. Saat negara menekan rakyat dengan kekerasan, negara sesungguhnya kehilangan legitimasi moral,” ujarnya.

Di usia ke-269 tahun Yogyakarta, Forum BEM Se-DIY mengajak masyarakat, akademisi, hingga pemangku kebijakan untuk kembali menyalakan semangat Maklumat Jogja: bahwa perjuangan keadilan harus dilakukan tanpa kekerasan, dengan kesadaran budaya dan keberanian intelektual.

“Dari Yogyakarta untuk Indonesia, bebaskan aktivis Jogja, bebaskan aktivis seluruh Indonesia. Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!” pungkas Faturahman Djaguna Ketua Forum BEM Se-DIY.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masri Anwar saat diwawancarai di Yogyakarta tentang buku Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi

    Masri Anwar dan Buku “Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi”: Suara dari Halmahera Tengah yang Terkikis Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 990
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta – 17 September 2025. Maluku Utara dikenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah: dari pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Namun, di balik derasnya arus investasi tambang, kerusakan lingkungan semakin terasa, terutama bagi masyarakat yang hidup di sekitar wilayah tambang. Keresahan itulah yang mendorong Masri Anwar, aktivis lingkungan sekaligus akademisi asal Maluku Utara, untuk menulis […]

  • Tim Advokasi Untuk Keadilan Marganda saat melaporkan kasus dugaan malpraktik medis ke lembaga negara. Source : Istimewa

    Dugaan Malpraktik Medis Akibatkan Kelumpuhan, Tim Advokasi Lapor ke DPR RI dan KKI

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 423
    • 0Komentar

    JAKARTA, BALENGKO SPACE – Tim Advokasi Untuk Keadilan Marganda resmi membawa kasus dugaan malpraktik medis yang menimpa seorang pelajar berinisial MS ke ranah pengawasan nasional. Pengaduan tersebut disampaikan kepada Komisi IX DPR RI dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) pada Selasa (21/4/2026). Langkah ini diambil menyusul kegagalan proses mediasi serta penilaian tim advokasi terhadap ketiadaan itikad […]

  • Direktur RS Pratama Bisui Beri Klarifikasi: Anggaran Minim dan Sudah Dilaporkan ke DPRD

    Direktur RS Pratama Bisui Beri Klarifikasi: Anggaran Minim dan Sudah Dilaporkan ke DPRD

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 749
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com – BISUI, GANE TIMUR TENGAH, Menanggapi pemberitaan terkait dugaan ketidaktransparanan pengelolaan anggaran di Rumah Sakit Pratama Bisui, Direktur rumah sakit, dr. Elisabeth Bernadate, memberikan klarifikasi resmi kepada redaksi Balengko Space pada Rabu (25/6/2025). dr. Elisabeth menjelaskan bahwa alokasi anggaran PAGU Tahun Anggaran (TA) 2024 untuk RS Pratama Bisui tercatat sebesar Rp. 602.954.986, dengan realisasi […]

  • Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula

    FPM Desa Pas Ipa Desak Inspektorat Serahkan LHP ke Kejaksaan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 349
    • 0Komentar

    SANANA (BALENGKO) – Front Persatuan Masyarakat (FPM) Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, meminta Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula segera menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan Anggaran Desa Pas Ipa yang sebelumnya telah dilayangkan FPM ke Kejaksaan pada […]

  • Aisun Salim HMI Maluku Utara mengalami tindakan represif polisi saat demo mahasiswa di DPRD Halmahera Selatan, Selasa 2 September 2025.

    Aisun Salim HMI Maluku Utara Jadi Korban Represif Polisi di Halsel

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 369
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Halmahera Selatan – Aisun Salim Kabid Pemberdayaan Perempuan Badko HMI Maluku Utara menjadi korban tindakan represif polisi saat demo mahasiswa di Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa 2 September 2025. Aksi mahasiswa berlangsung ricuh setelah aparat kepolisian memukul peserta aksi. Dihimpun dari berbagai sumber Salah satu korban kekerasan, Aisun Salim, Kabid Pemberdayaan Perempuan […]

  • Seorang kader PMII memegang kotak donasi bertuliskan “Aksi Galang Dana Peduli Sumatera” sambil berdiri di pinggir jalan raya Gejayan, Yogyakarta, mengenakan jas almamater biru dan masker hitam.

    Aksi Solidaritas PMII Komisariat Wahid Hasyim UII Galang Dana untuk Korban Musibah di Sumatera

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 30 November 2025 — Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Wahid Hasyim Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan dana untuk membantu korban musibah di Sumatera. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 30 November 2025, di kawasan Perempatan Gejayan, Ring Road Utara, Yogyakarta. Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa […]

expand_less