Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Tolak Kenaikan Dexlite, Organda Morotai Gelar Hearing di DPRD: Ancam Mogok Massal 7 Hari

Tolak Kenaikan Dexlite, Organda Morotai Gelar Hearing di DPRD: Ancam Mogok Massal 7 Hari

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PULAU MOROTAI, BALENGKO SPACEGelombang protes akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai menyasar sektor transportasi di daerah. Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Organisasi Angkutan Darat (DPC Organda) Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi konvoi dan hearing di Kantor DPRD Pulau Morotai, Senin (11/5/2026).

Aksi ini dipicu oleh kenaikan harga BBM industri jenis Dexlite yang dinilai sangat memberatkan biaya operasional angkutan barang dan jasa. Ketua DPC Organda Morotai, Arsil Nyong, menyatakan bahwa jika kondisi ini dibiarkan tanpa solusi dari pemerintah, maka kelumpuhan sektor logistik di Morotai tidak dapat dihindari.

Dampak Domino Kenaikan Biaya Operasional

Dalam penyampaian aspirasinya di halaman Kantor DPRD, Arsil menekankan bahwa kenaikan Dexlite berdampak langsung pada kelangsungan usaha transportasi lokal. Ia mengkhawatirkan adanya lonjakan harga kebutuhan pokok di masyarakat akibat membengkaknya biaya distribusi.

“Kami datang ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi. Kenaikan BBM Dexlite sangat memengaruhi biaya operasional. Jika dibiarkan, tarif angkutan pasti naik secara sepihak,” tegas Arsil di hadapan massa aksi.

Lima Tuntutan Organda Morotai

Dalam sesi hearing bersama anggota DPRD dan perwakilan Pemerintah Daerah, Organda mengajukan lima poin tuntutan strategis:

  1. Penetapan Penyesuaian Tarif: Menuntut regulasi tarif angkutan umum dan khusus yang baru seiring kenaikan harga Dexlite.
  2. Kuota Solar Subsidi: Meminta pengembalian kuota BBM subsidi jenis solar yang saat ini tidak lagi tersalurkan kepada para sopir truk.
  3. Kompensasi BBM: Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM kepada pengusaha angkutan selama tarif baru belum ditetapkan.
  4. Pemberdayaan Lokal: Pelibatan Organda secara aktif dalam setiap proyek pembangunan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.
  5. Ancaman Mogok Kerja: Jika dalam waktu 7 hari tuntutan tidak diakomodasi, Organda mengancam akan melakukan mogok kerja massal hingga tuntutan dipenuhi.

Arsil menegaskan bahwa ancaman mogok kerja selama satu minggu tersebut bukan sekadar gertakan. Hal ini menyangkut keberlangsungan hidup para sopir dan kestabilan ekonomi daerah. “Ini menyangkut keberlangsungan usaha dan kehidupan sopir di Morotai,” pungkasnya.

Aksi yang diawali dengan konvoi puluhan truk ini sempat menarik perhatian warga dan memacetkan arus lalu lintas menuju pusat pemerintahan. Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD berjanji akan segera mengoordinasikan tuntutan tersebut dengan instansi terkait. (BS)

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Mustakim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titelfikasi dan Mimikri: Lahirnya Sarjana di Era AI

    Titelfikasi dan Mimikri: Lahirnya Sarjana di Era AI

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Amril N Hi Ade, Mahasiswa Universitas Widya Mataram Yogyakarta
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Orang-orang hidup dengan meniru. Cara berpakaian dipelajari dari sekitar, cara menulis diserap dari yang sering dibaca, cara beretorika ditiru dari yang dianggap meyakinkan. Tanpa sadar, tumbuh, kembang manusia bergerak dalam pola pengulangan. Aristoteles menyebut manusia itu homo mimesis (makhluk peniru). Artinya, makhluk yang belajar dengan cara menyalin dunia di sekitarnya. Apa yang awalnya ditiru, lama-lama […]

  • Gambar Ilustrasi : Indonesiana.id

    ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Adalah membahas untuk menemukan dasar argumennya perihal titik temu-nuqthatu al-liqa’ akar konflik antara Israel dan Palestina yang sampai hari ini masih saja terjadi. Kita jadikan upaya maksimal sebagai dasar yang kuat secara teologi agar terciptanya sebuah hubungan perdamaian dan keselamatan yang hakiki antara Israel dan Palestina, karena ini adalah konflik etnik Yahudi dan etnik Arab-bukan […]

  • Ilustrasi

    Terisolasi dan Gelap, Fasilitas Gedung Baru FTIK IAIN Ternate Bikin Sekjen Kemenag Geleng Kepala

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 336
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Alih-alih menjadi simbol kemajuan akademik, peresmian gedung baru Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Ternate di kawasan Gambesi pada Minggu (15/2/2026) justru berujung polemik. Kehadiran Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin, yang diharapkan membawa suasana sukacita, justru diwarnai raut kekecewaan mendalam saat meninjau langsung kondisi bangunan. Berdasarkan pantauan di […]

  • Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

    Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Di tepi lautan luas yang menelan cakrawala, pulau-pulau kecil di Loloda negeri para tetua di Halmahera bagian Utara berdiri sebagai benteng sunyi. Tidak banyak yang memikirkan keberadaan mereka, kecuali saat badai datang atau wacana geopolitik dunia bergeser. Namun, bagi mereka yang tinggal di sana, setiap jengkal tanah, setiap hempasan ombak adalah pernyataan eksistensi yang tak […]

  • KESHALEHAN SOSIAL-NYA

    KESHALEHAN SOSIAL-NYA

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Oleh: Fahrul Abd. MuidPenulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Peneliti Media Gerbong Nusantara Keshalehan sosial seorang Kepala Daerah Sherly Tjoanda Laos, bahwa dimana secara nyata dia adalah seorang Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara, dan pada saat yang sama, dia juga sebagai pemeluk agama miniroritas, tidak hanya dilihat pada kedispilinannya melaksanakan […]

  • GP Ansor 91 Tahun: Gubernur Sherly Laos Bongkar Komitmen Almarhum Suami yang Bikin Semua Terinspirasi

    GP Ansor 91 Tahun: Gubernur Sherly Laos Bongkar Komitmen Almarhum Suami yang Bikin Semua Terinspirasi

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Ternate, 25 April 2025 – Pengurus Wilayah GP Ansor Maluku Utara sukses menggelar puncak peringatan Harlah ke-91 GP Ansor pada Kamis, 24 April 2025. Acara berlangsung meriah di Ballroom Muara Ternate dan menghadirkan Gubernur Maluku Utara Sherly Laos serta Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe. Ketua Wilayah GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, menegaskan komitmen organisasi […]

expand_less