Suarakan Delapan Tuntutan Rakyat, Forum BEM DIY Tegaskan Perlawanan Terhadap Kebijakan Otoriter
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aksi Massa Forum BEM DIY bersama Aliansi Mahasiswa Yogyakarta saat merilis tuntutan kebangsaan di Yogyakarta, Jumat (19/6/2026). (Foto: Istimewa)
BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM DIY) dan beberapa aliansi mahasiswa merilis pernyataan sikap bersama terkait arah kebijakan nasional yang dinilai kian menjauh dari prinsip keadilan sosial. Mengusung jargon gerakan “Bangun Persatuan Rakyat, Rebut Daulat Rakyat Dan Lawan Republik Otoriter”, aliansi mahasiswa ini menyoroti jajaran regulasi dan program strategis nasional yang dianggap membebani hajat hidup masyarakat kecil.
Berdasarkan hasil kajian mendalam terhadap konjungtur ekonomi terkini, mahasiswa menyoroti melambungnya harga kebutuhan pokok imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kondisi tersebut dinilai langsung memukul daya beli masyarakat luas serta memperburuk kesejahteraan kelompok rentan seperti petani, nelayan, dan pelaku UMKM.
Selain sektor riil ekonomi, Forum BEM DIY secara lantang mengkritik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan diwarnai persoalan teknis di lapangan.
“Berbagai persoalan yang muncul, mulai dari kasus keracunan makanan, lemahnya pengawasan kualitas pangan, hingga potensi pengalihan anggaran pendidikan menunjukkan bahwa program tersebut tidak boleh dijalankan dengan mengorbankan hak konstitusional rakyat,” tulis Forum BEM DIY dalam pernyataan resminya, Jumat (19/06/2026).
Kritik Sektor Keamanan dan Eksploitasi Agraria
Mahasiswa juga menaruh atensi serius pada isu reformasi sektor keamanan melalui bergulirnya revisi regulasi hukum bagi aparat penegak hukum. Aliansi ini menilai revisi UU TNI dan UU Polri berpotensi mengembalikan praktik dwi fungsi dan mempersempit ruang demokrasi sipil yang telah diperjuangkan sejak Reformasi 1998.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Faturahman Djaguna Koordinator Umum Forum BEM DIY 2026

Saat ini belum ada komentar