Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Sebulan Mesin Pompa Rusak, Warga Desa Muhajirin Morotai Hidup dalam Kecemasan Akan Genangan Air

Sebulan Mesin Pompa Rusak, Warga Desa Muhajirin Morotai Hidup dalam Kecemasan Akan Genangan Air

  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 574
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Morotai (BALENGKO) — Warga Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, menyampaikan harapan agar kerusakan mesin pompa air di wilayah mereka dapat segera mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Mesin tersebut diketahui telah tidak berfungsi selama kurang lebih satu bulan terakhir dan dikhawatirkan dapat memicu genangan air, terutama saat curah hujan meningkat.

Seorang warga berinisial DL, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya secara lengkap, menuturkan bahwa masyarakat telah berupaya menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pulau Morotai.

“Kami sudah mencoba menyampaikan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sampai saat ini memang sudah ada pendataan di lapangan, tetapi perbaikannya belum dilakukan,” ujarnya dengan nada berharap, Sabtu (10/1/2026).

Menurut DL, keberadaan mesin pompa air sangat penting bagi warga Desa Muhajirin karena berfungsi mengendalikan aliran air di kawasan permukiman. Ketika alat tersebut tidak beroperasi, masyarakat merasa lebih waswas, terlebih saat cuaca belum sepenuhnya bersahabat.

“Mesinnya sudah rusak sejak bulan lalu. Kami hanya khawatir, jika hujan turun lebih deras, air bisa kembali menggenang dan mengganggu aktivitas warga,” katanya.

Hal senada disampaikan warga lainnya berinisial AA, yang tinggal tidak jauh dari lokasi mesin pompa. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti keluhan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Kami percaya pemerintah pasti memiliki banyak tanggung jawab. Namun kami juga berharap kondisi di desa kami bisa menjadi perhatian, agar tidak terjadi genangan air susulan. Apalagi cuaca akhir-akhir ini masih belum menentu,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, Balengko Space telah berupaya menghubungi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pulau Morotai untuk memperoleh keterangan resmi. Namun, pihak dinas belum memberikan tanggapan.

Warga Desa Muhajirin berharap adanya langkah nyata dan komunikasi yang baik dari pemerintah daerah, sehingga persoalan ini dapat segera tertangani dan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan aman.

  • Penulis: Muhammad Muzijad Mandea
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKIP Unkhair Kupas Cara Cerdas Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Gizi!

    FKIP Unkhair Kupas Cara Cerdas Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Gizi!

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 783
    • 0Komentar

    Balengko Space – Ternate, 4 Juni 2025 program Studi PG-PAUD FKIP Universitas Khairun Ternate menggelar kuliah tamu bertema “Optimalisasi Asupan Gizi bagi Tumbuh Kembang Anak” pada Rabu (4/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran gizi dalam mendukung perkembangan fisik dan mental anak. Fahmil Usman, S.Gz., M.Gz., dosen Fakultas Kesehatan ISDIK Kie Raha, hadir […]

  • Tumpukan sampah rumah tangga di Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate, yang sudah berhari-hari belum diangkut petugas DLH.

    Tumpukan Sampah di Makassar Timur Tak Kunjung Diangkut, Warga Geram

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Agung R. Selang,S.Kom
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Ternate, 3 November 2025 — Warga Kelurahan Makassar Timur dibuat geram akibat tumpukan sampah yang sudah berhari-hari tidak diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate. Kondisi ini menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga. “Ini sudah lewat dari tiga hari, sampah tidak diangkut. Kalau hujan, airnya bercampur dengan bau sampah, bikin mual!” ujar salah […]

  • Ketika Industri Melambat: Risiko di Balik Isu Karyawan IWIP Dirumahkan

    Ketika Industri Melambat: Risiko di Balik Isu Karyawan IWIP Dirumahkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Andika Putra Pratama
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Beberapa waktu terakhir, masyarakat Maluku Utara dihadapkan pada kabar yang cukup mengusik: sebagian karyawan di kawasan industri nikel dikabarkan dirumahkan. Perhatian banyak orang tertuju pada Indonesia Weda Bay Industrial Park, salah satu pusat industri nikel terbesar di Indonesia. Informasi yang beredar memang belum sepenuhnya seragam. Ada yang menyebut efisiensi, ada juga yang mengaitkannya dengan penurunan […]

  • Santri Dafater Sabet Banyak Juara di STQH Kota Ternate 2025, Bukti Konsistensi dan Ketekunan

    Santri Dafater Sabet Banyak Juara di STQH Kota Ternate 2025, Bukti Konsistensi dan Ketekunan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Ternate – Santri Pondok Pesantren Darul Falah Ternate (Dafater) kembali membuktikan kualitas mereka dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XVIII tingkat Kota Ternate yang berlangsung pada 17–21 April 2025. Mereka tampil gemilang di cabang Hifdzul Hadits, baik kategori 500 hadits maupun 100 hadits dengan sanad. Di cabang 500 hadits, M. Nasrullah Kadir berhasil […]

  • Source : Istimewa

    GP Ansor Pulau Taliabu: Jamin Supremasi Hukum, Jangan Biarkan Opini Publik Mendikte Proses Penyidikan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 298
    • 0Komentar

    TALIABU (BALENGKO) , 16 Februari 2027 – Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pulau Taliabu, La Ode Saiful Hendra, menegaskan pentingnya menjaga integritas sistem hukum di tengah penanganan dugaan kasus tunjangan DPRD Provinsi Maluku Utara. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa proses hukum tidak boleh kalah atau diintervensi oleh giringan opini publik. Saat ini, kasus tersebut […]

  • Asesor pendidikan terpaksa menggulung celana untuk melintasi banjir rob saat bertugas di Desa Jorjoga, Taliabu Utara.

    Banjir Rob Rendam Desa Jorjoga, Warga Minta Respons Cepat Pemkab Taliabu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Taliabu (BALENGKO) — Kondisi cuaca yang tidak stabil pada awal Desember menyebabkan banjir rob melanda Desa Jorjoga, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu. Air laut yang naik ke permukiman warga membuat sebagian masyarakat harus bertahan sambil menunggu banjir surut, Jumat (5/12/2025). Sunaidin, pemuda kelahiran Jorjoga, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat berharap adanya bantuan dari Pemerintah Daerah […]

expand_less