Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » LBH Ansor Ternate Kritik Ucapan Pejabat Publik Maluku Utara yang Singgung Perjuangan Rakyat

LBH Ansor Ternate Kritik Ucapan Pejabat Publik Maluku Utara yang Singgung Perjuangan Rakyat

  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 776
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Rakyat Terjajah, Pemerintah Menjarah

Hari ini rakyat Maluku Utara berjuang mempertahankan ruang hidupnya. Dari pesisir Halmahera hingga hutan-hutan yang gundul, dari lahan pertanian yang terkontaminasi hingga laut yang tercemar limbah tambang. Para masyarakat adat yang berjuang Mereka melawan karena tahu bahwa masa depan anak cucu dipertaruhkan.

Tetapi, apa yang dilakukan pemerintah? Justru sebaliknya—membuka pintu selebar-lebarnya bagi korporasi besar untuk mengeruk nikel, emas, dan mineral lainnya. Rakyat hanya mendapatkan debu, limbah, dan bencana ekologis.

Pemerintah jangan culas. Kekuasaan bukan lisensi untuk menjarah sumber daya alam. UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup telah jelas menegaskan bahwa setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Demikian pula Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 menyatakan: “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.”

Apabila pejabat publik mengabaikan norma ini, mereka tidak hanya mengkhianati rakyat, tetapi juga melanggar konstitusi.

Bahaya Politik Ucapan Serampangan

Ucapan pejabat publik bukan sekadar kalimat. Ia adalah representasi dari kebijakan. Ketika pejabat berkata rakyat “bodoh” atau “goblok”atau menyalahkan masyarakat tanpa dasar, apalagi pemerintah menyalahkan rakyat atas perjuangan untuk mempertahankam tanah adat itu bukan hanya penghinaan, tetapi juga legitimasi untuk menindas. Pernyataan semacam ini bisa memicu luka sosial yang lebih dalam, mencederai martabat demokrasi, dan merusak hubungan antara rakyat dengan penguasa.

LBH Ansor Kota Ternate menegaskan bahwa pejabat publik wajib menjaga etika berucap. Jangan remehkan rakyat, jangan singgung perjuangan mereka. Rakyat bukan lawan yang bisa dipermalukan, melainkan harus didengar.

Kembali ke Amanat Konstitusi

Sudah saatnya eksekutif maupun legislatif di Maluku Utara, dan Indonesia secara umum, kembali pada amanat konstitusi: melayani rakyat, menghormati hak-hak asasi, dan menegakkan hukum. Setiap kebijakan harus berbasis data, berbasis keadilan, dan berpihak pada masyarakat, bukan pada segelintir elite politik-ekonomi.

LBH Ansor Kota Ternate akan terus mengingatkan: rakyat tidak meminta lebih. Rakyat hanya menuntut apa yang dijanjikan konstitusi—keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jangan khianati itu dengan ucapan dan tindakan yang culas.

Penutup

Kami menyerukan kepada pemerintah daerah maupun pusat: jangan asal bicara, jangan singgung rakyat, jangan khianati mandat. Jika memang merasa sebagai wakil rakyat,maka buktikan dengan kebijakan yang berpihak, bukan pernyataan yang menyakiti.

Rakyat Maluku Utara tidak butuh kata-kata kosong. Mereka butuh bukti bahwa negara ini hadir untuk mereka, bukan untuk korporasi.

  • Penulis: Zulfikran A. Bailussy, S.H.
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ketua lbh ansor Ternate

    Menegakkan Martabat Akal: Menemukan Kembali Ruh Pendidikan yang Mencerahkan

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Zulfikran Ketua LBH Ansor Kota Ternate
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Pendidikan adalah jalan untuk memuliakan manusia. Di dalamnya terkandung cita-cita agar setiap insan tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, berakhlak, dan mampu berpikir jernih dalam menghadapi kehidupan. Namun, dalam perjalanan panjang dunia pendidikan kita—baik di lembaga formal maupun di lingkungan keagamaan seperti pesantren—masih ditemukan kecenderungan hubungan yang bersifat satu arah: pendidik menyampaikan, peserta didik menerima. Pola […]

  • Di balik bencana, ada harapan yang terus dijaga. Kadikbud Maluku Utara menyerahkan seragam sekolah dan ijazah kepada siswa serta warga terdampak di Desa Sibenpopo, sebagai bentuk kepedulian agar pendidikan tetap berjalan. Play Button

    Di Tengah Musibah, Hak Pendidikan Tetap Dijaga: Seragam dan Ijazah Diserahkan di Sibenpopo

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Halmahera Tengah (BALENGKO) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengunjungi Desa Sibenpopo, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (17/4/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe terkait respons cepat terhadap masyarakat terdampak bencana sosial. Dalam kunjungan tersebut, Kadikbud bersama jajaran melakukan monitoring dan […]

  • Revolusi Sunyi di Sekolah-Sekolah Maluku Utara

    Revolusi Sunyi di Sekolah-Sekolah Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Berbicara tentang perubahan pendidikan, kita sering membayangkan gebrakan besar, kebijakan baru, program raksasa, atau masuknya teknologi canggih ke ruang kelas. Namun, tidak semua transformasi datang dengan sorotan dan tepuk tangan. Di banyak tempat, perubahan bergerak perlahan dan hampir tanpa suara, tetapi justru di situlah letak kekuatannya. Fenomena inilah yang dapat disebut sebagai “revol jauh dari pusat […]

  • Kegiatan Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I di depan Lab Pendidikan Geografi Unkhair, anggota membaca dan berdiskusi untuk tingkatkan literasi.

    Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I Tingkatkan Literasi Anggota

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 555
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE– Ternate, (15/8/25), Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I menjadi program literasi rutin untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada 13 Agustus 2025 di depan ruang Lab Pendidikan Geografi, Universitas Khairun. Pengurus menyediakan berbagai buku sosial, novel, dan pendalaman Alkitab. Peserta membaca buku pilihan, lalu mempresentasikan ringkasan bacaan […]

  • Dari Tambang ke Tubuh: Deretan Penyakit Akibat Aktivitas Pertambangan

    Dari Tambang ke Tubuh: Deretan Penyakit Akibat Aktivitas Pertambangan

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 603
    • 0Komentar

    2. Kanker Arsenik, timbal, dan zat kimia beracun lainnya memiliki efek karsinogenik yang dapat memicu pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker kulit, pankreas, payudara, dan usus. 3. Gangguan Pernapasan Zat berbahaya seperti asbes, merkuri, dan arsenik juga mencemari udara, menyebabkan masalah pernapasan seperti asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), hingga kanker paru. Anak-anak dan […]

  • Sumber Foto: iluvislam.com

    Intelijen di Era Multipolar: Dari Hudzaifah bin al-Yaman hingga Krisis Nurani Global

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Muhammad
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Ketika dunia kembali terbelah dalam persaingan multipolar antara Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, dan kekuatan regional lain, intelijen menjadi senjata utama yang menentukan arah geopolitik. Namun, di tengah kebisingan algoritma dan operasi rahasia lintas negara. Pada bagian ini ada satu hal yang saya ajukan setidaknya paling  mendasar yaitu moral. Figur Hudzaifah bin al-Yaman, Shahibu Sirri Rasulullah […]

expand_less