Maluku Utara 27 Tahun: Menata Ruang, Memastikan Pertumbuhan Terasa
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 100
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oleh: Ibrahim S. Zakaria, Peneliti Tata Ruang dan Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota UNUTARA
Maluku Utara tidak cukup hanya tumbuh secara ekonomi. Kita harus memastikan bahwa pertumbuhan itu tertata, manfaatnya terdistribusi, dan keberlanjutannya dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Pertumbuhan ekonomi dan tantangan pemerataan
Maluku Utara tengah mengalami transformasi ekonomi yang signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi provinsi ini tumbuh 34,17 persen sepanjang 2025, dengan nilai produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp133,62 triliun. Industri pengolahan tumbuh 62,64 persen, sementara pertambangan bijih logam tumbuh 53,36 persen. Angka pertumbuhan tahunan tersebut masih berstatus sangat sementara dalam tabel statistik BPS yang diperbarui pada Maret 2026.
Memasuki triwulan II-2026, ekonomi Maluku Utara tumbuh 15,35 persen secara tahunan. Meski melambat dibandingkan triwulan sebelumnya, capaian ini tetap menempatkan Maluku Utara sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. (BPS Maluku Utara; Bank Indonesia, Laporan Perekonomian Provinsi Maluku Utara, Agustus 2026).
Pertumbuhan tersebut menunjukkan besarnya pengaruh pertambangan dan hilirisasi mineral terhadap struktur ekonomi daerah. Namun, dari perspektif penataan ruang, perubahan ini menghadirkan tantangan berupa tekanan terhadap infrastruktur, kebutuhan permukiman, ketersediaan air, pengelolaan limbah, dan keberlanjutan lingkungan.
Persoalannya bukan menolak investasi, melainkan memastikan pertumbuhan tidak hanya terkonsentrasi pada kawasan industri, sementara pulau-pulau kecil, desa pesisir, sentra perikanan, dan wilayah pertanian tertinggal dalam pelayanan dasar serta akses pasar.
- Penulis: Ibrahim S. Zakaria, Peneliti Tata Ruang dan Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota UNUTARA
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Mursid Puko

Saat ini belum ada komentar