Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » Dugaan Malpraktik Medis Akibatkan Kelumpuhan, Tim Advokasi Lapor ke DPR RI dan KKI

Dugaan Malpraktik Medis Akibatkan Kelumpuhan, Tim Advokasi Lapor ke DPR RI dan KKI

  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 443
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA, BALENGKO SPACE – Tim Advokasi Untuk Keadilan Marganda resmi membawa kasus dugaan malpraktik medis yang menimpa seorang pelajar berinisial MS ke ranah pengawasan nasional. Pengaduan tersebut disampaikan kepada Komisi IX DPR RI dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) pada Selasa (21/4/2026).

Langkah ini diambil menyusul kegagalan proses mediasi serta penilaian tim advokasi terhadap ketiadaan itikad baik dari pihak rumah sakit maupun tenaga medis yang terlibat.

Kronologi dan Temuan Dugaan Pelanggaran


Peristiwa ini bermula saat MS menjalani operasi skoliosis di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid pada 19 Januari 2024. Sebelum tindakan dilakukan, MS diketahui dalam kondisi motorik normal. Namun, pasca-operasi yang ditangani oleh Dokter berinisial dr. GIW, Sp.OT(K) Spine, korban mengalami kehilangan fungsi saraf pada kedua tungkai hingga berujung pada kelumpuhan permanen dan atrofi otot.

Tim Advokasi menemukan sejumlah indikasi dugaan pelanggaran serius dalam penanganan medis tersebut, di antaranya:

  • Pelanggaran Prinsip Informed Consent: Diduga operasi dilakukan tanpa persetujuan medis yang sah dan penjelasan komprehensif terkait risiko kelumpuhan.
  • Hambatan Akses Rekam Medis: Pihak rumah sakit hingga kini belum memberikan rekam medis lengkap meskipun telah diminta secara resmi.
  • Indikasi Upaya Pembungkaman: Muncul dugaan penawaran kompensasi sepihak dengan klausul pembatasan hak menuntut secara hukum.

Desakan Audit dan Langkah Hukum


Zulfikran A. Bailussy, anggota Tim Advokasi, menegaskan bahwa kondisi MS yang masuk dalam keadaan normal namun keluar dalam kondisi lumpuh permanen tidak bisa dipandang sebagai risiko medis biasa tanpa pertanggungjawaban ilmiah.

“Kami melihat adanya indikasi kuat pelanggaran serius, baik dari aspek prosedur medis maupun transparansi pelayanan kesehatan. Ketiadaan akses terhadap rekam medis menunjukkan persoalan serius dalam akuntabilitas layanan,” ujar Zulfikran.

Sebagai respons, Tim Advokasi menempuh empat langkah strategis:

  1. Mengajukan pengaduan resmi terkait pemeriksaan etik dan disiplin profesi.
  2. Mendorong audit medis independen guna menguji prosedur operasi secara objektif.
  3. Meminta DPR RI melakukan fungsi pengawasan terhadap sistem pelayanan kesehatan nasional.
  4. Membuka peluang langkah hukum pidana atas dugaan kelalaian berat yang mengakibatkan cacat permanen.

Harapan Reformasi Pelayanan Kesehatan


Tim Advokasi menyatakan bahwa kasus ini menjadi cermin potensi kelemahan sistemik dalam pengawasan kesehatan di Indonesia. Mereka mendesak adanya transparansi total, perlindungan hak pasien, dan penegakan disiplin profesi yang tegas.

Kasus ini akan terus dikawal melalui jalur etik, administratif, maupun hukum pidana demi memastikan keadilan bagi korban dan mencegah peristiwa serupa terulang kembali. (BS)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKPMT Talaga Nuzulul Quran

    FKPMT Talaga Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Wakil Bupati Halmahera Barat Apresiasi Semangat Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 431
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Halmahera Barat — Forum Komunikasi Pelajar dan Mahasiswa Talaga (FKPMT) Desa Talaga, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, sukses menyelenggarakan kegiatan peringatan Nuzulul Quran pada Sabtu (14/03/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad. Ketua Umum FKPMT, Yusrival Hi. Husen, menyampaikan bahwa kegiatan Nuzulul Quran merupakan bentuk kepedulian para […]

  • Diskusi GP Ansor Tidore bahas APBD 2026 dan visi misi Walikota di Sabua Sahabat, Pantai Tugulufa

    GP Ansor Kota Tidore Gelar Diskusi Mengukur Visi Misi Walikota 5 Tahun Mendatang

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Tidore, 16 Agustus 2025 Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan menggelar diskusi publik bertema “APBD 2026: Mengukur Visi Misi Walikota Kota Tidore Kepulauan” Jumat (15/8/25)  di Sabua Sahabat, kawasan Pantai Tugulufa. Agenda ini bertujuan untuk mengawal arah pembangunan daerah lima tahun mendatang agar sejalan dengan visi dan misi Walikota. GP […]

  • Mahasiswa Studi Akhir: Menjadi Sarjana Pengangguran atau Sarjana yang Terus Berkembang

    Mahasiswa Studi Akhir: Menjadi Sarjana Pengangguran atau Sarjana yang Terus Berkembang

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Musrid Puko
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Menjadi mahasiswa tingkat akhir merupakan fase transisi yang penting dari dunia pendidikan menuju dunia kerja. Pada tahap ini, mahasiswa tidak hanya berfokus menyelesaikan tugas akhir atau skripsi, tetapi juga mulai mempersiapkan diri menghadapi tantangan setelah lulus. Banyak mahasiswa berharap bahwa gelar sarjana akan membuka jalan menuju pekerjaan yang layak. Namun, kenyataannya tidak semua lulusan dapat […]

  • Source : Istimewa

    UNIT STUDI HUKUM PERDATA MULAI AUDIENSI DENGAN KESBANGPOL DIY UNTUK KEGIATAN “LIVING LAW”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Andika
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) – Unit Studi Hukum Perdata secara resmi memulai langkah awal pelaksanaan program Living Law melalui audiensi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta (Kesbangpol DIY), yang berlangsung di Kantor Kesbangpol DIY. Audiensi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung kegiatan akademik yang berbasis […]

  • Source : Istimewa

    Kohati HMI Ternate Desak Evaluasi Kepala SDN 32 Kalumata Galian Terkait Dugaan Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 279
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Korps HMI-Wati (Kohati) HMI Cabang Ternate mendesak Pemerintah Kota Ternate segera mengevaluasi Kepala SDN 32 Kalumata Galian menyusul adanya dugaan kekerasan terhadap siswi kelas 5 oleh oknum keamanan sekolah. Selain kekerasan fisik, sekolah tersebut juga dilaporkan mengalami berbagai kasus perundungan hingga intimidasi terhadap orang tua wali. Kegagalan Pengawasan Sekolah Kohati menilai rentetan […]

  • Kondisi wajah salah satu warga adat Maba Sangaji yang tampak mengalami lebam, menurut keterangan keluarga akibat insiden di Rutan Soasio. Hingga berita ini dirilis, pihak rutan belum memberikan keterangan resmi.

    LBH Ansor Maluku Utara Desak Penyelidikan Dugaan Kekerasan di Rutan Soasio terhadap Warga Adat Maba Sangaji

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 718
    • 0Komentar

    Kota Tidore Kepulauan (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara mengecam dugaan tindak kekerasan terhadap warga adat Maba Sangaji yang terjadi di Rumah Tahanan Kelas IIB Soasio, Tidore Kepulauan, pada Senin, 20 Oktober 2025. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi hanya beberapa hari sebelum mereka dijadwalkan bebas setelah menjalani vonis lima bulan delapan hari dalam […]

expand_less