Janji Pecat Kades Tak Ditepati, Warga Gita Raja Tuntut Pencopotan Kadis PMD Tidore dan Boikot Akses Jalan
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 207
- comment 0 komentar

LUMPUL TOTAL: Massa aksi dari Desa Gita Raja melakukan pemblokiran jalan lintas utama di Tidore Kepulauan, Kamis (12/2/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes keras warga yang menuntut pencopotan Kepala Desa Ade M. Rasid atas dugaan tindakan amoral dan desakan agar Walikota mencopot Kadis PMD yang dinilai melakukan pembohongan publik terkait janji pemecatan Kades. (Source : Agung Selang/Jurnalis Balengko)
TIDORE KEPULAUAN (BALENGKO) – Kekecewaan mendalam menyelimuti warga Desa Gita Raja, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Untuk ketiga kalinya, massa aksi kembali turun ke jalan dan melakukan pemblokiran akses transportasi umum serta penyegelan kantor desa pada Kamis (12/2). Aksi ini dipicu oleh sikap Pemerintah Daerah (Pemda) Tidore Kepulauan yang dinilai lamban dan tidak konsisten dalam menyikapi dugaan tindakan amoral serta dugaan penyelewengan dana desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Gita Raja, Ade M. Rasid.
Salah satu massa aksi, Riskiawan yang diwawancari dilokasi oleh Jurnalis Balengko, menyatakan bahwa gerakan ini adalah akumulasi kemarahan warga sejak November 2025. Warga menuntut pemberhentian tidak terhormat terhadap Ade M. Rasid setelah yang bersangkutan diduga tertangkap basah melakukan tindakan asusila di salah satu hotel di Kota Ternate.

Dugaan Pembohongan Publik oleh Kadis PMD
Massa aksi secara khusus menyoroti kinerja Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Tidore Kepulauan. Menurut Riskiawan, Kadis PMD sebelumnya sempat memberikan pernyataan akan memproses pemecatan Kades jika tidak mengundurkan diri. Namun, kenyataannya berbanding terbalik.
“Kami merasa dibohongi. Janji Kadis PMD untuk melakukan pemecatan ternyata hanya berujung pada surat teguran. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap aspirasi masyarakat desa,” tegas Riskiawan di sela-sela aksi. Atas dasar tersebut, warga juga menuntut agar Walikota Tidore Kepulauan segera mencopot Kadis PMD karena dinilai telah melakukan pembohongan publik dan gagal memediasi konflik.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Agung Selang (Jurnalis Balengko)

Saat ini belum ada komentar