Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa dan Pengampunan Dosa

Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa dan Pengampunan Dosa

  • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
  • visibility 904
  • comment 0 komentar

Sumber Foto : Dok. Balengko Space

Ternate, (13/2/25) – Umat Muslim di seluruh dunia segera menyambut bulan suci Ramadhan. Sebelum itu, ada satu malam istimewa yang penuh dengan keutamaan, yaitu Malam Nisfu Syaban. Tahun ini, malam tersebut jatuh pada malam Jumat, 14 Syaban 1446 H (13 Februari 2025). Malam ini menjadi waktu yang sangat mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa

KH. Ahmad Dardiri, pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah di Bukit Pelangi, Kota Ternate Utara, menjelaskan bahwa Malam Nisfu Syaban termasuk salah satu dari lima waktu mustajab yang dikenal umat Islam. Pada lima waktu ini, Allah SWT tidak akan menolak permohonan seorang hamba. Lima waktu mustajab tersebut adalah:

  1. Malam pertama bulan Rajab
  2. Malam Nisfu Syaban
  3. Malam Jumat
  4. Malam Lailatul Qadar
  5. Malam Hari Raya (Idul Fitri dan Idul Adha)

KH. Ahmad Dardiri menambahkan bahwa tahun ini, Malam Nisfu Syaban sangat istimewa karena bertepatan dengan malam Jumat, yang juga merupakan waktu mustajab. Umat Muslim mendapat kesempatan besar untuk memperbanyak doa, istighfar, dan ibadah kepada Allah SWT.

Keutamaan Malam Nisfu Syaban dalam Islam

Malam Nisfu Syaban memiliki berbagai keutamaan yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Umat Islam dapat melakukan beberapa amalan, seperti shalat sunnah, membaca Surah Yasin tiga kali, memperbanyak dzikir, istighfar, dan sholawat. Rasulullah SAW bersabda:

“يَرْفَعُ اللّٰهُ اَعْمَالَ الْعِبَادِ كُلَّهَا فِيْ هٰذَا الشَّهْرِ”
(Allah mengangkat semua amal perbuatan hamba-hamba-Nya di bulan Syaban.)

Dalam kitab Madza fi Sya’ban, Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki menjelaskan beberapa keutamaan Malam Nisfu Syaban, antara lain:

  1. Lailatul Mubarakah (Malam Penuh Berkah) – Pada malam ini, jutaan malaikat turun ke bumi dan mengamini doa-doa hamba Allah yang beribadah.
  2. Lailatul Qismah wa at-Taqdir (Malam Pembagian Takdir dan Penentuan Rezeki) – Pada malam ini, Allah SWT menetapkan rezeki dan nasib seseorang selama setahun ke depan.
  3. Lailatul Takfir (Malam Penghapusan Dosa) – Pada malam ini, Allah SWT mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
  4. Hari Raya Para Malaikat – Sama seperti umat manusia yang merayakan Idul Fitri dan Idul Adha, para malaikat juga merayakan malam Nisfu Syaban sebagai “hari raya” mereka.

Tradisi Santri di Malam Nisfu Syaban

Di Pondok Pesantren Darul Falah, para santri merayakan Malam Nisfu Syaban dengan penuh ibadah. Tradisi ini telah berlangsung selama enam tahun dan melibatkan santri serta jamaah dari luar pesantren. Rangkaian acara dimulai dengan:

  • Shalat Maghrib berjamaah, diikuti dengan pembacaan Surah Yasin tiga kali.
  • Setelah itu, para santri bersama jamaah memperbanyak sholawat hingga waktu Isya.
  • Setelah shalat Isya, mereka melanjutkan dengan shalat sunnah tasbih empat rakaat.
  • Puncaknya adalah dzikir dan doa bersama, dengan harapan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa selama setahun dan memberikan berkah untuk tahun yang akan datang.

KH. Ahmad Dardiri berharap agar ibadah ini dapat membawa ampunan, keberkahan, dan semakin mendekatkan umat Muslim kepada Allah SWT.

Harapan dan Doa untuk Keberkahan

Dengan penuh harap dan keimanan, umat Islam diajak untuk memanfaatkan malam istimewa ini dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita semua mendapatkan ampunan dan keberkahan di malam yang penuh rahmat ini.

