Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 315
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Secara bahasa, kata jahil berasal dari bahasa Arab al-jahl yang berarti: tidak mengetahui, kebodohan, lawan dari ilmu. Orang yang jahil adalah orang yang tidak memiliki pengetahuan atau bertindak tanpa dasar ilmu.

Sementara itu, beberapa ulama menjelaskan makna jahil sebagai berikut: Imam Al-Raghib Al-Ashfahani menjelaskan bahwa jahil adalah kosongnya jiwa dari ilmu dan pengetahuan yang benar. Adapun, Ibnu Taimiyah menyebutkan bahwa jahil bukan hanya tidak tahu, tetapi juga bisa berarti menolak kebenaran setelah datang ilmu. Imam Al-Ghazali membagi jahil menjadi dua: Pertama, Jahil basith: tidak tahu dan sadar bahwa dirinya tidak tahu. Kedua, Jahil murakkab: tidak tahu tetapi merasa dirinya paling benar.

Dalam qur’an dikatakan secara tegas bahwa sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama (QS. Fathir: 28). Ayat ini menunjukkan bahwa ilmu mengangkat derajat manusia dan menjauhkan dari sifat jahil. Allah juga berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya” (QS. Al-Isra’: 36). Ayat ini melarang seseorang berbicara atau bertindak tanpa ilmu.

Kaitannya dengan hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa ilmu adalah tanda kebaikan, sedangkan kebodohan dapat menjerumuskan seseorang pada kesalahan. Dalam Hadis lain disebutkan bahwa: “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari manusia, tetapi Allah mencabut ilmu dengan wafatnya para ulama” (HR. Bukhari).

Berdasarkan pada uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa jahil adalah keadaan tidak memiliki ilmu atau bertindak tanpa pengetahuan yang benar. Dalam agama, sifat jahil sangat dihindari karena dapat membawa seseorang kepada kesesatan, kesalahan, dan tindakan yang merugikan. Oleh sebab itu, agama sangat menekankan pentingnya menuntut ilmu dan mengikuti kebenaran berdasarkan risalah Tuhan yang termuat dalam kitab yang dibawa oleh para RasulNya sebagai petunjuk bagi kita untuk keselamatan kita.

Akan tetapi, realitas empiris di lapangan, masih menunjukan hal yang sebaliknya. Masih banyak di antara kita yang terperangkap di dalam kejahilian, yang oleh Imam Alghazali kita termasuk kategori jahil murakkab. Di mana, kita sebenarnya tidak tahu, tapi tanpa sadar justru merasa paling tahu dan paling benar di antara yang lain. Sehingga, orang lain selalu dijadikan kambing hitam, sedangkan dirinya Adalah sang pahlawan. Sayang, pahlawannya kesiangan.

Hal semacam itu, bisa kita saksikan dan temukan di berbagai aspek kehidupan. Dalam dunia pekerjaan biasanya paling menonjol. Atasan, terkadang tanpa disadari, menindas bawahannya dengan dalih integritas, professional, tupoksi dan lain sejenisnya. Mereka tanpa sadar, terninabobokan oleh kursi kekuasaan sendiri. Sampai – sampai dikira kursi tersebut Adalah tempat penguasa untuk berkuasa terhadap para bawahan. Naif sekali Kawan.

Wahai penguasa yang terhormat! Ketahuilah, bahwa kursi mu itu, Adalah Amanah. Di situ, engkau akan tahu di mana letak surga dan neraka. Jika kursi mu belum membawa mu sampai pada surga dan neraka, maka jangan engkau merasa paling berkuasa. Sesungguhnya, engkau telah terperangkap di dalamnya. Segera bangkit dan lalu membaca dengan hati, bukan dengan nafsu yang terus mengingkari. Jika tidak, maka kejahiliaan akan terus menyelimuti mu.

  • Penulis: Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd.Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Madarudin Lapandewa
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Himpunan Mahasiswa Islam yang prakarsai oleh Ayah Handa Lafran Pane pada tanggal 5 Februari Tahun 1947 bertepatan di Sekolah Tinggi Islam (STI) di ruang mata kuliah ilmu Tafsir dengan tujuan pertama mempertahankan NKRI dan Mempertinggi derajat rakyat Indonesia, kedua Menegakkan serta mengembangkan ajaran Islam. Kedua tujuan ini sebagai dasar moral pijakan perkaderan yang harus di […]

  • Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Indonesia sedang berpacu dengan waktu untuk menurunkan prevalensi stunting demi menyelamatkan generasi masa depan. Berbagai kebijakan nasional telah digulirkan, mulai dari penguatan intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga edukasi masyarakat serta makan bergizi gratis di sekolah. Namun, satu faktor krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah besar adalah sanitasi dan pengelolaan sampah. Di beberapa daerah, […]

  • Gambar Ilustrasi, Source : Istimewa

    Distribusi Air Makin Stabil, Kinerja Pelayanan PDAM Galela Raih Apresiasi Warga

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 566
    • 0Komentar

    GALELA (BALENGKO) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Galela mendapatkan respons positif dari masyarakat terkait peningkatan signifikan kualitas pelayanan dalam beberapa pekan terakhir. Distribusi air bersih yang sebelumnya sering terkendala, kini dilaporkan berjalan lancar, stabil, dan merata di berbagai wilayah pelayanan. Langkah strategis PDAM Galela dalam membenahi sistem distribusi dan pengelolaan jaringan dinilai berhasil menjawab […]

  • Himpunan Mahasiswa Islam Yogyakarta menuntut keadilan bagi aktivis Madarudin Lapandewa korban kekerasan"

    Kekerasan Madarudin Lapandewa: HMI Yogyakarta Desak Pihak berwajib Tindak Tegas Pelaku di Desa Ilath

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.660
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA (22/8/25) Kekerasan terhadap Madarudin Lapandewa di Desa Ilath, Pulau Buru, Maluku, memicu respon keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta. Pada 17 Agustus lalu, sekelompok orang memukul Madarudin hingga ia mengalami luka serius. korban menjalani perawatan di rumah sakit akibat insiden tersebut. Formatur Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, mengecam […]

  • Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate – Suasana meriah mewarnai malam puncak pemilihan Duta Bahasa Provinsi Maluku Utara tahun 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Bela Ternate, Jumat malam (20/6/2025). Acara ini menjadi penutup dari rangkaian panjang seleksi yang dimulai sejak Februari lalu. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Dinas Pariwisata Maluku Utara, Kepala Balai […]

  • Source : Istimewa

    Topeng Diplomasi, Wajah Agresi: Catatan Kelam dari Langit Teheran

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Irfandi R. Hi Mustafa Akademisi Unutara
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sabtu 28 Februari 2026, asap membubung di atas Teheran. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, nyaris menjadi sasaran. Amerika Serikat dan Israel secara resmi melancarkan serangan terhadap Iran, sebuah “hal yang dikhawatirkan sejak lama” akhirnya menjadi kenyataan . Namun, apa yang sesungguhnya terjadi di kawasan Teluk bukanlah sekadar eskalasi milistik biasa. Ini adalah sebuah […]

expand_less