Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Janji Pecat Kades Tak Ditepati, Warga Gita Raja Tuntut Pencopotan Kadis PMD Tidore dan Boikot Akses Jalan

Janji Pecat Kades Tak Ditepati, Warga Gita Raja Tuntut Pencopotan Kadis PMD Tidore dan Boikot Akses Jalan

  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 790
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tuntutan Transparansi Audit Dana Desa

Selain isu moral, massa aksi juga menuntut transparansi dari Inspektorat Kota Tidore Kepulauan terkait hasil audit sejumlah proyek desa, termasuk pembangunan jalan tani dan lapangan sepak bola.

“Kami mendengar kabar sudah ada temuan dari Inspektorat, tapi hasilnya ditutup-tupi. Kami mendesak Kejaksaan Negeri Tidore untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh anggaran desa selama masa jabatan Ade M. Rasid karena kuat dugaan adanya penyelewengan,” tambah Riskiawan.

LUMPUL TOTAL: Massa aksi dari Desa Gita Raja melakukan pemblokiran jalan lintas utama di Tidore Kepulauan, Kamis (12/2/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes keras warga yang menuntut pencopotan Kepala Desa Ade M. Rasid atas dugaan tindakan amoral dan desakan agar Walikota mencopot Kadis PMD yang dinilai melakukan pembohongan publik terkait janji pemecatan Kades. (Source : Agung Selang/Jurnalis Balengko)

Sikap Massa: Boikot Total hingga Walikota Turun Tangan

Masyarakat Desa Gita Raja menegaskan tidak akan membuka blokade jalan umum dan segel kantor desa sampai Walikota Tidore Kepulauan dan Kadis PMD menemui langsung warga di lokasi aksi. Warga menuntut bukti konkret berupa surat pemecatan Kepala Desa (Kades) sebelum aktivitas normal dikembalikan.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Kepala Desa Gita Raja, Ade M. Rasid, belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan tindakan amoral maupun desakan mundur yang dilayangkan warga. Demikian pula dengan Kepala Dinas PMD Kota Tidore Kepulauan yang belum dapat dikonfirmasi terkait tudingan “pembohongan publik” dan alasan di balik keluarnya surat teguran alih-alih pemecatan.

Sementara itu, pihak kepolisian setempat terlihat berada di lokasi aksi untuk melakukan pengamanan dan mengimbau massa agar tetap menjaga ketertiban umum selama menyampaikan aspirasi. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan diharapkan segera mengambil langkah mediasi guna menghindari dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas akibat pemblokiran jalan trans tersebut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Lingkungan Hidup Ternate Sambut Inisiatif Containder untuk Atasi Masalah Sampah di Kota Ternate

    Kadis Lingkungan Hidup Ternate Sambut Inisiatif Containder untuk Atasi Masalah Sampah di Kota Ternate

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 790
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, (1/2/25) – Setelah pertemuan yang produktif dengan Gubernur Maluku Utara, Ibu Sherly Tjoanda, perwakilan dari Containder langsung menuju Kota Ternate. Mereka melakukan identifikasi mendalam mengenai permasalahan sampah yang ada. Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari langkah yang sebelumnya dilakukan oleh Chiko Molle, yang beberapa minggu lalu meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota […]

  • Penanaman mangrove di Ternate bersama PKK Malut dan pelajar untuk pelestarian pesisir

    Penanaman Mangrove Ternate, PKK Malut Ajak Warga Jaga Pesisir

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Libatkan Generasi Muda untuk Kesadaran Lingkungan Dalam kesempatan itu, Samsuddin mengajak para pelajar yang hadir untuk menjadi garda terdepan menjaga lingkungan. Selain itu, ia mendorong agar masyarakat menjadikan aksi penanaman ini sebagai program rutin, bukan sekadar seremoni tahunan. “Hutan mangrove di pesisir pantai Kota Ternate semakin berkurang. Oleh sebab itu, kita harus memperkuat komitmen untuk […]

  • HALAL BI HALAL dan ANTI-OTORITARIANISME

    HALAL BI HALAL dan ANTI-OTORITARIANISME

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Halal bi Halal sebagai terminologi khas yang hanya dikenal di Indonesia. Jika dilihat dari struktur bahasanya, bahwa Halal bi Halal ini adalah murni bahasa arab yang terdiri dari tiga suku kata, yakni Halal, bi, dan Halal. Tapi orang arab sendiri tidak mengerti apa itu istilah Halal bi Halal ini dan didalam kamus bahasa arab tidak […]

  • Tuntut Perubahan! Aksi “Indonesia Gelap” Mahasiswa BEM SI Soroti Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Merugikan Rakyat

    Tuntut Perubahan! Aksi “Indonesia Gelap” Mahasiswa BEM SI Soroti Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Merugikan Rakyat

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Foto : ANTARA/Yamsyina Hawnan Jakarta, 17 Februari 2025 – Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi protes dengan tajuk “Indonesia Gelap” di berbagai wilayah Indonesia. Aksi ini diadakan untuk menyuarakan ketidaksetujuan terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah. Menurut para mahasiswa, kebijakan tersebut berpotensi merugikan rakyat dan menghambat […]

  • Forum BEM Se-DIY aksi damai Hari Kesehatan Mental Sedunia di Yogyakarta menuntut pembebasan aktivis dan tahanan politik

    Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi pada Hari Kesehatan Mental Sedunia: Tuntut Pembebasan Aktivis dan Tahanan Politik

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 11 Oktober 2025 – Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia pada Jum’at (10/10). Aksi ini sekaligus menjadi momentum untuk menyuarakan krisis kebebasan akademik dan demokrasi di Indonesia, serta menuntut pembebasan aktivis Jogja dan seluruh tahanan politik. Dalam pernyataannya, Forum BEM […]

  • Ketua Fatayat NU Tidore Astuti Ardenan memberikan pernyataan pers kasus kekerasan seksual Oba Utara.

    Fatayat NU Tidore: Kasus Remaja Oba Utara hingga Musisi Lokal Bukti Kekerasan Seksual Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

    Komitmen Fatayat NU Astuti menegaskan, Fatayat NU Kota Tidore Kepulauan siap memerangi semua bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sikap ini sejalan dengan agenda nasional Pengurus Pusat Fatayat NU yang fokus pada dua isu besar: pemberdayaan perempuan dan perlindungan perempuan-anak. Ia menambahkan, polisi sudah menangani kasus tersebut. Korban juga mendapat pendampingan dari Dinas P2KBP3A. “Kami […]

expand_less