Di Tengah Musibah, Hak Pendidikan Tetap Dijaga: Seragam dan Ijazah Diserahkan di Sibenpopo
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 115
- comment 0 komentar
- print Cetak

Di balik bencana sosial, ada harapan yang terus dijaga. Kadikbud Maluku Utara menyerahkan seragam sekolah dan ijazah kepada siswa serta warga terdampak di Desa Sibenpopo, sebagai bentuk kepedulian agar pendidikan tetap berjalan. Source : Istimewa
Halmahera Tengah (BALENGKO) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengunjungi Desa Sibenpopo, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (17/4/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe terkait respons cepat terhadap masyarakat terdampak bencana sosial.
Dalam kunjungan tersebut, Kadikbud bersama jajaran melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan ujian akhir yang menjadi hari terakhir sumatif kelulusan. Sebanyak 9 siswa SMK Negeri 9 mengikuti ujian yang digelar di Kantor Desa Sibenpopo dan berlangsung lancar.
Kadikbud didampingi Kepala Bidang SMK, Makmur, M.Si, serta sejumlah pejabat fungsional Disdikbud Malut. Selain monev, rombongan juga menyalurkan bantuan berupa paket seragam sekolah kepada 22 siswa SMA dan SMK yang terdampak bencana sosial.
Bantuan tersebut meliputi kemeja, celana, topi, dan sepatu, yang berasal dari sumbangan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa terdampak.
“Ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada siswa yang terdampak bencana, agar mereka tetap semangat melanjutkan pendidikan,” ujar Abubakar.
Selain itu, Kadikbud juga menyerahkan tiga ijazah milik warga Sibenpopo yang sebelumnya hilang akibat kebakaran. Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu pemulihan dokumen pendidikan masyarakat.
“Kami masih terus melakukan pendataan. Jika masih ada warga yang kehilangan ijazah, akan segera kami bantu proses pengurusannya sesuai ketentuan,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan layanan pendidikan tetap berjalan sekaligus memberikan dukungan nyata bagi masyarakat terdampak bencana sosial.
Diketahui, monev juga dilakukan di sejumlah sekolah lain di Halmahera Tengah, di antaranya SMK Negeri 9, SMA Negeri di Banemo, SMK Negeri 7, dan SMA Negeri 2 di Desa Loman.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar