Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » INSIPRASI » Fenomena Perilaku Remaja dan Kisah Inspiratif dari Olahraga Tinju.

Fenomena Perilaku Remaja dan Kisah Inspiratif dari Olahraga Tinju.

  • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
  • visibility 437
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Sumber Foto : Istimewa

Balengko Space – Dewasa ini, perilaku remaja sering menjadi sorotan masyarakat. Dari aksi tawuran hingga perkelahian di berbagai tempat, tindakan-tindakan ini membawa keresahan yang nyata. Berdasarkan data dari WHO, diperkirakan setiap tahun terjadi 193.000 pembunuhan di kalangan remaja usia 15–29 tahun secara global, dengan mayoritas korban dan pelaku adalah laki-laki.

Di lansri dari VOA Indonesia, laporan dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menunjukkan bahwa kasus kekerasan di satuan pendidikan pada Januari–September 2024 mencapai 36 insiden berat, melibatkan 144 anak sebagai korban. Kekerasan fisik mendominasi dengan 55,5%, diikuti kekerasan seksual (36%), psikis (5,5%), dan kebijakan yang mengandung unsur kekerasan (3%). Sebagian besar kasus ini terjadi di jenjang pendidikan SMP/MTs (36%) dan SMA (28%).

Fase Remaja: Antara Emosi yang Labil dan Eksistensi yang Dicari.

Masa remaja adalah masa transisi penuh tantangan, di mana emosi labil sering kali mendorong tindakan-tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Banyak remaja mencari pengakuan dengan cara yang salah, seperti terlibat tawuran demi disebut “jagoan” atau berkelahi untuk disegani. Padahal, ada banyak cara positif untuk mendapatkan pengakuan dan membangun eksistensi diri.

Jika emosi dan energi remaja diarahkan dengan baik, dampaknya bisa sangat positif, tidak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Salah satu contoh inspiratif datang dari Muhammad Haikal Hasan, seorang remaja berprestasi di dunia olahraga tinju.

Muhammad Haikal Hasan: Inspirasi dari Ring Tinju

Sabtu (4/1/24) malam, tim Balengko Space berkesempatan berbincang via Whastapp dengan Muhammad Haikal Hasan, atau yang akrab disapa Kalox. Atlet tinju asal Kelurahan Kalumpang, Kota Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara, ini telah membuktikan bahwa tinju bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana untuk menyalurkan energi dan membangun karakter positif.

Haikal mulai berlatih tinju sejak kelas 4 SD, terinspirasi oleh kakaknya yang juga seorang petinju. Ia mengidolakan Canelo Alvarez, petinju asal Meksiko, dan menjadikan figur tersebut sebagai motivasi untuk terus berprestasi. “Coach saya selalu bilang, olahraga tinju memberikan banyak manfaat bagi tubuh, dan kalian pasti bisa karena terbiasa,” ungkapnya.

Meski akrab dengan dunia tinju, Haikal tidak pernah menggunakan olahraga ini untuk menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Baginya, tinju adalah seni yang hanya boleh disalurkan di ring, bukan di jalanan. Tak hanya itu, Haikal juga aktif membagikan ilmu tinju kepada teman-temannya, menunjukkan bahwa olahraga ini bisa menjadi sarana membangun solidaritas dan kedisiplinan.

Potensi Remaja untuk Masa Depan

Kisah Haikal membuktikan bahwa remaja memiliki potensi besar yang bisa diarahkan untuk hal-hal positif. Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Bagi remaja lainnya, penting untuk menyadari bahwa masa muda adalah waktu yang berharga untuk mengeksplorasi potensi diri. Alih-alih mencari pengakuan melalui jalan yang salah, temukan minat dan bakatmu, seperti Haikal yang menjadikan tinju sebagai jalan hidup sekaligus sumber inspirasi. Semoga semakin banyak remaja yang termotivasi untuk menyalurkan energi mereka ke arah yang positif, demi masa depan yang lebih baik.

Balengko Space akan terus hadir mengangkat cerita-cerita inspiratif seperti ini, karena perubahan dimulai dari cerita yang kita bagikan bersama.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumber foto : Istimewa

    Tiga Kampus Besar di Maluku Utara Gelar Sparing Debat Hukum, Bahas 21 Isu Strategis Nasional

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 278
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Tiga lembaga debat hukum dari universitas terkemuka di Provinsi Maluku Utara sukses menggelar kolaborasi akbar bertajuk “Sparing Debat Hukum 2026”. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 15–19 Januari 2026 ini, bertujuan untuk mencetak generasi muda yang kritis dan peka terhadap dinamika ketatanegaraan nasional. Kolaborasi ini melibatkan tiga organisasi kemahasiswaan, yakni Centre for […]

  • Adagium “Dia Tidak Berpendidikan, Pantas Akhlaknya Buruk”

    Adagium “Dia Tidak Berpendidikan, Pantas Akhlaknya Buruk”

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Rabbiul Nguna Nguna
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Pendidikan sering kali dilekatkan pada perilaku baik dan terpuji. Karena itu, ketika seseorang memasuki dunia pendidikan formal baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) ia kerap dicap sebagai pribadi baik. Terlebih lagi apabila seorang anak melanjutkan studi hingga perguruan tinggi, ia hampir pasti dianggap sebagai sosok paling bermoral dan berakhlak terpuji.

  • Mubes HIMAIT 2025: Afif Sahli Buton dan Faldo Rettob Menang Telak, Siap Pimpin Mahasiswa Timur Alma Ata

    Mubes HIMAIT 2025: Afif Sahli Buton dan Faldo Rettob Menang Telak, Siap Pimpin Mahasiswa Timur Alma Ata

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 366
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Yogyakarta, 2 Juni 2025 – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur (HIMAIT) Universitas Alma Ata Yogyakarta sukses menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 pada Minggu, 1 Juni 2025. Dalam Mubes ini, pasangan Afif Sahli Buton dan Faldo Rettob terpilih sebagai ketua umum dan wakil ketua umum periode 2025–2026. Afif dan Faldo menang telak dalam pemungutan suara. Mereka […]

  • Generasi muda Moloku Kie Raha sedang mengikuti diskusi budaya dan sejarah lokal

    Generasi Muda Moloku Kie Raha dan Tanggung Jawab Merawat Warisan Leluhur

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Muhamad Affath Hidayah
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Sesekali cobalah kita tengok ke belakang atau yang kerab disebut masa lalu. Sebagai generasi baru, kita tak harus melupakan sejarah; mengingat kembali ketika para leluhur (nenek moyang) dengan perjuangannya rela berlumuran darah, pun tak mengenal siang dan malam berjuang hingga darah penghabisan, demi keberlangsungan hidup anak cucunya. Perjuangan dengan segala cara coba dilakukan untuk kemaslahatan […]

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Maluku Utara.

    Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Ternyata pikiran kita bisa menciptakan realitas-kenyataan. Hal inilah yang selalu dilakukan oleh Gubernur dalam gaya kepemimpinannya. Bahwa pikiran bisa menentukan perilaku saya, anda dan kita semua. Gubernur tidak bisa berpikir siapa itu Gubernur, tetapi Gubernur bergantung pada apa yang Gubernur pikirkan tentang diri Gubernur. Gubernur itu ada, karena diadakan oleh Tuhan melalui rakyatnya. Maka dalam […]

  • Penampakan fisik bangunan LabKesmas Pulau Morotai yang sedang dalam masa adendum. Kepala Dinas Kesehatan memastikan tetap mengedepankan profesionalitas dan standarisasi material meskipun pekerjaan mengalami keterlambatan dari jadwal semula. (Sumber Foto: Istimewa)

    Dinkes Morotai Buka Suara Soal Keterlambatan Proyek LabKesmas, Sebut Kendala Cuaca hingga Mutu Material

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 716
    • 0Komentar

    DARUBA (BALENGKO) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulau Morotai memberikan klarifikasi resmi terkait sorotan publik mengenai lambannya progres pembangunan proyek Laboratorium Kesehatan Masyarakat (LabKesmas). Pihak dinas menegaskan bahwa sejumlah kendala teknis dan alam menjadi faktor utama terhambatnya pekerjaan di lapangan. Kepala Dinas Kesehatan Pulau Morotai, dr. Diana Pinangkaa, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal agar […]

expand_less