Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » BATOMA Datangi KemenHAM dan Komnas HAM, Tuntut Negara Hentikan Rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri

BATOMA Datangi KemenHAM dan Komnas HAM, Tuntut Negara Hentikan Rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri

  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 545
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta (BALENGKO) — Barisan Terobos Maluku Utara (BATOMA) Jabodetabek bersama massa dari Maluku, Maluku Utara, dan Papua menggelar aksi solidaritas di Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Jakarta, menolak tindakan rasisme yang menimpa pesepak bola nasional Yakob Sayuri dan Yance Sayuri.

Aksi bertajuk “Dari Timur untuk Yakob dan Yance” ini digelar sebagai respons atas maraknya ujaran rasial seperti “monyet”, “hitam”, “keriting”, dan “penghuni hutan” yang diarahkan kepada Yakob dan Yance Sayuri di stadion maupun media sosial.

Koordinator Lapangan aksi, Vinot, menegaskan bahwa ujaran tersebut merupakan bentuk dehumanisasi dan pelanggaran hak asasi manusia. Menurutnya, rasisme tidak dapat dibenarkan dalam konteks apa pun, termasuk dalam dunia sepak bola.

Usai menggelar aksi, perwakilan BATOMA mengikuti audiensi dengan KemenHAM RI. Dalam pertemuan tersebut, BATOMA menyampaikan kronologi lengkap rasisme yang dialami Yakob dan Yance Sayuri, termasuk fakta bahwa ujaran rasial juga ditujukan kepada anak Yance Sayuri yang masih di bawah umur melalui media sosial.

Audiensi tersebut dihadiri Staf Khusus Menteri HAM, Yosef Sampurna Nggarang, bersama jajaran KemenHAM terkait. Pihak KemenHAM menyatakan bahwa kasus rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri merupakan persoalan hak asasi manusia yang membutuhkan penanganan serius dan terkoordinasi.

KemenHAM RI menyampaikan komitmen untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan PSSI serta pihak terkait di dunia sepak bola nasional guna mencegah terulangnya praktik rasisme dan memberikan perlindungan kepada atlet dan keluarganya.

Setelah dari KemenHAM RI, BATOMA melanjutkan aksi ke Komnas HAM RI. Dalam pertemuan tersebut, Komnas HAM menegaskan bahwa ujaran rasis yang menyamakan manusia dengan binatang merupakan pelanggaran HAM serius dan tidak boleh dinormalisasi.

Komnas HAM RI menyatakan akan mengambil langkah lanjutan dengan melibatkan lembaga terkait, termasuk aparat penegak hukum, guna memastikan adanya pertanggungjawaban atas tindakan rasisme tersebut.

BATOMA menilai selama ujaran rasial masih dibiarkan tanpa sanksi tegas, maka slogan “No Racism” di sepak bola Indonesia hanya akan menjadi jargon. BATOMA menegaskan negara harus hadir dan bertindak untuk menghentikan rasisme struktural dalam sepak bola nasional.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Novit

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Partisipasi tak bermakna, penetapan hakim mahkamah konstitusi secara ugal-ugalan.

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Yuridin, Kader HMI Yogyakarta.
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Di tengah krisis kepercayaan terhadap institusi hukum, Mahkamah Konstitusi seharusnya berdiri sebagai benteng terakhir konstitusi (guardian of constitution). Namun ironisnya, proses penetapan hakimnya justru kerap berlangsung ugal-ugalan, jauh dari prinsip partisipasi publik yang bermakna. Konsep partisipasi publik yg bermakna (meaningful participation) iyalah keterlibatan aktif secara subtansial oleh masyarakat dalam memutuskan kebijakan, bukan sekedar formalitas akan […]

  • Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.265
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Pas Ipa Kepulauan Sula – | Lambannya progres pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, menuai sorotan dari salah satu tokoh muda asal desa tersebut, Mursid Puko. Dalam pernyataannya, Mursid mengungkapkan kekecewaannya atas terhentinya pembangunan rumah ibadah yang dinilai vital bagi masyarakat setempat. Sebagai putra asli Pas Ipa dan mantan […]

  • Oleh: Zulfikran Bailussy, S.H. Ketua LBH GP Ansor Maluku Utara

    MBG dan Bayang-Bayang Bread and Circuses: Jangan Sampai Rakyat Diberi Makan Lalu Lupa Bertanya

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Zulfikran Bailussy, S.H. Ketua LBH GP Ansor Maluku Utara
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Ada sebuah pelajaran politik dari sejarah Romawi yang menurut saya menarik untuk direnungkan dalam konteks kebijakan publik Indonesia hari ini. Lebih dari dua ribu tahun lalu, penyair Romawi Juvenal memperkenalkan istilah panem et circenses, yang kemudian dikenal luas sebagai bread and circuses atau “roti dan pertunjukan”. Istilah itu digunakan Juvenal untuk menggambarkan masyarakat yang semakin […]

  • Anggota Komisi II DPRD Kota Ternate Sartini Hanafi saat menghadiri kegiatan Satpol PP Ternate di Kantor Wali Kota.

    Sartini Hanafi Apresiasi Inovasi Satpol PP Ternate dalam Cegah Dini Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 16 Oktober 2025 – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Sartini Hanafi, mengapresiasi langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ternate dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap gangguan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kota Ternate yang berlangsung di lantai III Kantor Walikota Ternate, Rabu (15/10). Pernyataan tersebut […]

  • Oleh: Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I., MA Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut

    ANALISIS KRITIS—DISKURSIF IAIN TERNATE

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I., MA
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Dewasa ini muncul sikap jadaliyyin—kontroversial terhadap amaaman—posisi dan wujuudun—keberadaan Institut Agama Islam Negeri Ternate sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan negeri ilmiah. Padahal masyarakat Maluku Utara memiliki ekspektasi—harapan yang tidak main-main bagi kehadiran IAIN Ternate, karena institusi ini dianggap memiliki kelompok akademis—religius ilmiah yang berperan sebagai ‘jagoan’ keagamaan ditengah masyarakat Maluku Utara yang berbasis pada empat […]

  • Pernyataan sikap tertulis Forum BEM DIY terkait isu nasional

    Suarakan Delapan Tuntutan Rakyat, Forum BEM DIY Tegaskan Perlawanan Terhadap Kebijakan Otoriter

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 223
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM DIY) dan beberapa aliansi mahasiswa merilis pernyataan sikap bersama terkait arah kebijakan nasional yang dinilai kian menjauh dari prinsip keadilan sosial. Mengusung jargon gerakan “Bangun Persatuan Rakyat, Rebut Daulat Rakyat Dan Lawan Republik Otoriter”, aliansi mahasiswa ini menyoroti jajaran regulasi dan program […]

expand_less