Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Nazlatan Ukhra Kasuba Komisi I DPRD Malut Soroti Isu Dugaan Pungli Morotai

Nazlatan Ukhra Kasuba Komisi I DPRD Malut Soroti Isu Dugaan Pungli Morotai

  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 378
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba Komisi I DPRD Malut, memberikan atensi serius terhadap mencuatnya isu dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang menyasar para pedagang kecil di kawasan Army Dock dan Desa Darame, Kabupaten Pulau Morotai.

Politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Nazla Kasuba ini menegaskan bahwa segala bentuk pungli, jika nantinya terbukti secara hukum, sama sekali tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak tegas sesuai aturan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Nazlatan Ukhra Kasuba Komisi I DPRD Malut di hadapan warga saat melaksanakan agenda reses berkala di Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (16/05/2026).

Warga Diminta Proaktif Dokumentasikan Bukti

Guna menghindari fitnah dan salah tuduh, Nazla meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyerap informasi yang belum pasti kebenarannya. Langkah mengedepankan asas praduga tak bersalah dinilai penting mengingat adanya potensi penyalahgunaan seragam atau atribut institusi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami meminta masyarakat agar tidak cepat menyerap informasi yang belum pasti kebenarannya. Mengenai dugaan pungli yang diisukan melibatkan oknum TNI AU, saya meminta agar didokumentasikan dengan baik supaya menjadi bukti yang kuat dan sah,” tegas Nazla.

Meluruskan Alur Wewenang RDP

Dalam kesempatan reses tersebut, Nazlatan Ukhra Kasuba Komisi I DPRD Malut juga meluruskan persepsi publik terkait batas wewenang parlemen tingkat provinsi. Ia menjelaskan bahwa DPRD Provinsi tidak memiliki legalitas hukum untuk memanggil institusi vertikal seperti TNI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) resmi.

Sesuai regulasi tata negara, mitra kerja yang dapat dipanggil langsung oleh DPRD Provinsi hanyalah instansi yang pos anggarannya bersumber dari APBD. “Untuk institusi yang anggarannya bersumber dari pusat atau APBN, seperti TNI, wewenang pimpinan dan RDP berada sepenuhnya di tangan DPR RI,” jelasnya secara rinci.

Meski terbentur wewenang anggaran, Komisi I DPRD Malut tetap berkomitmen penuh untuk melakukan koordinasi persuasif guna menjembatani dan menyampaikan seluruh aspirasi masyarakat kepada pimpinan institusi terkait di tingkat daerah.

Lebih lanjut, Nazla mempersilakan masyarakat maupun pihak yang merasa dirugikan untuk mengirimkan surat resmi permohonan audiensi ke Komisi I DPRD Maluku Utara. Namun, ia menggarisbawahi bahwa setiap laporan wajib disertai bukti fisik dan dokumentasi yang jelas agar tidak menjadi laporan fiktif.

“Kami butuh waktu untuk mempelajari data dan laporan yang masuk, agar langkah taktis yang diambil nantinya benar-benar memberikan keuntungan hukum dan kepastian bagi masyarakat Morotai,” pungkasnya. (BS)

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Redaksi BS

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri Dafater Sabet Banyak Juara di STQH Kota Ternate 2025, Bukti Konsistensi dan Ketekunan

    Santri Dafater Sabet Banyak Juara di STQH Kota Ternate 2025, Bukti Konsistensi dan Ketekunan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Ternate – Santri Pondok Pesantren Darul Falah Ternate (Dafater) kembali membuktikan kualitas mereka dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XVIII tingkat Kota Ternate yang berlangsung pada 17–21 April 2025. Mereka tampil gemilang di cabang Hifdzul Hadits, baik kategori 500 hadits maupun 100 hadits dengan sanad. Di cabang 500 hadits, M. Nasrullah Kadir berhasil […]

  • Ketua Fatayat NU Tidore Astuti Ardenan memberikan pernyataan pers kasus kekerasan seksual Oba Utara.

    Fatayat NU Tidore: Kasus Remaja Oba Utara hingga Musisi Lokal Bukti Kekerasan Seksual Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.536
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Tidore Kepulauan, 4 September 2025 – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan mengecam keras tindakan kekerasan seksual yang menimpa remaja 21 tahun di Desa Bukit Durian, Dusun Bukulasa, Kecamatan Oba Utara, pada 2 September 2025. Kasus yang Mengkhawatirkan Ketua Fatayat NU Kota Tidore, Astuti Ardenan, menilai kasus kekerasan seksual bukan hal baru. […]

  • Foto ilustrasi kawasan karst di Weda Utara

    Penolakan Tambang PT Gamping Mining Indonesia Weda Utara oleh Mahasiswa Halteng di Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 834
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 14 Agustus 2025 — Aliansi Mahasiswa Sagea/Kiya dan Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelajar Halmahera Tengah (Ikemap Halteng) di Yogyakarta menolak aktivitas tambang PT Gamping Mining Indonesia di Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Mereka menilai kegiatan tambang itu berisiko merusak lingkungan, mengancam sumber air, merusak kawasan karst, serta menghilangkan ruang hidup dan […]

  • Ikmal Ali M. Nur

    Paradoks Pembangunan Kawasan Transmigrasi Upt Patlean dan Komitmen DPRD komisi II Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Ikmal Ali M. Nur | Mahasiswa Universitas Janabadra Yogyakarta
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Salah satu bentuk fungsi DPRD ialah menjadi penghubung antara Rakyat dan Pemerintah Daerah, agar memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat. sebagai wakil rakyat DPRD memiliki kewajiban untuk mendengarkan, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, setiap keluhan dan masukan yang diterima dari warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembentukan kebijakan daerah. DPRD juga benar-benar memastikan bahawa kesejahteraan […]

  • Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

    Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Hari Gizi Nasional ke-65 yang mengusung tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat” menjadi salah satu momen strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam kehidupan sehari-hari. Tema ini sangat relevan mengingat tingginya angka permasalahan gizi di Indonesia, seperti stunting, obesitas, dan kekurangan zat gizi mikro yang masih menjadi tantangan […]

  • Skandal klaim lahan 700 hektar di Mamboro, Sumba Barat, dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang menabrak aturan batasan lahan UUPA. Source : Istimewa

    Sengketa Lahan 700 Ha di Sumba Tengah: Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Lima Orang Dilaporkan ke Polda NTT

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.338
    • 1Komentar

    SUMBA TENGAH, BALENGKO SPACE – Dugaan praktik mafia tanah dalam skala besar mencuat di wilayah Sumba Tengah. Skandal klaim lahan seluas 700 hektar yang berlokasi di Sawirara Undu Watu, Desa Wendewa Barat, Kecamatan Mamboro, kini resmi dilaporkan ke Mapolda NTT terkait dugaan penggunaan dokumen palsu. Daniel Ndala Wunu, warga Desa Wendewa Barat, melaporkan lima orang […]

expand_less