Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lagu berjudul Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa Adanya” tengah menuai perhatian di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok. Lagu ini dibawakan dengan aransemen dangdut remix atau koplo, sebuah genre musik yang sangat akrab di telinga anak muda, terutama di kawasan Indonesia Timur yang memiliki kedekatan kuat dengan irama tersebut.

Popularitas lagu ini tidak hanya terletak pada iramanya yang enerjik dan mudah dinikmati, tetapi juga pada liriknya yang sarat makna. Salah satu bagian yang cukup kuat berbunyi:

“Prabowo jatuh bangun sudah biasa, kerja nyata bukan kata.”

Lirik tersebut menggambarkan perjalanan panjang Prabowo dalam dunia politik Indonesia. Berkali-kali menghadapi dinamika politik, termasuk kekalahan dalam kontestasi, tidak membuatnya berhenti untuk terus berkontribusi bagi bangsa. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa pengabdian kepada negara tidak selalu diukur dari kemenangan politik semata, tetapi dari konsistensi untuk terus berbuat.

Sepanjang perjalanan kariernya, kritik terhadap Prabowo kerap datang silih berganti, bahkan terkadang terasa sangat tajam. Namun, sikap yang ditunjukkan cenderung tetap berpegang pada prinsip bahwa apa yang dikerjakan harus berorientasi pada kepentingan rakyat.

Salah satu contoh yang sering disebut adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan anak-anak Indonesia dalam pemenuhan gizi. Meski menuai berbagai kritik dan perdebatan, program tersebut tetap dijalankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan.

Dalam bagian lain lagu tersebut juga terdapat lirik yang menarik:

“Bukan ribut, bukan ramah pakai akal pakai data,
Tak banyak gaya, tak banyak suara, diam-diam hasil ladang.”

Lirik ini seakan menggambarkan pendekatan kepemimpinan yang menekankan kerja konkret dibandingkan retorika. Fokus pada penggunaan akal dan data menunjukkan pentingnya kebijakan berbasis fakta, terutama dalam menghadapi tantangan besar seperti ketahanan pangan.

Di tengah ketidakpastian global saat ini, isu ketahanan pangan memang menjadi perhatian banyak negara. Ketersediaan pangan bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan stabilitas dan ketahanan sebuah bangsa.

Dengan demikian, lagu ini tidak hanya menjadi hiburan semata. Ia juga dapat dipandang sebagai bentuk ekspresi budaya populer yang merefleksikan harapan, persepsi, dan dukungan sebagian masyarakat terhadap arah kebijakan dan kepemimpinan yang dianggap berorientasi pada kerja nyata.

Silahkan dengar lagunya dibawah ini

  • Penulis: Oleh: Musisi Anak Timur
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Agung Gumelar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menghidupkan Suara yang Diam: Perjalanan Tantri Atmodjo Menulis Buku Ruang Gelap di Dalam Diri

    Menghidupkan Suara yang Diam: Perjalanan Tantri Atmodjo Menulis Buku Ruang Gelap di Dalam Diri

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Di balik rutinitas sebagai mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Tantri Atmodjo menyimpan sebuah misi sunyi namun bermakna: menulis buku yang bisa menyentuh hati banyak orang, terutama perempuan. Besar di Ternate, Maluku Utara, Tantri kini tengah menulis buku self-improvement berjudul Ruang Gelap di Dalam Diri. Sebuah karya yang bukan hanya menawarkan kisah, tetapi juga keberanian untuk […]

  • Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 759
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate, 15 Juni 2025 – Pelatihan Peacemaker Training for Trainer (TFT) 2025 resmi digelar selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juni, bertempat di Asrama Haji Ternate, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, termasuk GP […]

  • Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Foto : Instagram itssun_d Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan. Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua Bakat rap Sun D sudah […]

  • Workshop OBE Prodi Kimia Unutara bersama pakar dari UHW Perbanas

    Prodi Kimia Unutara Gelar Workshop OBE untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 783
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 13 Oktober 2025 – Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menggelar workshop bertajuk “Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Pengembangan Sistem Evaluasi Perangkat Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung di kampus Unutara selama tiga hari, 13–15 Oktober 2025, dengan tujuan memperkuat penerapan kurikulum berorientasi hasil serta meningkatkan kualitas […]

  • HALAL BI HALAL dan ANTI-OTORITARIANISME

    HALAL BI HALAL dan ANTI-OTORITARIANISME

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Halal bi Halal sebagai terminologi khas yang hanya dikenal di Indonesia. Jika dilihat dari struktur bahasanya, bahwa Halal bi Halal ini adalah murni bahasa arab yang terdiri dari tiga suku kata, yakni Halal, bi, dan Halal. Tapi orang arab sendiri tidak mengerti apa itu istilah Halal bi Halal ini dan didalam kamus bahasa arab tidak […]

  • Foto para pimpinan dan kader Fatayat NU Kepulauan Sula berpose bersama pada pembukaan Konfercab III di Sanana, 23 November 2025.

    Konferensi Cabang Ke-III Fatayat NU Kepulauan Sula Resmi Digelar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sanana (BALENGKO) – Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Sula resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-III di Sanana pada Ahad (23/11). Kegiatan ini mengusung tema: “Menguat Bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia.” Ketua PC Fatayat NU Kepulauan Sula, Faujia Buamona, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan organisasi melalui kaderisasi yang berjenjang dan […]

expand_less