Malam Nisfu Syaban adalah waktu yang sangat berharga bagi umat Islam untuk memperbanyak doa, beristighfar, dan memohon ampunan kepada Allah. Keutamaan malam ini semakin bertambah karena bertepatan dengan malam Jumat, yang juga merupakan waktu mustajab lainnya. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan malam ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan ibadah kita.

  • Penulis: balengko space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum BEM DIY membacakan Maklumat Pemuda Jogja di Yogyakarta dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025.

    Forum BEM DIY Serukan Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM DIY) menyampaikan maklumat bertajuk “Maklumat Pemuda Jogja: Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat.” Seruan tersebut menegaskan pentingnya peran pemuda dan mahasiswa dalam menjaga semangat persatuan serta menegakkan kedaulatan rakyat di tengah kondisi politik dan sosial yang dinilai […]

  • Majelis Hakim PN Labuha saat mengabulkan permohonan asesmen untuk terdakwa Ikbal Daeng Magasing pada sidang terbuka 14 Agustus 2025

    PN Labuha Kabulkan Permohonan Asesmen untuk Ikbal Daeng Magasing

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.380
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Labuha, 14 Agustus 2025 – PN Labuha kabulkan permohonan asesmen untuk terdakwa Ikbal Daeng Magasing dalam perkara Tindak Pidana Khusus Nomor: 33/Pid.Sus/2025/PN.Lbh. Majelis Hakim mengambil keputusan ini dalam sidang terbuka untuk umum yang berlangsung pada Kamis (14/8/2025). Dalam putusannya, Majelis Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) melengkapi berkas perkara dengan melampirkan hasil […]

  • Sdapen: Perjalanan Seorang Rapper Maluku yang Mengukir Jejak di Dunia Hip-Hop dan Kreativitas Visual

    Sdapen: Perjalanan Seorang Rapper Maluku yang Mengukir Jejak di Dunia Hip-Hop dan Kreativitas Visual

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Lingkungan yang Membentuk Semangat Hip-Hop Bagi Sdapen, kecintaannya pada dunia hip-hop lahir secara alami. Lingkungan tempat tinggalnya yang mayoritas dihuni anak muda dengan minat besar pada rap, dance, dan grafiti membuat hip-hop menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya. “Saya mulai tertarik dan ikut terjun ke dunia hip-hop sejak SMP kelas 2, sekitar […]

  • Adrienne Ellen Matthew: Rapper dan Dancer Muda Berbakat

    Adrienne Ellen Matthew: Rapper dan Dancer Muda Berbakat

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram adrienne.matthew Awal Perjalanan di Dunia Rap dan Dance Lahir dan besar di Padang, Adrienne Ellen Matthew membawa semangat besar dalam dunia rap dan dance. Dengan darah seni mengalir dari sang ibu yang dulu adalah seorang rapper dan dancer aktif di Jakarta, Adrienne tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan musik. Sejak kecil, […]

  • Sejumlah mahasiswa membentangkan poster saat berlangsungnya Kongres HPMS di Asrama Haji, Ternate, Minggu (11/1/2026). Sumber foto: Istimewa.

    Aksi Tolak 10 IUP Pulau Mangoli Diwarnai Dugaan Kekerasan di Kongres HPMS Ternate

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 12 Januari 2026 — Aksi penyampaian aspirasi penolakan 10 Izin Usaha Pertambangan (IUP) bijih besi di Pulau Mangoli, Kepulauan Sula, dilaporkan berujung pada dugaan kekerasan dalam Kongres Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) di Asrama Haji, Ternate Selatan, Minggu malam (11/1/2026). Tiga mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Sula membentangkan poster penolakan sesaat setelah […]

  • Kiri Islam, Oksidentalisme, dan Kritik Hasan Hanafi

    Kiri Islam, Oksidentalisme, dan Kritik Hasan Hanafi

    • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Secara fundamental ajaran Islam sejak dari Nabi Adam hinggah Nabi Muhammad SAW dapat kita pahami sebagai sebuah paradigma”Kiri” yang berorientasi kepada keadilan social. Konteks “Kiri” yaag di maksudkan tentu merujuk kepada prinsip teologi yang kritis terhadap sturuktus social diskriminatif dan berkomitmen untuk membongkar sistim penindasan sebagai problem structural dan personal. Teologi  Islam melalui perspektif ini […]

expand_less