Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Membangun Pendidikan Berkualitas: Antara Pemenuhan Gizi dan Penguatan Fondasi Sekolah

Membangun Pendidikan Berkualitas: Antara Pemenuhan Gizi dan Penguatan Fondasi Sekolah

  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 377
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dalam kondisi seperti ini, sebagian kalangan memandang bahwa peningkatan kualitas pendidikan juga perlu diiringi dengan investasi yang kuat pada aspek-aspek yang lebih mendasar, seperti perbaikan infrastruktur sekolah, peningkatan kesejahteraan guru, penguatan literasi, serta pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Jika fondasi-fondasi tersebut diperkuat, maka berbagai program pendukung lainnya–termasuk program pemenuhan gizi, dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih berkelanjutan bagi perkembangan peserta didik.

Selain itu, penting juga memastikan agar sekolah tetap menjadi ruang utama bagi tumbuhnya pengetahuan, kreativitas, dan nalar kritis. Program-program tambahan di lingkungan pendidikan tentu dapat memberikan manfaat, tetapi perlu dirancang sedemikian rupa agar tidak membebani sistem sekolah secara administratif atau mengalihkan fokus utama dari proses pembelajaran itu sendiri.

Hal lain yang juga patut diperhatikan adalah mekanisme pelaksanaan program berskala nasional seperti MBG. Dengan pengelolaan yang transparan dan terintegrasi dengan ekonomi lokal, program ini berpotensi tidak hanya meningkatkan gizi siswa, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar sekolah-misalnya melalui keterlibatan petani lokal, pelaku UMKM pangan, serta komunitas setempat.

Pendekatan seperti ini dapat menjadikan program pemenuhan gizi sebagai bagian dari ekosistem pembangunan yang lebih luas, bukan sekadar program distribusi bantuan.

Di sisi lain, perhatian terhadap kesejahteraan para pendidik tetap menjadi hal yang sangat penting. Guru merupakan pilar utama dalam proses pendidikan. Dedikasi mereka setiap hari membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, memastikan kehidupan yang layak bagi para guru-termasuk guru honorer-merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Pada akhirnya, pembangunan pendidikan yang kuat tidak lahir dari satu kebijakan tunggal, melainkan dari ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan. Ekosistem tersebut mencakup fasilitas belajar yang memadai, guru yang sejahtera dan profesional, serta akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak bangsa.

Sebagaimana amanat konstitusi dalam Pasal 31 UUD 1945, tujuan utama pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai kebijakan pendidikan tentu perlu terus dievaluasi dan disempurnakan agar mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Program peningkatan gizi bagi siswa merupakan langkah yang baik, tetapi ia akan memberikan dampak yang lebih besar apabila berjalan seiring dengan penguatan fondasi pendidikan yang lebih luas.

Karena pada akhirnya, masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh apa yang diberikan kepada siswa hari ini, tetapi oleh seberapa serius kita bersama-sama membangun sistem pendidikan yang adil, kuat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

  • Penulis: Diyan Dewana Jaya (Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta)
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Gaston

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 61 Kebakaran Terjadi di Morotai Selatan, Luas Lahan Terbakar Capai 62 Hektare

    61 Kebakaran Terjadi di Morotai Selatan, Luas Lahan Terbakar Capai 62 Hektare

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 165
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menghadapi ancaman serius akibat kebakaran lahan dan permukiman. Selama periode Januari hingga Agustus 2026, tercatat 61 kejadian kebakaran dengan total luas area terbakar mencapai 62,195 hektare. Data tersebut dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP […]

  • Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni terpantau padat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung meninjau dan menyapa para pemudik demi memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan. Sumber: Agung Gumelar

    Kapolri Turun Langsung! Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni Dipadati Pemudik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 167
    • 0Komentar

    LAMPUNG (BALENGKO) – Pemudik mulai memadati Pelabuhan Bakauheni dalam arus balik lebaran tahun 2026. Dimana terpantau di lapangan, banyak kendaraan roda empat maupun roda dua untuk menyeberang di pintu dermaga pada Sabtu (28/3). Diketahui juga, pengamanan untuk arus balik dibantu oleh TNI-Polri. Selain itu juga Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jend. Listyo Sigit Prabowo lakukan pemantauan […]

  • Diskusi Film Pesta Babi Yogyakarta sukses digelar kolaborasi IKAMALRA, IKPMKT, dan IKPMHT di Puskop Tamsis demi mengawal isu hak masyarakat adat.

    Penuhi Puskop Tamsis, Mahasiswa Perantauan Maluku-Maluku Utara Gelar Diskusi Film ‘Pesta Babi’Suarakan Hak Masyarakat Adat

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 382
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Puluhan mahasiswa dari berbagai latar belakang daerah memadati ruang Diskusi Film “Pesta Babi” yang digelar di Puskop Tamsis, Jalan Taman Siswa, Wirogunan, Rabu (20/05/2026). Agenda nonton bareng (nobar) karya dokumenter besutan Watchdoc ini menjadi pemantik ruang refleksi akademis guna membedah dinamika kolonialisme modern, potret tata kelola ruang hidup, serta pelindungan hak-hak […]

  • Ketua PCNU Kota Tidore Kepulauan terpilih periode 2025–2030, Syafruddin Karim (tengah), didampingi Ketua Panitia Konfercab ke II Jafar Noh Idrus (kanan) dan jajaran pengurus NU, usai penetapan hasil Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) ke II di Aula SMK Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (20/12/2025).

    Syafruddin Karim Terpilih sebagai Ketua PCNU Kota Tidore Kepulauan Periode 2025–2030

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Syafruddin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta Konfercab dan warga Nahdliyin atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk memimpin PCNU Kota Tidore Kepulauan selama lima tahun ke depan. “Saya akan menjaga amanah ini sebaik-baiknya demi NU Kota Tidore Kepulauan yang lebih maju dan berdaya,” katanya. Sementara itu, Ketua Panitia Konfercab ke II PCNU […]

  • SSB Saremo Putra Gelar Buka Puasa Bersama dan Nobar di Kelurahan Tambula

    SSB Saremo Putra Gelar Buka Puasa Bersama dan Nobar di Kelurahan Tambula

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Tidore, (16/3/25) – Sekolah Sepak Bola (SSB) Saremo Putra Kelurahan Tambula, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), menggelar acara buka puasa bersama di Gedung Pertemuan Kelurahan Tambula. Acara ini juga diisi dengan nonton bareng (Nobar) film Cahaya dari Timur serta doa bersama. Sekitar 60 siswa yang terdaftar di SSB Saremo Putra hadir dalam […]

  • Bumi Moloku Kie Raha sedang tidak baik-baik saja. Di balik ketenangan jejeran pulaunya, Maluku Utara kini menghadapi ujian berat: ancaman kekerasan seksual yang mulai merambah hingga ke jalanan kota dalam bentuk kekejaman yang nyata.

    Teror di Jalanan Kota : Pergeseran Wajah Kekerasan Seksual dari Ruang Privat ke Publik

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Sakila Korois (Mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam IAIN Ternate)
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Ternate – Bumi Moloku Kie Raha sedang tidak baik-baik saja. Di balik ketenangan jejeran pulaunya, Maluku Utara kini menghadapi ujian berat: ancaman kekerasan seksual yang mulai merambah hingga ke jalanan kota dalam bentuk kekejaman yang nyata. Data Simfoni PPA hingga September 2025 mencatat angka yang mengkhawatirkan: 246 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun, yang […]

expand_less