Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Secara bahasa, kata jahil berasal dari bahasa Arab al-jahl yang berarti: tidak mengetahui, kebodohan, lawan dari ilmu. Orang yang jahil adalah orang yang tidak memiliki pengetahuan atau bertindak tanpa dasar ilmu.

Sementara itu, beberapa ulama menjelaskan makna jahil sebagai berikut: Imam Al-Raghib Al-Ashfahani menjelaskan bahwa jahil adalah kosongnya jiwa dari ilmu dan pengetahuan yang benar. Adapun, Ibnu Taimiyah menyebutkan bahwa jahil bukan hanya tidak tahu, tetapi juga bisa berarti menolak kebenaran setelah datang ilmu. Imam Al-Ghazali membagi jahil menjadi dua: Pertama, Jahil basith: tidak tahu dan sadar bahwa dirinya tidak tahu. Kedua, Jahil murakkab: tidak tahu tetapi merasa dirinya paling benar.

Dalam qur’an dikatakan secara tegas bahwa sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama (QS. Fathir: 28). Ayat ini menunjukkan bahwa ilmu mengangkat derajat manusia dan menjauhkan dari sifat jahil. Allah juga berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya” (QS. Al-Isra’: 36). Ayat ini melarang seseorang berbicara atau bertindak tanpa ilmu.

Kaitannya dengan hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa ilmu adalah tanda kebaikan, sedangkan kebodohan dapat menjerumuskan seseorang pada kesalahan. Dalam Hadis lain disebutkan bahwa: “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari manusia, tetapi Allah mencabut ilmu dengan wafatnya para ulama” (HR. Bukhari).

Berdasarkan pada uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa jahil adalah keadaan tidak memiliki ilmu atau bertindak tanpa pengetahuan yang benar. Dalam agama, sifat jahil sangat dihindari karena dapat membawa seseorang kepada kesesatan, kesalahan, dan tindakan yang merugikan. Oleh sebab itu, agama sangat menekankan pentingnya menuntut ilmu dan mengikuti kebenaran berdasarkan risalah Tuhan yang termuat dalam kitab yang dibawa oleh para RasulNya sebagai petunjuk bagi kita untuk keselamatan kita.

Akan tetapi, realitas empiris di lapangan, masih menunjukan hal yang sebaliknya. Masih banyak di antara kita yang terperangkap di dalam kejahilian, yang oleh Imam Alghazali kita termasuk kategori jahil murakkab. Di mana, kita sebenarnya tidak tahu, tapi tanpa sadar justru merasa paling tahu dan paling benar di antara yang lain. Sehingga, orang lain selalu dijadikan kambing hitam, sedangkan dirinya Adalah sang pahlawan. Sayang, pahlawannya kesiangan.

Hal semacam itu, bisa kita saksikan dan temukan di berbagai aspek kehidupan. Dalam dunia pekerjaan biasanya paling menonjol. Atasan, terkadang tanpa disadari, menindas bawahannya dengan dalih integritas, professional, tupoksi dan lain sejenisnya. Mereka tanpa sadar, terninabobokan oleh kursi kekuasaan sendiri. Sampai – sampai dikira kursi tersebut Adalah tempat penguasa untuk berkuasa terhadap para bawahan. Naif sekali Kawan.

Wahai penguasa yang terhormat! Ketahuilah, bahwa kursi mu itu, Adalah Amanah. Di situ, engkau akan tahu di mana letak surga dan neraka. Jika kursi mu belum membawa mu sampai pada surga dan neraka, maka jangan engkau merasa paling berkuasa. Sesungguhnya, engkau telah terperangkap di dalamnya. Segera bangkit dan lalu membaca dengan hati, bukan dengan nafsu yang terus mengingkari. Jika tidak, maka kejahiliaan akan terus menyelimuti mu.

