Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY,  BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI

BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY,  BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI

  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 982
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pertemuan antara Dr. Firman Jaya Daeli, S.H., M.H., seorang tokoh nasional yang dikenal dengan pandangan kenegarawanan dan pengalaman panjang sebagai mantan anggota DPR RI dan MPR RI, bersama Faturahman Djaguna, Koordinator Umum Forum BEM Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga putra daerah Pulau Morotai, Maluku Utara, menjadi ruang diskusi strategis yang sarat makna tentang arah pembangunan dan dinamika politik daerah. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, keduanya membedah realitas Morotai dalam tiga bingkai besar, geopolitik, geostrategis, dan geoekonomi, serta melahirkan kritik tajam terhadap arah kepemimpinan daerah yang dinilai kehilangan arah dan kepekaan terhadap persoalan rakyat.

Secara geopolitik Pulau Morotai memiliki posisi yang amat penting di garis depan wilayah kedaulatan Indonesia. Pulau ini menjadi gerbang timur Indonesia di Samudra Pasifik dan berbatasan langsung dengan Filipina, menjadikannya titik strategis dalam menjaga pertahanan nasional sekaligus hubungan antarnegara di kawasan Pasifik Barat. Dr. Firman Jaya Daeli menekankan bahwa Morotai tidak boleh hanya dipandang sebagai daerah administratif di Maluku Utara, tetapi sebagai wilayah penyangga pertahanan dan diplomasi negara. Morotai semestinya menjadi pusat aktivitas strategis nasional dalam bidang maritim, perikanan, dan pertahanan laut. Namun dalam praktiknya, potensi geopolitik tersebut masih diabaikan, baik oleh pemerintah pusat maupun oleh pemerintah daerah sendiri. Visi pembangunan yang seharusnya berbasis geopolitik belum pernah terwujud secara sistematis dalam kebijakan publik daerah.

Dari aspek geostrategis Morotai menyimpan warisan historis sebagai pangkalan militer Sekutu pada masa Perang Dunia II simbol bahwa sejak dahulu, wilayah ini memegang peran vital dalam percaturan global. Namun pasca kemerdekaan, Morotai seperti kehilangan narasi strategisnya. Menurut Faturahman Djaguna, pemerintah daerah belum mampu membaca posisi dan peluang strategis ini. Pembangunan yang dijalankan masih bersifat jangka pendek, tanpa peta jalan jangka panjang yang menempatkan Morotai sebagai simpul strategis di kawasan timur Indonesia. Ia menegaskan, “Pemimpin daerah hanya mengelola wilayah, bukan memimpin masa depan. Padahal, Morotai punya sejarah dan letak yang tidak semua daerah miliki.”

  • Penulis: Faturahman Djaguna
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Faturahman Djaguna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BELANDA, RIWAYATMU DULU

    BELANDA, RIWAYATMU DULU

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Ketika saya merasa penasaran dengan Universitas Leiden di Belanda, maka saya memutuskan harus menyempatkan diri saya untuk berkunjung ke sana. Saya berangkat dari Kota Amsterdam menggunakan kereta-Listrik dan kemudian saya harus turun di stasiun kereta Listrik di Kota Leiden. Dari stasiun itu, kemudian saya berjalan kaki yang jaraknya lumayan jauh untuk sampai ke Universitas Leiden. […]

  • Source : Istimewa

    Peringati IWD 2026, FPUD Malut Demo di Kantor Wali Kota Ternate: Soroti Penindasan Perempuan dan Isu Lingkungan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 174
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Front Perjuangan untuk Demokrasi Maluku Utara (FPUD-Malut) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Ternate pada Minggu (8/3/2026). Aksi yang bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional (IWD) ini menyoroti ketimpangan struktur sosial, kebijakan ekonomi-politik, hingga tuntutan perlindungan hukum bagi pekerja perempuan. Koordinator Lapangan FPUD-Malut, Amex, dalam orasinya menegaskan bahwa IWD bukan sekadar […]

  • Makrab PKPM NUKU Yogyakarta 2025: Merajut Kebersamaan Mahasiswa Tidore di Tanah Rantau

    Makrab PKPM NUKU Yogyakarta 2025: Merajut Kebersamaan Mahasiswa Tidore di Tanah Rantau

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle muzsta
    • visibility 738
    • 0Komentar

    balengkospace.com Yogyakarta, 30 Mei 2025 – Perkumpulan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa NUKU (PKPM NUKU) Yogyakarta sukses menggelar Malam Keakraban (Makrab) 2025 di kawasan alam Kulon Progo, DIY. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (30 Mei–1 Juni) ini mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menyatukan Langkah dalam Harmoni Persaudaraan”, dengan fokus memperkuat ikatan antaranggota dan identitas kultural mahasiswa Tidore di […]

  • Sejumlah massa aksi dari Komite Mahasiswa Pemerhati Pembangunan Maluku Utara–Jakarta saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, (13/2). Mereka mendesak pengusutan dugaan korupsi proyek Embung Pulau Hiri senilai Rp13 miliar di BWS Maluku Utara. (Foto: Istimewa/Dok. Komite Mahasiswa)

    Dugaan Mafia Proyek di Embung Pulau Hiri, Komite Mahasiswa Minta KPK Bongkar Aliran Dana BWS Malut

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 194
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Komite Mahasiswa Pemerhati Pembangunan Maluku Utara–Jakarta kembali mengelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, pada Jumat (13/2). Aksi ini bertujuan mendesak penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan anggaran pada sejumlah proyek strategis di bawah kendali Balai Wilayah Sungai (BWS) […]

  • Kesehatan sebagai Pondasi Kebangkitan Bangsa  Dari Boedi Oetomo ke Tantangan Abad 21

    Kesehatan sebagai Pondasi Kebangkitan Bangsa Dari Boedi Oetomo ke Tantangan Abad 21

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ariyo Dermawan
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional sebuah tonggak penting dalam sejarah perjuangan kita menuju kemerdekaan. Tanggal ini merujuk pada berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, organisasi modern pertama yang menjadi simbol awal tumbuhnya kesadaran nasional di kalangan anak bangsa. Namun, tahukah kita bahwa Boedi Oetomo lahir dari rahim dunia kesehatan? […]

  • Pembukaan Musyawarah Cabang Muscab II PKB Pulau Morotai di Hotel Perdana.

    Muscab II PKB Pulau Morotai: Perkuat Struktur hingga Desa dan Targetkan Fraksi Penuh

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Muzijad Mandea
    • visibility 253
    • 0Komentar

    MOROTAI, BALENGKO SPACE – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku Utara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) II DPC PKB Pulau Morotai pada Sabtu (18/4/2026). Bertempat di Hotel Perdana, momentum ini menjadi langkah krusial partai dalam memperkuat struktur dan solidaritas hingga ke tingkat desa menghadapi kontestasi politik mendatang. Dalam suasana khidmat, Muscab II […]

expand_less