Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Secara bahasa, kata jahil berasal dari bahasa Arab al-jahl yang berarti: tidak mengetahui, kebodohan, lawan dari ilmu. Orang yang jahil adalah orang yang tidak memiliki pengetahuan atau bertindak tanpa dasar ilmu.

Sementara itu, beberapa ulama menjelaskan makna jahil sebagai berikut: Imam Al-Raghib Al-Ashfahani menjelaskan bahwa jahil adalah kosongnya jiwa dari ilmu dan pengetahuan yang benar. Adapun, Ibnu Taimiyah menyebutkan bahwa jahil bukan hanya tidak tahu, tetapi juga bisa berarti menolak kebenaran setelah datang ilmu. Imam Al-Ghazali membagi jahil menjadi dua: Pertama, Jahil basith: tidak tahu dan sadar bahwa dirinya tidak tahu. Kedua, Jahil murakkab: tidak tahu tetapi merasa dirinya paling benar.

Dalam qur’an dikatakan secara tegas bahwa sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama (QS. Fathir: 28). Ayat ini menunjukkan bahwa ilmu mengangkat derajat manusia dan menjauhkan dari sifat jahil. Allah juga berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya” (QS. Al-Isra’: 36). Ayat ini melarang seseorang berbicara atau bertindak tanpa ilmu.

Kaitannya dengan hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa ilmu adalah tanda kebaikan, sedangkan kebodohan dapat menjerumuskan seseorang pada kesalahan. Dalam Hadis lain disebutkan bahwa: “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari manusia, tetapi Allah mencabut ilmu dengan wafatnya para ulama” (HR. Bukhari).

Berdasarkan pada uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa jahil adalah keadaan tidak memiliki ilmu atau bertindak tanpa pengetahuan yang benar. Dalam agama, sifat jahil sangat dihindari karena dapat membawa seseorang kepada kesesatan, kesalahan, dan tindakan yang merugikan. Oleh sebab itu, agama sangat menekankan pentingnya menuntut ilmu dan mengikuti kebenaran berdasarkan risalah Tuhan yang termuat dalam kitab yang dibawa oleh para RasulNya sebagai petunjuk bagi kita untuk keselamatan kita.

Akan tetapi, realitas empiris di lapangan, masih menunjukan hal yang sebaliknya. Masih banyak di antara kita yang terperangkap di dalam kejahilian, yang oleh Imam Alghazali kita termasuk kategori jahil murakkab. Di mana, kita sebenarnya tidak tahu, tapi tanpa sadar justru merasa paling tahu dan paling benar di antara yang lain. Sehingga, orang lain selalu dijadikan kambing hitam, sedangkan dirinya Adalah sang pahlawan. Sayang, pahlawannya kesiangan.

Hal semacam itu, bisa kita saksikan dan temukan di berbagai aspek kehidupan. Dalam dunia pekerjaan biasanya paling menonjol. Atasan, terkadang tanpa disadari, menindas bawahannya dengan dalih integritas, professional, tupoksi dan lain sejenisnya. Mereka tanpa sadar, terninabobokan oleh kursi kekuasaan sendiri. Sampai – sampai dikira kursi tersebut Adalah tempat penguasa untuk berkuasa terhadap para bawahan. Naif sekali Kawan.

Wahai penguasa yang terhormat! Ketahuilah, bahwa kursi mu itu, Adalah Amanah. Di situ, engkau akan tahu di mana letak surga dan neraka. Jika kursi mu belum membawa mu sampai pada surga dan neraka, maka jangan engkau merasa paling berkuasa. Sesungguhnya, engkau telah terperangkap di dalamnya. Segera bangkit dan lalu membaca dengan hati, bukan dengan nafsu yang terus mengingkari. Jika tidak, maka kejahiliaan akan terus menyelimuti mu.

  • Penulis: Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd.Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus GP Ansor Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat evaluasi akhir tahun 2025 di Basecamp Sudut Literasi, Desa Garajou, Kecamatan Oba Utara, sekaligus membahas penguatan ekonomi desa dan tindak lanjut program strategis organisasi. Sumber: Istimewa

    GP Ansor Tidore Tutup 2025 dengan Rapat Evaluasi dan Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan menutup akhir tahun 2025 dengan menggelar rapat pengurus di Basecamp Sudut Literasi, Desa Garajou, Kecamatan Oba Utara, Kamis (25/12/2025). Rapat ini difokuskan pada evaluasi kinerja organisasi selama satu tahun kepengurusan serta tindak lanjut pokok-pokok pikiran strategis dari sembilan kader terbaik pasca Pelatihan Kepemimpinan […]

  • LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 331
    • 0Komentar

    ‘Lailatul Qadar’ berarti, satu malam yang sangat dirindukan oleh perindu-perindunya karena ia sangat menentukan kepentingan umat manusia di jagad raya, dan ‘Alfu Syahr” berarti, seribu bulan yang erat hubungannya dengan ‘lailatul qadar’ dalam sistem ajaran Islam. ‘Lailatul qadar’ adalah malam yang sangat mulia dan berharga bagi interest umat Nabi Muhammad Saw untuk perbaikan kualitas hidupnya, […]

  • IKPM-HT Yogyakarta desak Gubernur Maluku Utara Bebaskan 11

    IKPM-HT Yogyakarta Desak Gubernur Maluku Utara, Suara Protes Meledak di Pelantikan!

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta Senin (15/9) — IKPM-HT Yogyakarta desak Gubernur Maluku Utara segera membebaskan 11 masyarakat adat Maba Sangaji. Tuntutan itu muncul saat pelantikan Badan Pengurus IKPM-HT periode 2025–2026 di Gedung IPHI Sukoharjo, 13 September 2025. Mahasiswa Maluku Utara yang hadir kompak membentangkan spanduk sebagai simbol penolakan terhadap penahanan warga adat yang mempertahankan tanah leluhur […]

  • Sosialisasi Pengembangan Karier oleh CDC Universitas Alma Ata Yogyakarta: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    Sosialisasi Pengembangan Karier oleh CDC Universitas Alma Ata Yogyakarta: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 22 April 2025 – Career Development Center (CDC) Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar sosialisasi pengembangan karier yang dirancang untuk membekali mahasiswa dan alumni dengan informasi serta layanan penting guna menghadapi dunia kerja secara profesional, sosialisasi ini dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025 yang berlokasi di Auditorium KH. Hasyim Asy’ari/ MAM lt. 9 Universitas Alma […]

  • Flayer

    Transmigrasi Patlean Dinilai Stagnan, IKPM-HT dan PSPK UGM Siap Buka Dialog Publik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Program transmigrasi yang selama ini diproyeksikan sebagai instrumen pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi kawasan pedesaan dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan struktural, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Salah satu kawasan yang menjadi sorotan adalah Transmigrasi Patlean di Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang meliputi SP 1, SP 2, SP 4, […]

  • korban

    Penganiayaan Brutal di Ternate, LBH Ansor Minta Pelaku Dijerat Pasal Maksimal

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 30 Maret 2026 – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara mendesak penyidik Satreskrim Polres Ternate untuk menerapkan pasal pidana dengan ancaman hukuman maksimal dalam kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, S.H., menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak dapat […]

expand_less