  • Penulis: Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd.Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JEJAK AMORFATI DI PULAU GAPI

    JEJAK AMORFATI DI PULAU GAPI

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea. Ketua Literasi Pasifik Morotai
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Ada perjalanan yang ditempuh dengan kaki, tetapi ada pula perjalanan yang hanya bisa dilalui oleh hati. Dan perjalanan itu bermula di Pulau Gapi. Di sana, laut tidak sekadar membentang sebagai batas antara pulau dan cakrawala. Laut menjadi saksi atas banyak hal yang tidak pernah sempat diucapkan. Tentang perpisahan yang datang tanpa aba-aba, tentang harapan yang […]

  • Massa aksi membentangkan spanduk berisi kritik tajam dan penolakan terhadap Budiman Sudjatmiko serta Nusron Wahid di tengah forum diskusi "Pancasila Pemersatu Bangsa" di GIK UGM, Yogyakarta, Senin (15/6/2026). Ketegangan ini memaksa panitia dan aparat keamanan mengevakuasi para pejabat negara tersebut dari lokasi acara. (Foto: Istimewa)

    Dituding ‘Pengkhianat Reformasi’, Kehadiran Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid di UGM Ditolak Massa

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 262
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Gelombang pergerakan mahasiswa di ruang akademis kembali memanas. Forum diskusi kebangsaan bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” yang diselenggarakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin malam (15/06/2026) berakhir dengan ketegangan hebat. Ratusan mahasiswa menggelar aksi protes keras yang berujung pada pembubaran paksa acara. Insiden Diskusi Pancasila […]

  • Saint Yowza: Menjaga Semangat HipHop di Kota Ruteng Lewat “Keep The Flame”

    Saint Yowza: Menjaga Semangat HipHop di Kota Ruteng Lewat “Keep The Flame”

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram St.Yowza Musik HipHop semakin mendapat tempat di hati para pecinta musik Indonesia, bahkan di kota lain seperti Ruteng, Flores, NTT. Salah satu rapper yang terus menjaga semangat ini adalah Saint Yowza, yang baru saja merilis single terbarunya berjudul “Keep The Flame”. Dalam wawancara ini, Saint Yowza berbagi cerita tentang inspirasi, proses […]

  • KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    KONTROVERSIALITAS NUZULUL QUR’AN

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Turunnya al-Qur’an adalah terjemahan harfiah dari kata-kata “Nuzul al-Qur’an”. Kata “nuzul” terambil dari kata “nazala” yang secara loghawiyyah paling minimal memiliki dua ta’rif. Al-awwalu, bahwa kata “nazala” berarti singgah atau menempati, seperti dalam ungkapan bahasa arabnya, ”nazala al-amir al-madinah” yang artinya, “kepala negara itu telah singgah di kota. Al-tsani, bahwa kata “nazala” memiliki arti aktifitas […]

  • Satgas Armada Sampah Laut Kota Ternate dan Komunitas Batu Meja mengangkat sampah plastik di perairan pesisir Kelurahan Makassar Timur.

    Kolaborasi Satgas Armada Sampah Laut dan Komunitas Batu Meja Bersihkan Pesisir Makassar Timur Ternate

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kontributor Wilayah Kota Ternate (Agung Selang)
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO SPACE) 21 September 2025 – Satgas Armada Sampah Laut Kota Ternate bersama Komunitas Batu Meja Kelurahan Makassar Timur membersihkan perairan pesisir Makassar Timur, Kecamatan Kota Ternate Tengah. Mereka mengerahkan armada sampah laut dan perlengkapan jaring pengait untuk mengangkat sampah plastik, botol, serta limbah rumah tangga yang mencemari laut. Tim mengumpulkan sampah dari permukaan […]

  • Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda berdialog dengan mahasiswa di tengah aksi ricuh. | Dok. Instagram Sherly

    Gubernur Sherly Tjoanda Turun Tangan Ricuh Demo Ternate

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 771
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Ternate, 1 September 2025. Aksi mahasiswa Ternate ricuh saat demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Ternate, Maluku Utara. Demo mahasiswa ini memanas hingga polisi menyemprotkan water cannon dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Kontributor Balengko Space di lokasi mencatat, beberapa mahasiswa pingsan akibat gas air mata. Aparat mengevakuasi mereka ke […]

expand_less