Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Membangun Pendidikan Berkualitas: Antara Pemenuhan Gizi dan Penguatan Fondasi Sekolah

Membangun Pendidikan Berkualitas: Antara Pemenuhan Gizi dan Penguatan Fondasi Sekolah

  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

Pendidikan sejak lama dipahami sebagai salah satu jalan utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat kemajuan bangsa. Dalam kerangka negara modern, pendidikan tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan peradaban yang maju.

Namun dalam dinamika kebijakan pendidikan saat ini, muncul sejumlah pertanyaan yang layak didiskusikan secara terbuka dan rasional. Di tengah masih banyaknya sekolah yang menghadapi keterbatasan infrastruktur, kesejahteraan guru yang belum sepenuhnya terpenuhi, serta masih adanya angka putus sekolah di beberapa daerah, pemerintah menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program yang mendapat perhatian besar.

Secara prinsip, upaya meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak sekolah tentu merupakan langkah yang positif. Kesehatan dan nutrisi memiliki kaitan erat dengan perkembangan fisik maupun kemampuan kognitif peserta didik. Anak yang sehat memiliki peluang lebih baik untuk belajar dan berkembang secara optimal.

Namun demikian, diskusi yang perlu kita bangun bukanlah tentang penting atau tidaknya gizi bagi anak, melainkan bagaimana menempatkan kebijakan tersebut dalam kerangka prioritas pembangunan pendidikan yang lebih luas.

Memberikan makanan bergizi kepada siswa tentu dapat menjadi dukungan yang baik bagi proses belajar. Akan tetapi, kebijakan tersebut tidak serta-merta menjawab berbagai persoalan struktural yang masih dihadapi oleh sistem pendidikan kita. Di banyak daerah, masih terdapat ruang kelas yang membutuhkan perbaikan, keterbatasan fasilitas belajar, kurangnya tenaga pengajar, serta akses pendidikan yang belum merata.

  • Penulis: Diyan Dewana Jaya (Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta)
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Gaston

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga medis ditarik dari ambulans saat aksi massa, menjadi korban kekerasan aparat

    Dari Ambulans ke Tangan Aparat: Tenaga Medis Jadi Sasaran Kekerasan selama aksi demontrasi

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Muh. Rizki
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Indonesia kembali dilanda gejolak. Gelombang aksi massa yang bergulir sejak 25 Agustus 2025 baik di ruang publik maupun media sosial, berakar pada keresahan masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Persoalan seperti minimnya lapangan kerja, rendahnya tingkat upah, wacana kenaikan pajak, serta rencana peningkatan tunjangan anggota DPR yang dinilai tidak proporsional, telah memicu gelombang protes yang meluas. […]

  • DOB Kabupaten Kepulauan Obi: Masyarakat Joronga Desak Integrasi Demi Pembangunan

    DOB Kabupaten Kepulauan Obi: Masyarakat Joronga Desak Integrasi Demi Pembangunan

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Ternate, 27 April 2025 – Fahrul Abd Muid (Direktur Bajo Institut Maluku Utara) dan Rahim Yasim (Mantan Staf Khusus Bupati Halmahera Selatan) mendesak pemerintah memasukkan Kecamatan Kepulauan Joronga ke dalam Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Kepulauan Obi. Mereka menilai, integrasi ini akan mempercepat pembangunan dan mempermudah pelayanan publik bagi warga Joronga. Fahrul menegaskan, jarak geografis Joronga lebih dekat ke Obi daripada ke pusat […]

  • Sumber foto : Istimewa

    PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Oleh: N.J Gaston Mahasiswa Yogyakarta
    • visibility 612
    • 0Komentar

    Dalam kehidupan sosial, setiap orang selalu terikat dengan nilai dan jaringan sosial lainnya untuk menjalankan fungsi sosial nya. Sialnya, terkadang faktor-faktor eksternal selalu menjadi pembatas yang menyebabkan Individu berperilaku menyimpang (deviance) makin tumbuh karena persoalan integritas dan regulasi yang tidak seimbang. Dikabarkan dari pelosok timur Indonesia, tepat di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang […]

  • Lewat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Wagub Malut dan Bupati Sula Turun Langsung Bantu Ibu Menyusui di Sanana

    Lewat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Wagub Malut dan Bupati Sula Turun Langsung Bantu Ibu Menyusui di Sanana

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 396
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus, bersama jajaran forkopimda Provinsi dan Kabupaten Kepulauan Sula, menyerahkan bantuan pangan kepada para ibu menyusui dalam kegiatan yang digelar di Sanana, Jumat (18/7/2025). Bantuan ini merupakan bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang disediakan oleh pemerintah daerah […]

  • Nelayan lokal Morotai terancam kapal pakura

    HIPPMAMORO Yogyakarta Desak Pemda Morotai dan Gubernur Maluku Utara Tuntaskan Masalah Kapal Pakura

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 25 September 2025 –Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (HIPPMAMORO) Yogyakarta menegaskan sikap atas maraknya kapal pakura yang masuk ke wilayah tangkap nelayan tuna di Kabupaten Pulau Morotai. Aktivitas kapal tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan DPRD. Lebih jauh lagi, kondisi ini mengancam keberlangsungan hidup nelayan kecil yang bergantung pada hasil tangkapan tradisional. […]

  • Rektor UNUTARA Dr. M. Nasir Tamalene (kanan) bersama Dubes RI di Uzbekistan, Prof. Siti Ruhaini Dzuhayatin (tengah) . Kunjungan ini bertujuan membuka peluang bagi lulusan PTNU untuk berkarir sebagai tenaga pendidik sains di sekolah internasional Uzbekistan. (Foto: Istimewa)

    LPTNU Jajaki Kerja Sama Pendidikan di Uzbekistan, Siapkan Lulusan Berwawasan Global

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 285
    • 0Komentar

    TASHKENT (BALENGKO) — Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Indonesia melakukan kunjungan strategis ke Uzbekistan untuk menjajaki kolaborasi pendidikan internasional. Langkah ini bertujuan memperkuat posisi perguruan tinggi NU di kancah global serta membuka peluang karier bagi lulusannya di kawasan Asia Tengah. Pertemuan Strategis di Kedutaan Besar Delegasi yang terdiri dari sejumlah rektor perguruan tinggi NU […]

expand_less