Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Ancam Independensi

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Ancam Independensi

  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA (BALENGKO) – Wacana transformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi kementerian kembali memicu polemik. Pengamat politik Nashrullah menilai gagasan yang muncul dalam Rapat Kerja Polri bersama Komisi III DPR RI tersebut tidak rasional dan berpotensi melemahkan kedaulatan negara.

“Menjadikan Polri sebagai kementerian bukan solusi, melainkan bentuk pelemahan institusi. Reformasi Polri seharusnya fokus pada penguatan kinerja, profesionalitas, dan akuntabilitas, bukan perombakan struktur ekstrem,” ujar Nashrullah, Rabu (28/1).

Wacana ini sebelumnya mengemuka melalui Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri. Model yang diusulkan serupa dengan hubungan Kementerian Pertahanan dan TNI.

Kapolri Tegas Menolak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka menolak usulan tersebut. Ia menyatakan konsistensinya untuk menjaga mandat konstitusional Polri sesuai Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 dan UU Nomor 2 Tahun 2002 sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Nashrullah mendukung sikap Kapolri dan memaparkan lima risiko besar jika Polri dipaksa menjadi kementerian:

  1. Independensi Terancam: Penegakan hukum berisiko diintervensi kepentingan politik.
  2. Rantai Komando Terganggu: Mengaburkan garis instruksi langsung di bawah Presiden.
  3. Dualisme Fungsi: Terjadi benturan antara posisi menteri (political executive) dan aparat penegak hukum (law enforcement).
  4. Politisasi Keamanan: Kebijakan keamanan nasional rentan menjadi alat politik praktis.
  5. Disharmoni Hukum: Bertentangan dengan desain UUD 1945 dan UU Kepolisian.

“Kepolisian harus tetap berada langsung di bawah Presiden. Mengubahnya menjadi kementerian hanya akan merusak tatanan ketatanegaraan dan melemahkan keamanan nasional,” tegas Nashrullah.

Tags
  • Penulis: Agung Gumelar
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Agung Gumelar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNUTARA Buka PMB 2026/2027: Ini Jadwal dan Syaratnya

    UNUTARA Buka PMB 2026/2027: Ini Jadwal dan Syaratnya

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi membuka pintu bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi melalui Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kampus yang berlokasi strategis di Jalan Cempaka, Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin kuliah berkualitas tanpa biaya tinggi . Salah satu daya […]

  • Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

    Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Nasir M. Ali (Pegawai Kementerian Haji Kota Ternate)
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Di banyak rumah, pemandangan itu semakin biasa. Anak duduk bersama keluarganya, tetapi pandangannya tertambat pada layar. Tubuhnya berada di ruang makan, sementara perhatian dan emosinya berkeliaran di dunia lain. Ia tertawa sendiri, menggeser layar tanpa henti, lalu marah ketika gawai diminta untuk diletakkan. Kita kerap menganggapnya sebagai kenakalan kecil atau gejala zaman. Padahal, di balik […]

  • Penulis opini, source : Istimewa

    Membangun Pendidikan Berkualitas: Antara Pemenuhan Gizi dan Penguatan Fondasi Sekolah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diyan Dewana Jaya (Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta)
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Pendidikan sejak lama dipahami sebagai salah satu jalan utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat kemajuan bangsa. Dalam kerangka negara modern, pendidikan tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan peradaban yang maju. Namun dalam dinamika kebijakan pendidikan saat ini, muncul sejumlah pertanyaan yang […]

  • Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

    Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Muzsta
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Februari 2025 – Program pengabdian masyarakat PK-252 Kitorang Sangga telah sukses dilaksanakan di Taman Anak Pesisir, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini diinisiasi oleh para awardee LPDP untuk memberikan pendidikan dan kesadaran lingkungan kepada anak-anak pesisir. Dengan tema besar “Samudra Lestari, Nusantara Berdaya”, program ini bertujuan untuk menginspirasi anak-anak pesisir Indonesia agar mereka bisa […]

  • Ketua Fatayat NU Tidore Astuti Ardenan memberikan pernyataan pers kasus kekerasan seksual Oba Utara.

    Fatayat NU Tidore: Kasus Remaja Oba Utara hingga Musisi Lokal Bukti Kekerasan Seksual Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.558
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Tidore Kepulauan, 4 September 2025 – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan mengecam keras tindakan kekerasan seksual yang menimpa remaja 21 tahun di Desa Bukit Durian, Dusun Bukulasa, Kecamatan Oba Utara, pada 2 September 2025. Kasus yang Mengkhawatirkan Ketua Fatayat NU Kota Tidore, Astuti Ardenan, menilai kasus kekerasan seksual bukan hal baru. […]

  • Mahasiswa Studi Akhir: Menjadi Sarjana Pengangguran atau Sarjana yang Terus Berkembang

    Mahasiswa Studi Akhir: Menjadi Sarjana Pengangguran atau Sarjana yang Terus Berkembang

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Musrid Puko
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Menjadi mahasiswa tingkat akhir merupakan fase transisi yang penting dari dunia pendidikan menuju dunia kerja. Pada tahap ini, mahasiswa tidak hanya berfokus menyelesaikan tugas akhir atau skripsi, tetapi juga mulai mempersiapkan diri menghadapi tantangan setelah lulus. Banyak mahasiswa berharap bahwa gelar sarjana akan membuka jalan menuju pekerjaan yang layak. Namun, kenyataannya tidak semua lulusan dapat […]

expand_less